Kuntowijoyo

30 07 2009

Diambil dari sebuah kisah nyata. Dikutip dari berbagai sumber dengan berbagai pengolahan kata tanpa bermaksud menghilangkan kisah nyata sebenarnya.

*********

Alkisah ada seorang guru besar di sebuah universitas terkemuka di Yogyakarta, budayawan, sastrawan dan sekaligus sejarawan ternama. Beliau aktif di berbagai organisasi dan telah banyak menulis buku serta menerima penghargaan. Pendidikan di luar negri juga pernah dijalaninya.

Kehidupan berumah tangga dan aktivitas bersosial masyarakat tetap dijalani. Seiring waktu berlalu, banyak sekali aktivitas beliau hingga kadang menyita waktu untuk sekadar beristirahat dan melepas lelah. Walaupun begitu, beliau tetap menjalaninya dengan penuh semangat dan dedikasi. Karya-karyanya sudah banyak dinikmati kalangan akademisi dan masyarakat umum dalam bentuk buku, novel dan masih banyak lagi. Dan mendapat apresiasi yang cukup baik, karena dinilai memang konsisten di bidangnya.

Suatu ketika karena begitu padatnya aktivitas beliau, datanglah penyakit yang bertubi-tubi hingga mengakibatkan kondisi beliau yang agak mengkhawatirkan. Ketika itu, beliau sampai harus dirawat di rumah sakit karena koma. Pihak dokter rumah sakit tetap memandang bahwa ada harapan untuk hidup. Walaupun itu sangat kecil sekali. Tetapi dengan konsekuensi bahwa beliau harus dipasangi alat medis guna menopang kehidupan untuk sementara waktu. Dan biaya untuk perawatan itu sangatlah mahal

Waktu bergulir sekali lagi, pihak keluarga pun mengalami dilema karena beberapa hal. Yang jelas, biaya alat tersebut tidaklah murah. Dan itu cukup menyedot pundi-pundi keuangan tumah tangga. Dan jika alat itu dilepas, tidaklah mungkin karena berdasarkan keilmuan dokter sebenarnya masih ada harapan hidup walapun kecil sekali. Otak masih bisa merespon walaupun kecil sekali. Kecuali jika sebenarnya otak sudah tidak bisa merespon; maka berdasarkan ijtihad ulama karena berbagai pertimbangan yang matang dan lama, alat tersebut boleh dilepas. Jika kemudian meninggal atau akan tetap hidup, maka itu sepenuhnya di tanganNya.

Rupanya karena berdasarkan diagnosa medis bahwa otak masih merespon, maka dipertahankanlah. Dan ditunggulah beberapa hari, bahkan bulan. Respon otak yang kecil tersebut jikalau akan sembuh, maka diperkirakan dokter beliau akan kehilangan memorinya dan kemampuan motorik. Sehingga diibaratkan seperti bayi yang baru lahir. Kosong semua. Akhirnya, hanya waktu yang bisa menjawab. Dan selama 70 hari beliau harus koma di rumah sakit. Sungguh luar biasa karena benar-benar di luar dugaan. Kondisi memori otak sepenuhnya masih tetap sama. Hanya kemampuan motorik seperti gerak tangan dan kaki saja yang tidak bisa kembali seperti semula.

Akhirnya kehidupan beliau pun juga harus tetap berjalan. Walaupun sekarang dengan berbagai keterbatasan. Semua orang disekitar beliau sudah was-was karena khawatir akan kondisinya sekarang yang tidak seperti lagi. Tapi sungguh luar biasa, hal itu berbalik. Memang secara motorik, beliau mengalami banyak keterbatsan. Tetapi secara pemikiran otak, itu tidaklah demikian. Dengan hanya satu jari, beliau mengetik dan menulis buku. Bayangkan, satu jari saja. Dan itu pun proses memencet tombol di keyboard lama sekali. Tidak seperti orang normal. Tapi hasilnya luar biasa. Puluhan buku telah diterbitkan dengan kondisi beliau yang terbatas. Kondisi dimana beliau sebelumnya sempat koma 70 hari di rumah sakit. Salah satu kutipan beliau, pernah bilang bahwa beliau rindu melihat pidato pak Habibie. Karena pak Habibie lincah sekali tanggannya ketika berpidato. Mulutnya pak Habibie juga lincah berbicara.

Dan bukan hanya menulis buku, tapi beliau masih diundang untuk mengisi seminar dan semacamnya. Karena keterbatasan kemampuan motorik beliau hingga tak mampu berbicara, terkadang istrinya yang membacakan makalah beliau ketika presentasi.

Beliau, dengan keterbatasan fisiknya yang pernah koma 70 hari telah menerima apa adanya. Bahkan memanfaatkan dengan segenap upaya dan daya. Gerak tangan saja susah sekali.  Tapi sudah puluhan buku dan pemikiran tercipta. Lalu apakah yang mempunyai dua tangan dan fisik lainnya normal masih akan menggerutu dan menyalahkan nasib?

kuntowijoyo

Beliau adalah Prof. Dr. Kuntowijoyo. Seorang guru besar. Salah satu karya novel yang terkenal adalah “Wasripin dan Satinah”; bercerita tentang dua orang yang jatuh cinta dalam balutan konflik jaman Orba. Sumber terkait dapat dilihat di:

http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/k/kuntowijoyo/index.shtml

http://id.shvoong.com/social-sciences/1687076-kuntowijoyo/





Pemasaran Riset

27 07 2009

Riset atau penelitian merupakan sebuah hasil kajian ilmiah yang memang di tanah air lebih banyak terpusat di tingkat Perguruan Tinggi atau Universitas. Walaupun sebenarnya riset dapat dilakukan di mana saja dan oleh siapapun. Akan tetapi, wacana yang berkembang di masyarakat lebih kentara bahwa mahasiswa dan Perguruan Tinggi adalah pusat penelitian ilmu pengetahuan. Sebenarnya jika dilihat dari kemanfaatanya, maka penelitian bisa dikategorikan dalam 2 jenis. Bersifat hulu (umunya bersifat pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri, misalnya pada jurusan matematika untuk merumuskan model matematis) dan hilir (bersifat aplikatif yang kemanfatannya bisa diterapkan untuk kebutuhan industri atau semacamnya, misalnya pembuatan alat bantu yang bersifat ergonomis pada jurusan teknik industri). Salah satu hal yang sering salah kaprah adalah pemahaman batasan riset dan hasilnya. Sebuah skripsi atau tugas akhir dan semacamnya adalah penelitian atau riset. Tetapi yang sering berkembang bahwa penelitian atau riset harus selalu bersifat fisik atau teknologi aplikatif (hilir). Padahal tidak selau seperti itu. Selain itu, kata riset atau penelitian masih sering diasumsikan sesuatu yang rumit dan ”wah”. Padahal bukan kerumitannya yang dipentingkan, tetapi kemanfaatannya dalam penyelesaian masalah. Karena penelitian berawal dari sebuah masalah. Bisa saja menggunakan cara atau metode sederhana tetapi kemanfaatannya berlipat ganda.

Kata teknologi juga sering berkembang pada artian fisik atau alat dan produk. Padahal teknologi juga bisa diartikan sebuah metode atau cara tertulis. Tidak selamanya bersifat fisik. Sebuah bangsa yang besar sudah sepatutnya menguasai teknologi, khususnya hasil riset yang bersifat hilir. Tetapi bukan berarti bahwa penelitian yang bersifat hulu tidak bermanfaat sama sekali, karena hal tersebut akan saling melengkapi.

Di negara maju, pusat riset atau penelitian dikembangkan oleh laboratorium baik yang dimiliki oleh pemerintah (universitas atau departemen / dinas pemerintahan dan semacamnya) maupun swasta. Di negara kita tercinta, iklim penelitian di lab rupanya kurang terbangun dengan baik. Yang lebih berkembang di laboratorium universitas mungkin bisa dikatakan baru sebatas sebagai pusat pelatihan, secara umum belum banyak menghasilkan penelitian yang riil bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan laboratorium sejatinya bukan hanya untuk keilmuan yang bersifat eksak (ilmu alam, teknik, kedokteran, komputer dll) melainkan juga keilmuan sosial ekonomi. Pusat penelitian di laboratorium yang dimiliki pihak swasta di negara kita memang belum banyak. Perlu dikembangkan dengan dukungan penuh pemerintah. Penelitian di laboratorium milik perguruan tinggi juga perlu ditinjau ualng kebijakan pemanfaatannya. Di negara yang memiliki teknologi maju seperti Jepang, semua penelitian terpusat. Artinya negara atau pemerintah memegang peranan penting dalam hal mengelola dan memberikan bantuan penelitian baik oleh pihak perguruan tinggi maupun swasta. Dan semua keilmuan hasil penelitian harus diketahui oleh negara. Negara memberikan ruang yang cukup lebar dan terbuka untuk itu.

riset

Sudah banyak tulisan atau pendapat yang menyatakan bahwa hasil riset atau penelitian mahasiswa di universitas-universitas negara Indonesia cukup banyak dan mempunyai nilai kemanfaatan yang baik. Dengan asumsi seperti itu, maka yang perlu diperbaiki memang dalam hal pemasaran. Sudah banyak pula pakar atau praktisi yang menyoroti perlunya pembenahan dalam hal pemasaran hasil riset atau penelitian di universitas. Penelitian tersebut bukan hanya hasil dari upaya seorang mahasiswa, tetapi juga bisa berasal dari dosen atau karyawan dan bersifat kolektif. Banyaknya riset yang hanya menjadi bahan bacaan di perpustakaan dan belum terserap atau terasa kemanfaatanyya bagi masyarakat (baik untuk masyarakat umum maupun dunia industri) merupakan salah satu bukti bahwa memang perlu pembenahan agar hasil riset atau penelitian itu terserap dan betul-betul memberikan kemanfaatan. Dengan asumsi dasar bahwa mutu atau kualitas penelitian di tingkat universitas sudah baik, maka yang perlu dibenahi adalah jaringan [emasaran dan sumber daya manusia (SDM) pengelola. Harapan dari terserapnya hasil riset ini untuk kemajuan teknologi di negara Indonesia.

Sebuah solusi strategi, maka perlu tim khusus independen (terdiri dari pemerintah, swasta dan instansi pendidikan) yang bertugas menangani pemasaran riset. Beberapa hal operasional setelah itu yag bisa dilakukan adalah pemberdayaan sistem informasi melalui jaringan perpustakaan nasional. Selain itu, perlu dibuat pelatihan teknologi untuk industri. Tim pemasaran bisa membat sebuah web interaktif yang menampilkan semua hasil penelitian di universitas mulai dari jenjang diploma hingga doktoral bisa ditampilkan. Dengan harapan akan menjembatani antara dunia akademisi dan praktisi.





Manajemen Teknologi

26 07 2009

Management of (new) technology links engineering, science and management disciplines to address the planning, development and implementation of technological capabilities to shape and accomplish the strategic and operational objective of an organization.

manajementeknologiAtau dengan kata lain, manajemen teknologi merupakan sebuah kajian atau bahasan yang menghubungkan disiplin ilmu rekayasa / teknik, ilmu pengetahuan dan manajemen dalam menempatkan perencanaan, pengembangan dan implementasi kemampuan untuk membentuk dan menyelesaikan tujuan operasional dan strategis perusahaan. Jadi sebenarnya bukan semata berkaitan dengan kajian teknis, misalnya di lantai produksi. Tetapi juga mengenai bagaimana menciptakan atau membuat teknologi (sciences) dan pengelolaannya (manajemen) di sebuah organisasi. Maksud dari pengelolaan juga bukan berarti hanya pad atakaran dimana bagaimana agar proses pembuatan teknologi itu berhasil, tetapi juga bagaimana implementasi kemanfaatannya terasa di perusahaan. Seperti dijelaskan dalam pengertian di atas, ada dua tujuan dari kajian atau ilmu manajemen teknologi. Yakni dipandang secara strategis dan operasional. Strategis maksudnya berada pada posisi manajemen menengah ke atas dalam perusahaan. Operasional berkaitan dengan teknis keilmuan teknologi.

Teknologi

Teknologi dapat diartikan bermacam-macam. Mulai dari tangible (nampak) sampai intangible (tidak nampak). Yang nampak adalah alat atau tool dan bahkan produk itu sendiri. Sedangkan yang seolah tidak nampak adalah berupa metode, cara atau apapun yang mungkin tidak berupa fisik. Jika dianalogikan dengan komputer, maka teknologi bisa diartikan sebagai hardware dan software.

Kajian Manajemen Teknologi dan Ruang Lingkup Manajemen Teknologi

Manajemen teknologi adalah ilmu yang menjembatani antara kajian manajemen, rekayasa / teknik dan ilmu pengetahuan (sciences). Manajemen teknologi merupakan pengerahan (deployment) upaya (sumber daya) secara efektif (multidisiplin) dalam perencanaan, pengembangan dan implementasi kemampuan teknologi untuk pencapaian tujuan strategik dan operasional organisasi. Jika dilihat dari segi tingkatan ukuran organisasinya adalah sebagai berikut :

v     Tingkat MAKRO

  • Satuan analisis: negara
  • Tujuan: pemfungsian teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup suatu bangsa
  • Sasaran: berbentuk kebijaksanaan pemerintah yang berlaku secara nasional

v     Tingkat MESO

  • Satuan analisis: sektor atau sub sektor ekonomi (sektor industri, sub sektor industri otomotif)
  • Instrumen manajemen: kebijaksanaan pemerintah atau kebijaksanaan suatu departemen atau kementrian yang berkaitan dengan sektor yang bersangkutan

v     Tingkat MIKRO

  • Satuan analisis: tingkat perusahaan
  • Kajian manajemen teknologi pada tingkat perusahaan tidak dapat dipisahkan dari masalah teknologi pada tingkat meso dan makro
  • Tujuan manajemen teknologi: menciptakan surplus melalui penciptaan dan pemfungsian teknologi

mantekk

Ruang lingkup sesuai gambar di atas adalah :

—        Pemilihan teknologi yang akan digunakan oleh suatu unit organisasi

—        Transfer & adaptasi teknologi

—        Implementasi teknologi

—        Pengembangan teknologi

Pembahasan lebih lanjut mengenai manajemen teknologi dapat diperoleh dari rujukan referensi berikut ini :

Atlas Technology Project, United Nations, Economic and Social Commission for Asia and The Pacific, vol. 1 – 6, 1989.

Betz, F., Strategic Technology Management, Mc Graw Hill, Inc., 1994.

Chen, M., Managing International Technology Transfer, International Thomson Business Press, 1996.

Dussauge, P., Stuart, H. & Ramanantsoa, B., Strategic Technology Management, John Wiley & Sons, Inc., 1997.

Drouvot, H., & Verna, Politique du Developement Technologique : L’example Bresilien, 1995.

Noori, H., Managing the Dynamics of New Technology, NJ, Printice-Hall, 1990.

Khalil, T., Management of Technology: The Key to Competitiveness and Wealth Creation, McGraw-Hill International Edition, 2000.

Lowe, P., The Management of Technology : Perception and Opportunities, Chapman & Hall, 1995.

Martin, M., Managing Innovation and Entrepreneurship in Technology Based Firms, John Wiley & Sons, Inc., 1994

Nazruddin. Manajemen Teknologi. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2008.





Migrasi ke Planet Lain

23 07 2009

Rahman. Seorang anak SD kelas 3 di kota metropolitan ditanya oleh gurunya. “Anakku, coba sebutkan macam-macam benda yang terdapat di sungai?”. Lalu si anak menjawab, “Ada batu, plastik, sampah, air coklat kehitam-hitaman dan bau busuk yang menusuk di hidung.”

***************

Ani. Lain halnya dengan seorang gadis kecil yang baru saja belajar di taman kanak-kanak yang satu ini. Sekolahnya berlokasi di sebuah kota pusat bisnis di pulau jawa. Ayahnya bertanya ketika mau berangkat ke sekolah. “Besok kalau kamu sudah besar, kepengen berangkat sendiri ke sekolah naik apa Nak?”. Dan si kecil menjawab dengan lugu, “Naik mobil Yah, atau paling tidak naik motor pakai penutup mulut. Kan banyak asap di jalan Yah. Udaranya bau dan apek pula. Setiap keluar rumah lebih enak pakai masker.”

***************

Rahman. Ibu guru melanjutkan pertanyaan ketika di kelas. “Sekarang Rahman sebutkan ya Nak, apa saja yang terdapat di hutan?”. “Mmm, Rahman cuma baru liat gambarnya di buku Bu Guru. Belum pernah ke hutan. Jadi tidak tau.”

***************

Ani. Setelah di taman kanak-kanak, ia ditanya oleh Ibu guru. “Sayang, suara apa yang kamu paling sering dengar?”. Ani dengan lugu menjawab, “Suara pabrik dan kendaraan bermotor yang lewat di depan rumahku Bu Guru”.

***************

Rupanya polusi air, udara, tanah dan suara sudah begitu melekat di hati anak-anak. Hari Anak Nasional (HAN) 2009 yang katanya jatuh pada hari ini, mungkin bisa diisi dengan pengenalan kepada suara kicau burung alami dan aliran kejernihan air sungai, serta berwisata ke hutan. Aliran sungai di kota besar sudah berwarna coklat. Tidak ada jernihnya sama sekali. Baunya menyengat sampai ke mulut. Sekarang sudah lebih lumrah bahwa yang namanya berwisata itu pergi belanja ke ke Mall. Tidak biasa wisata ke pantai, gunung, hutan, bahkan air terjun. Apakah demikian, menjadi jarang?

transmigrasiPlanet

Kalau kenyataannya iya, mungkin bumi sudah semakin panas dan kotor. Kondisi tanah, air dan udara di daerah yang padat penduduk sudah begitu sumpek. Sebenarnya daerah lain di tanah air Indonesia yang masih jernih airnya dan sejuk udaranya masih terhampar luas. Tapi entah karena apa, sentralisasi pembangunan di pusat kota atau semacamnya, hal itu sulit direalisasikan. Pembangunan merata. Atau sengaja dibiarkan begitu? Lalu, lain lagi yang dipikirkan oleh yang mengaku ahli bumi di negara-negara bagian barat yang katanya lebih pinter peradabannya. Mungkin planet lain selain bumi sudah diteliti mengenai kelayakannya untuk ditinggali, dengan asumsi bahwa suatu saat bumi akan rusak dengan sendirinya karena ulah manusia dan manusia tidak dapat merehabilitasinya. Sehingga sebuah peluang bisnis terbuka suatu hari kelak. Migrasi ke planet lain.





Rubik’s Cube

23 07 2009

rubiks3Mainan yang satu ini tergolong unik dan menarik. Karena bisa untuk mengasah kecerdasan otak. Bagaimana bisa? Coba saja jika tidak percaya. Tersusun atas kubus-kubus kecil yang bisa diputar dan ditata ulang sesuai kehendak sehingga membentuk kubus besar yang mempunyai 6 sisi warna. Merah, putih, orange, hijau kuning dan biru. Namanya adalah rubik’s cube. Untuk melihat tips dan cara menyusun lihat di sini. Atau pemenang rekor tercepat menyusun rubik di sini. Dan kalau mau membeli rubik yang asli di sini.

 

 

rubik4

Ada yang tersusun 3 layer. Tapi ada juga yang tersusun atas 2 layer seperti gambar di samping. Sering dinamakan mini rubik. Di Jogja, ada komunitas pecinta rubik yang mempunyai agenda rutin untuk berlatih bersama dan sekadar nongkrong di Galeria (Foodcourt) setiap hari senin, rabu dan jumat malam; Paguyuban Rubik Jogja (PRJ).

 

 

(update november 2009)

DOWNLOAD TUTORIAL RUBIK 3X3 LAYER BY LAYER DI SINI.

DOWNLOAD TUTORIAL RUBIK 2X2 DI SINI.





Potensi yang Sama

21 07 2009

Setiap manusia butuh semangat atau motivasi untuk terus mempertahankan hidup. Motivasi tersebut bisa karena uang, jodoh, keluarga, penghargaan dan masih banyak lagi. Dengan asumsi dasar bahwa manusia normal mempunyai potensi yang sama, mengapa tidak semua dapat tercapai cita-citanya? Jawaban paling diplomatis ala penyejuk iman adalah segala sesuatu karenaNya. Hal itu memang benar. Tapi hal itu justru yang membuat penasaran seorang anak kecil bernama Tako. Anak pinggir sungai kali code yang sedang bertanya kepada Bundanya. “Kalau semua orang punya potensi yang sama untuk mencapai cita-citanya, mengapa dulu Bunda tidak bisa menjadi dokter seperti cita-cita di masa kecil?”. Senyum Bunda hanya mengembang.

kelemahanDia tidak sanggup mengatakan kepada anaknya bahwa sebenarnya cara berpikir yang berbeda setiap manusia dipengaruhi oleh perjalanan waktunya, karena lingkungan pengalaman dan mungkin masih sejuta faktor lagi. Dia juga tidak sanggup mengatakan bahwa akal dan naluri itu berbeda. Bahwa akal anak-anak itu belum tumbuh sempurna seperti orang dewasa karena masih lebih banyak dipenuhi naluri di saat kecil. Otak manusia tumbuh sel syarafnya seiring kemampuan berpikir atau akalnya. Dan seperti telah dipaparkan bahwa pertumbuhan akal atau cara berpikir setiap manusia berbeda. Diibaratkan seperti pepohonan, ada yang tumbuh menjulang ke atas, ada yang menjalar dan bahkan ada yang mati termakan pertumbuhan yang tidak sehat. Naluri masa kecil perlahan-lahan akan bergeser sempurna menjadi akal yang sering diistilahkan dengan baligh ketika jika, bagi perempuan akan mengalami siklus bulanan dan bagi laki-laki akan mengalami mimpi tidak kering.

Dan satu hal mengenai pencapaian cita-cita atau keinginan, bahwa kadang keinginan yang kecil bisa tumbuh menjadi besar; tapi kadang keinginan yang besar perlahan bisa menjadi kecil dan tenggelam. Istiqomah dan yakini bahwa yang dilakukan mempunyai nilai benar dan tidak ragu adalah lebih baik, karena kalau tidak akan cepat rapuh dan tumbang. Dan sebenarnya kelemahan itu tidak ada. Kelemahan is nothing. Hanya bridge to opportunity.





Soto Daging Sapi Pak Ngadiran

19 07 2009

sotong1

Soto yang satu ini terletak di Jl Sancaka CT VII/120B Karanggayam Jogja. Dekat daerah Klebengan, utara selokan mataram. Masuk wilayah kecamatan Depok Sleman. Bisa ditempuh pula dari arah jalan gejayan kota jogja. Soto ini terkenal ramai pengunjung, apalagi yang sudah langganan. Tempatnya lumayan besar. Walaupun sebenarnya agak susah dijangkau karena lokasinya yang tidak dipinggir jalan raya besar. Kalau dari arah jalan kaliurang km 5, harus masuk ke belokan-belokan gang yang cukup berliku ke arah timur. Lantas jika sudah menemukan lapangan burung, maka lokasi sudah tidak jauh. Di sekeliling lokasi tidak banyak rumah makan, lebih banyak daerah pemukiman. Konon katanya dahulu sekitar tahun 90-an sebelum soto ini laris manis, hanya menempati sebuah lokasi PKL (pedagang kaki lima) kecil di pinggir jalan. Dan kini setelah berkembang, terbukti dengan lokasi yang sudah mapan di bangunan permanen berlantai dua dan dukungan tukang parkir, pengunjung setia semakin bertambah saja. Satu hal yang cukup khas lagi adalah adanya pengamen beregu yang biasanya menyanyikan lagu keroncong atau jawa. Menambah kenikmatan makan dan membuat suasana benar-benar di jogja.

sotong2

Jangan ditanya seberapa ramainya kalau pas jam makan. Karena ruangan akan serasa penuh sesak oleh pembeli mulai dari anak-anak sampai orang tua baik yang berasal dari penduduk setempat maupun pendatang. Apalagi di sekitar lokasi rumah makan soto ini terdapat kos atau kontrakan. Sebenarnya dari segi rasa, buat orang yang baru pertama kali mencicipi dan beberapa orang mengatakan bahwa rasa soto ini biasa saja seperti lainnya. Memakai daging sapi yang lumayan gurih. Tetapi ada hal-hal lain yang bisa dibilang akan membuat orang atau pembeli menjadi kepengin balik lagi untuk makan di sini. Selain suasana yang telah disebutkan di atas, makanan pendamping berupa mendoan atau gorengan tempe yang gurih dan siap saji adalah satu hal yang membuat makan soto bertambah enak. Apalagi makan beramai-ramai bersama teman atau keluarga. Mendoan selalu tersaji di dekat kasir, dan pembeli dipersilakan mengambil sendiri.  Lebih nikmat lagi jika makan mendoan dicocol sambel yang cukup nendang. Wah, benar-benar merakyat dan hampir semua orang bisa menikmati. Dan uniknya lagi, dari segi penyajian minuman, setiap pembeli dipersilahkan mengambil minumannya sendiri. Karena bisa dibilang saking banyaknya pembeli, maka pihak pemilik warung makan menyajikan minuman berupa teh dan jeruk (es dan hangat) dalam porsi banyak yang siap saji dan pembeli dipersilahkan mengambil sendiri tanpa harus bilang kepada pramusaji. Harga cukup bersaing dan rata-rata, soto campur harganya lima ribu dan soto pisah harganya enam ribu. Oh iya satu lagi, mungkin pemilik dan karyawan cukup nge-fans dengan grup band jikustik. Karena ada foto para karyawan dengan vokalis grup band asli jogja ini di beberapa sudut rumah makan.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.