Kini, makanan cepat saji khas luar negeri sudah lebih menjamur. Tidak hanya menu makanan berat, tetapi jenis makanan ringan dan snack telah menjamur di kota-kota besar. Jogja, punya nuansa khas kuliner tersendiri. Dan kuliner aneka jajanan ringan tersebut lebih banyak ditemukan di pasar tradisional. Belum banyak yang menggarap agar supaya makanan jajanan ringan tradisional seperti tiwul mudah ditemukan di tengah kota dan disukai oleh anak muda. Jajanan ringan tradisional yang lumayan terlihat di Jogja salah satunya adalah klepon. Atau bisa jadi masyarakat sedang menginginkan menu lain yang berbeda.
Peluang bisnis ini dilirik oleh kalangan yang mampu melihat peluang dengan jeli. Maka masuklah beberapa makanan berikut ini. Kebab Turki. Salah satu pengusaha yang terkenal adalah jebolan mahasiswa ITS yang mengusung nama Kebab Turki Baba Rafi. Awalnya dia hanya mencicipi makanan khas timur tengah tersebut ketika mengikuti Ayahnya yang berkerja di kawasan timur tengah. Rasanya memang bukan khas Indonesia. Tetapi hasilnya sampai saat ini mudah diterima pasar. Buktinya dengan ratusan atau bahkan ribuan gerai yang ada saat ini. Harganya macam-macam bergantung jenisnya. Bisa sampai 10 ribu per porsi, dan lumayan mengenyangkan.

Kemudian ada lagi makanan ala barat, burger. Burger sebenarnya sudah masuk di Indonesia sejaklama. Tetapi rupanya cita rasa burger jenis ini agak berbeda. Lumayan kena di lidah orang Jogja. Adalah Mister Burger. Sebuah gerai yang katanya berani membagi keuntungan bersih 10 persen kepada pemilik sewa tempat. Rasa burger ini mungkin bisa dikatakan lebih fresh dan lebih mantap dibading merk burger lain sebelumnya. Dan gerainya lumayan banyak di sudut-sudut kota.

Lain lagi dengan jajanan ringan yang satu ini. Takoyakina. Entah sebanarnya apa nama asli makanan ala Jepang itu di negeri asalnya. Yang jelas bentuknya bulet-bulet kecil. Ada isinya di dalamnya. Merupakan campuran dari tepung, cumi, kertas khusus yang katanya masih impor murni, dan bahan-bahan lain yang mendukung. Disajikan dengan alat makan berupa sumpit. Harga rata-rata tidak sampai 5 ribu rupiah saja.




[...] Jajanan Impor Filed under: Uncategorized — @ 1:43 am [...]
Iya…ya, jajanan Indonesia klu dikemas dengan baik, laku ngak ya ?
@Yep : laku,,,,aku yakin
lah. emang laku, kan? heheeee.. buktinya tu ada KFC ala indonesia
heheh. saya habis liat postingan yang judulnya ‘jajanan’ langsung sigap
salam kenal