Sebetulnya ingin sekali menuliskan kembali posting blog di blog pertama yang dibuat di blogspot pada 2005 lalu. Di kenshihimura.blogspot.com. Tapi banyak arsip yang telah hilang dan berubah. Alhasil, yang ditulis yang diingat saja. Salah satunya mengenai kisah di Pasar Glodok akhir 2007 lalu. Ketika sedang mencari pengalaman kerja magang sampingan, lalu berbelanja bersama teman-teman ke pasar glodok Jakarta, ada kisah lucu dan menggelikan. Barangkali juga cukup memalukan. Kisah dimana ketika memasuki salah satu pasar elektronika terbesar di tanah air itu. Yaitu, ditawari film seronok alias film bokep
. Oh tidak, lucu sekali sebetulnya. Tangan ditarik secara tiba-tiba oleh salah seorang penjual film. Yang jualan di bawah jembatan pasar glodok. Kaget campur tidak tau, baru kali ini mengalami hal itu. Sontak jadi tercengang ternyata yang ditawarkan adalah barang seperti itu. Langsung kabur deh, he!
Teman-teman pun tertawa. Aneh dan malu. Tapi apadaya, barangkali barang seperti itu memang masih banyak dijual dan dijual murah. Ohiya, ilustrasi gambar di atas adalah DVD film seri Heroes. Film seri favorit yang sebetulnya dicari.



[...] Pasar adalah tempat transaksi bertemunya supply dan demand. Mungkin pasar yang pertama dikenal di tanah air semenjak era kemerdekaan adalah pasar tradisional. Lalu kemudian muncul pasar modern, yang ditengarai sebagai imbas dari modernitas kemajuan sebuah bangsa. Banyak berdiri supermarket, mall dan pusat bisnis lainnya. Lalu ada pula pasar modal. Sektor yang dikenal sebagai ‘nonriil’ karena bersifat spekulatif, derivatif dan uang dijadikan komoditi. Dan di era teknologi informasi seperti sekarang ini, sudah jamak orang membicarakan mengenai bisnis online. Atau mungkin bisa dikatakan sebagai pasar online, atau pasar maya. “Pasar dunia maya”, tercipta berkat sarana teknologi informasi modern seperti internet, satelit, telepon dan lain sebagainya. Bisa diartikan lebih luas ketimbang istilah bisnis online. Mengapa demikian? [...]
[...] ibu rumah tangga yang berbelanja ke pasar modern alias supermarket bisa sambil mengasuh putra dan putri mereka sekaligus dengan aman [...]
[...] masih tayang pula iklan via media televisi. Bisa dibeli dimana saja baik warung terdekat hingga pasar. Harga satu pak sekitar 2-3 ribuan saja. Dan sampai saat ini, masih suka choki-choki. Tetap enak [...]