Cara Memilih Calon Presiden dengan AHP

6 07 2009

ahapeAHP atau Analytical Hierarchy Process adalah sebuah metode ilmiah yang dikemukakan oleh Thomas L.Saaty. Merupakan metode kuantitatif untuk meranking berbagai alternatif  dan memilih satu terbaik berdasarkan kriteria yang ditentukan. Metode ini menggunakan perbandingan dari beberapa pilihan dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Panduan ini semoga bermanfaat bagi calon pemilih untuk pemilihan pemimpin kelak. Dan tutorial ini tidak bermaksud mengarahkan untuk memilih calon pemimpin mana pun. Hanya sebuah metode ilmiah yang biasa diajarkan di bangku kuliah, dan semoga bisa bermanfaatkan dan diterapkan untuk membantu memecahkan permasalahan-permasalahan sederhana di masyarakat. Perhitungan ini bersifat subjektif untuk setiap orang. Caranya adalah sebagai berikut :

1.   Tetapkan kriteria penilaian. Dicontohkan ada tiga aspek kriteria yakni : penampilan (P), kecerdasan (K), pengalaman (A), dan dukungan massa (D). Pada contoh ini, calon pilihan pemimpin ada 3, yakni calon A, B dan C.

2.   Buat Matriks Kriteria Dan Preferensi.  Aturan AHP membandingkan pilihan yang satu dengan yang lain, yakni sebagai berikut :

ahp1

Sehingga hasil matriknya (penilaian bersifat subjektif)  adalah sebagai berikut :

ahp2

3.  Hitung nilai preferensi untuk tiap calon.

(step 1)

ahp3Next….(step 2)

ahp4Next….(step 3)

ahp5Next….(step 4) menghasilkan matriks kriteria untup setiap calon.

ahp6

4.   Hitung nilai preferensi untuk kriteria.

Langkah pertama berilah ranking pada  kriteria dengan membandingkan dengan kriteria yang lain.

ahp7Ulangi step 1-4. Hasilnya sebagai berikut  :

ahp8Rata-rata baris =  Nilai preference pada kriteria (preference vector) :

ahp9

5.   Perhitungan Akhir

ahp10

6.   Hasilnya

ahp11

Selamat mencoba!





Award Blog 2009

6 07 2009

Sudah menjadi rahasia umum bagi peselancar di dunia maya khususnya blogger bahwa terdapat jalinan silaturahmi maya dengan pemberian award. Maksud tersiratnya tentu saja agar antara para pemilik blog dapat saling berinteraksi dengan mudah dan menjalin komunikasi yang baik. Tentunya dalam rangka membangun dunia maya yang sehat.

Terimakasih buat artivisualizer atas 3 award yang diberikan sekaligus. Yakni bertuah award :

bertuah-award

Kindly blogger :

kindlyblogger2009

Dan Tutorit-friendship :

tutorit-friendship

Sebenarnya tidak ada ketentuan dari pemberi award mengenai syarat dan ketentuan untuk penerima award selanjutnya. Hanay ada keterangan bahwa artvisualizer memberikan award selanjutnya kepada para pemberi komentar terakhir di blog-nya. Tapi juga kurang disebutkan sisi filosofi award tersebut. Kalau diterjemahkan secara umum, mungkin bias diartikan bahwa “bertuah-award” mempunyai maksud bahwa tulisan di blog senantiasa dapat memberikan nasihat (baca : tuah) bagi pembaca baik secara eksplisit maupun implisit. Lalu “kindly-blogger” bisa jadi maksud si pemberi award pertama kali adalah pemilik blog mempunyai jalinan komunikasi dan relasi yang baik dengan pemilik blog yang lain. Walaupun hanya berinteraksi di dunia maya. Dan yang terakhir, “tutorit-friendship” mungkin bisa diartikan bahwa konten tulisan dalam blog terdapat semacam penuntun serta tip dan trik mengenai sebuah hal. Sehingga dapat menjalin pertemanan di dunia maya lebih baik.

Ya, ketiga award di atas memang bisa diartikan macam-macam. Karena belum terlacak siapa sebenarnya pemberi award pertama kali. Tapi itu bukan masalah utama sebenarnya, karena salah satu aspek yang ingin dicapai dalam pemberian award tentu saja hubungan dan jalinan silaturahmi antar blogger. Oleh karena itu, award ini akan diteruskan selanjutnya kepada lima orang teman yang terdapat di-blogroll, dan sering komunikasi lewat chatting. Dan kesemuanya belum pernah bertemu secara langsung. Yakni :

  1. Andi W
  2. Dalu
  3. Hamka
  4. Melandri
  5. Rhe

Silakan bagi teman penerima untuk dapat menerima award ini, boleh diambil satu saja, dua saja ataupun ketiganya.

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa tidak ada ketentuan dari artvisualizer mengenai syarat penerimaan award, maka akan ada aturan baru. Cukup sederhana saja kok. Silakan buat taut mengenai pemberi award, bisa lewat gambar ataupun kata yang terselip dalam posting-an. Dan satu lagi, buatlah satu saja kata bijak hari ini yang disukai. Dan akan diberikan contoh kata bijak hari ini adalah : “ketahuilah bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorang pun luput dari kesulitan”. Sekali lagi selamat kepada semua teman. Jika sudah diteruskan ke teman anda, pastikan bahwa teman anda benar-benar tahu bahwa menerima award. Selamat meneruskan award ini pula, semoga jalinan silaturahmi blogger terjalin terus sobat.





Pandawa

4 07 2009

Bermain air atau kecehan dalam bahasa jawa dapat dilakukan di mana saja. Istilah itu yang sering dipakai oleh anak kecil untuk menggambarkan kesenangan bisa bermain dan bersuka ria. Kesenangan bermain air. Dan kesenangan itu pula bisa diperoleh orang dewasa  dengan bermain di arena air atau waterboom Pandawa. Bisa berenang, bermain air dan ombak sampai berpacu dengan adrenalin. Meluncur dari ketinggian.

pandawa

*****250609****

Orang-orang lebih suka menyebut Pandawa lokasinya di kota Solo. Padahal sebenarnya ada di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Karesidenan Surakarta. Lokasinya di kawasan perumahan pula (depan GBI). Dan si pemilik juga tinggal di kawasan perumahan elit tak jauh dari Pandawa. Jika ditempuh dari kota Jogja, maka ketika tiba di pertigaan Pakis Klaten langsung saja belok kanan. Dan ketika menemukan pertigaan dengan pom bensin di kiri jalan, ambil jalur kanan. Lalu lokasi ada di kiri jalan. Tepatnya di belakang Carefour. Sebenarnya lokasi kawasan water world ini juga berisi arena olahraga seperti futsal. Water world buka sampai jam 18.00 WIB. Kalau memasuki weekend tarif masuk Rp. 100.00, tarif normal hanya setengahnya. Selepas memasuki kawasan untuk bermain air, para pengunjung dilarang membawa makanan. Karena sudah tersedia kantin, dan tersedia pula ban pelampung gratis.

Pengunjung yang baru masuk akan disuguhi arena ombak yang muncul sekitar sejam sekali. Ada pula arena pancuran air yang selalu ramai untuk berfoto pengunjung. Di sebalah kanan ada arena yang dinamakan black-hole. Yakni pengunjung bisa terjun bebas dari ketinggian melalui pipa besar yang gelap. Sungguh memacu adrenalin. Berbeda dengan arena di sebelah kiri, dimana arena meluncur dengan pelampung berupa arena seperti pipa terbuka. Kalau baru pertama kali berkunjung akan sedikit takut, karena memang cukup menantang. Kecuali bagi yang merasa penakut ketinggian, beda lagi urusannya.

Selepas bermain ombak dan meluncur, jangan lupa menyusuri sungai kecil yang melingkari seluruh arena. Dan berenang di kolam sedalam 5 meter dan 3 meter. Jika dilihat keseluruhan dari luar, maka sebenarnya memang arena tidak begitu luas, tetapi jika seharian bermain 6 jam tanpa henti rasanya sudah puas, lelah dan pusing kepala karena terpontang-panting serta bisa latihan renang gratis.





Kehidupan tidak Matematis

3 07 2009

Fitta adalah seorang gadis pintar yang kuliah di arsitek. Dahulu, dia memang anak pandai. Sering juara kelas. Lalu semasa kuliah memilih melanjutkan kuliah di sebuah iniversitas terkemuka di Bandung, tanpa tes. Seiring berjalannya waktu, proses kuliah berjalan terus. Ada banyak tugas, saat untuk praktikum dan kerja lapangan. Rupanya dia kebagian untuk bisa melakukan kerja lapangan terlebih dahulu dibandingkan teman-temannya. Bisa dibilang ia adalah mahasiswa terpintar di kelasnya. Ia di awal sudah menebak siapa di antara temannya yang akan lulus duluan, dan dia menebak diri sendiri. Lalu ia juga memprediksi akan masa depan mengenai perkerjaan teman-teman kuliahnya. Siapa yang akan mendapat perkerjaan terlebih dulu, siapa yang kira-kira mendapat pekerjaan yang mapan dan bahkan siapa yang akan menikah terlebih dahulu.

Lalu, waktu berjalan. Bahkan berlari dan menari. Proses kehidupan terus berlangsung. Kadang manusia sama sekali tidak bisa menikmati proses tersebut. Karena merasa proses itu cepat sekali berlalu. Dan kadang menikmatinya hanya ketika proses itu selesai berlangsung. Dan, semua prediksi Fitta hampir meleset semua. Dia yang menargetkan cepat lulus pun tak tercapai. Dan selepas beberapa temannya lulus duluan, baru ia menyusul.  Itu pun hanya tinggal segelintir, dari temanya yang ratusan wisuda duluan.

Dan dengan pertimbangan matang, akhirnya justru Fitta melanjutkan studi lagi di kota lain dengan beasiswa. Salah seorang rekannya bahkan telah bekerja di luar negri, ia tak menyangka sama sekali. Padahal menurutnya, temannya tersebut tidak begitu pandai semasa kuliah.. Dan ada pula teman yang justru menganggur dan nasibnya kurang baik padahal ketika begitu lulus ia langsung diterima di sebuah perusahaan asing terkemuka di Indonesia. Ada pula seorang teman yang Fitta prediksi akan bekerja di perusahaan yang biasa saja, justru sekarang menikmati gaji berjuta-juta di sebuah perusahaan properti.

Fitta hampir merasa semua prediksinya salah. Termasuk kejadian bahwa ia sekarang harus sekolah lagi adalah sesuatu yang di luar prediksi. Dan prediksi mengenai siapa di antara teman-temannya yang menikah terlebih dahulu juga meleset. Dua orang teman putrinya yang dahulu biasa saja, justru kini sudah punya pasangan masing-masing. Salah satu di antara mereka sudah dikarunia momongan. Dan pasangan sejoli, yang juga teman satu kelas Fitta semasa kuliah, kini justru belum beranjak dan berani menikah. Bahkan ada pasangan yang telah lama menjalin hubungan kekasih semenjak duduk di bangku kuliah, kini harus terpisahkan bentangan jarak dan waktu. Sungguh semua kini di luar prediksi Fitta. Lalu Fitta memutuskan untuk berikhtiar dengan sungguh-sungguh saja untuk kehidupan yang lebih baik daripada menulis segenggam prediksi di luar batas nalar dan akal manusia. Dalam benaknya, tersirat bahwa kehidupan dunia sama sekali tidak matematis dan sistematis. Apakah benar seperti itu?

kehidupantdkmatematis

Terkadang pandangan bahwa kehidupan itu tidak matematis dan tidak sistematis hanya di mata manusia. Semesta ini diciptakannaya dengan begitu sistematis. Coba tengok bahwa rotasi bumi selalu 24 jam,. Walaupun masih banyak ilmu yang seolah masih terkubur, karena manusia susah sekali menguakknya. Terbatas. Baik buruk hanya di mata manusia. Tuhan punya rencana sempurna dan takkan melebihi batas kemampuan manusia tersebut





Metode Penelitian Bisnis

29 06 2009

Penulis : Prof. Sugiyono (UNY)

Penerbit : Alfabeta, Bandung

Tahun Terbit : 2008

Tebal halaman : 540-xx

metopelSebenarnya Prof.Sugiyono telah menulis banyak sekali buku mengenai penelitian. Karena memang konsentrasi keilmuan Beliau mengenai hal itu. Salah satu buku terdahulunya adalah :Metode Penelitian Administrasi, 2004”. Buku yang berjudul “Metode Penelitian Bisnis” ini saja merupakan cetakan yang kesebelas.

Ketika penelitian ilmiah mulai disoroti tajam akhir-akhir ini, salah satu pemicunya dengan melihat fenomena banyaknya lembaga-lembaga survey, maka salah satu komponen dalam penelitian yang makin diperhatikan dengan jeli adalah state of the art. Apa itu? Yakni penelusuran secara ilmiah mengenai keterkaitan dengan sumber referensi penelitian yang terdahulu. Penelitian yang dibahas di sini lebih diartikan secara ilmiah. Yakni penelitian terstruktur dan berdasarkan bahan-bahan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Akan tetapi bukan melulu mengenai penelitian di institusi pendidikan (skripsi, tesis dan disertasi), tetapi juga meliputi penelitian bisnis (penilitian di perusahaan, survey, dll). Penulis memberikan pengertian secara jelas sebagai berikut; metode penelitian bisnis dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid degan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam bidang bisnis.

Penulis mencoba memaparkan bahwa dalam buku ini berisi tiga pendekatan, yakni kuantitatif, kualitatif dan R&D (research and development). Di bagian daftar isi juga terlihat jelas pemisahannya dimana bagian satu menjelaskan perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif, bagian 2 adalah kuantitatif, bagian 3 adalah kualitatif, bagian 4 adalah bagaiamana membuat proposal penelitian, dan terakhir adalah penelitian pengambangan (R&D).

Secara umum ada langkah-langkah atau bagian yang harus betul-betul dipahami seorang peneliti, yakni

  1. Proses penelitian, variabel dan paradigma (meliputi latar belakang, rumusan masalah hingga tujuan)
  2. Landasan teori, kerangka berpikir dan hipotesis
  3. Metode penelitian/eksperimen
  4. Populasi dan sampel
  5. Skala pengukuran dan instrumen penelitian
  6. Teknik pengumpulan data
  7. Analisis data

Penulis tak lupa memberikan contoh analisis data.

Secara garis besar, penulis memisahkan dua jenis penelitian. Yakni kuantitatif dan kualitatif. Keduanya berbeda. Ada 3 hal yang menjadi variabel perbedaannya. Yakni perbedaan akisoma (pandangan dasar), karakteristik penelitian dan proses penelitian. Penelitian kuantitatif mempunyai hubungan variabel sebab-akibat (kausal) sedangkan penelitian kualitatif bersifat interaktif / timbal-balik. Contoh sederhana penelitian kuantitatif adalah pembuatan model matematis (lebih cenderung penelitian oleh mahasiswa teknik dan sejenisnya yang terkait). Sedangkan contoh sederhana penelitian yang bersifat kualitatif (lebih cenderung penelitian sosial ekonomi) adalah penentuan faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah masalah. Lebih jauh, penulis membuat sebuah pengertian; metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sedangkan; metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang ilmiah, (sebagai lawannya yang eksperimen) dimana peneliti adalah instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan data dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.

Pada halaman 126, penulis memaparkan penentuan jumlah sampel populasi dengan taraf kesalahan mulai dari 1%, 5% dan 10%. Misalnya jika N (populasi) berjumlah 100, maka dengan taraf kesalahan 1& sampel haru sberjumlah 87. Selain itu terdapat tabel-tabel statistik di bagian belakang buku seperti tabel kurva normal, binomial, harga faktorial tabel harga kritis dalam Run Test sampai tabel spearman rank.

Buku ini cocok untuk kalangan pendidikan maupun bisnis, karena cukup komprehensif dalam menjelaskan runtutan bagaimana penelitian yang benar itu dilakukan. Hingga akhirnya kevalidan secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan. Tetapi penjelasan mengenai unsur seberapa jauh bobot suatu penelitian dilihat dari konten isinya memang bukan menjadi pokok utama bahasan.