Adalah novel epik tentang perang dan kemenangan pada zaman feodal di Jepang. Yang ditulis oleh Eiji Yoshikawa, pertama kali terbit pada tahun 1967. Namun telah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Hendarto Setiadi, dan cetak pertama kali tahun 2003 dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama. Kemudian telah mengalami cetak ulang beberapa kali. Buku ini tebal, 1142 halaman, dibagi dalam 10 bab atau halaman. Penulis adalah seorang penulis yang cukup tersohor di Jepang. Bahkan mungkin sudah populer di kalangan pembaca di berbagai negara, khususnya penggemar novel epik. Cerita kepahlawanan. Karena sudah banyak karyanya yang populer seperti Musashi.
Baiklah, karena novelnya cukup tebal, komplit dan tokoh-tokohnya yang sangat beragam maka berikut cuplikan resensi buku yang resmi saja yang akan ditampilkan. Maksudnya ada di cover belakang novel. Supaya lebih pas menggambarkan inti isi ceritanya. Tetapi yang jelas, isi cerita di novel ini sangat kompleks. Tidak melulu berkutat pada satu tokoh, dan penuh intrik. Tentang pawai sejarah dan kekerasan, pengkhianatan dan pengorbanan diri, kelembutan dan kekejaman. Sebuah epik yang menggambarkan kebangkitan feodal Jepang secara nyata.
***
Dalam pergolakan menjelang dekade abad keenam belas, Kekaisaran Jepang menggeliat dalam kekacau-balauan ketika keshogunan tercerai-berai dan panglima-panglima perang musuh berusaha merebut kemenangan. Benteng-benteng dirusak, desa-desa dijarah, ladang-ladang dibakar.
Di tengah-tengah penghancuran ini, muncul tiga orang yang bercita-cita mempersatukan bangsa. Nobunaga yang ekstrem, penuh karisma, namun brutal; leyasu yang tenang, berhati-hati, bijaksana, berani di medan perang, dan dewasa. Namun kunci dari tiga serangkai ini adalah Hideyoshi, si kurus berwajah monyet yang secara tak terduga menjadi juru selamat bagi negeri porak-poranda ini. Ia Lahir sebagai anak petani, menghadapi dunia tanpa bekal apa pun, namun kecerdasannya berhasil mengubah pelayan pelayan yang ragu-ragu menjadi setia, saingan menjadi teman, dan musuh menjadi sekutu. Pengertiannya yang mendalam terhadap sifat dasar manusia telah membuka kunci pintu-pintu gerbang benteng, membuka pikiran orang-orang, dan memikat hati para wanita. Dari seorang pembawa sandal, ia akhirnya, menjadi Taiko, penguasa mutlak Kekaisaran Jepang.
***



saya udah baca bukunya, keren banget tuh buku. Anda seperti juga harus baca Mushasi juga….dua2nya dikaranh oleh orang yang sama
pengen banget baca ni buku.. tapi lu ktemu2…, ga dicari ntu iya… hiiiiiihihihi…
salam kenal dari Pekanbaru Riau sobt..
pertamax yah bro?
ijin simak dulu deh
Tebalnya….
Pingin nyari dan baca buku ini. Tapi, tebalnya buku juga mencerminkan harga~.~
Kita memang gak perlu malu untuk banyak belajar pada Jepang.
wah pinjam kang.. hehehe.. kayaknya bukunya menarik tuh..
hehe, aku juga cuma minjem bro
mas, belinya dmn ya?
dari dulu saia cari buku ini, tapi nggak ktm…
pdhl pnsrn pgn baca cz kata org2 bgs…..hehehe
pinjem dong….
Sudah lama saya tidak menikmati novel….
Pinjem dong… *maunya gratisan aja…
belum pernah baca
Wah, sastra jepang ya. Keren juga ceritanya. Mungkin seperti cerita sunggokong itu ya.
nice share gan!! Jepun kaya budaya jadi penasaran baca sinopsis nya
weew. kek nya keren nih.. 2 orng yg bercita-cita ingin mempersatukan bangsa.. apalagi dengan memiliki karakter yg berbeda-beda.. mantap gan. thanks infonnya.. klo py duit mgkn mau beli..
Wah…sayangnya sy gak hobby baca novel
buku yang sangat menarik… saya juga sangat suka dengan cerita-cerita kehidupan pada jaman kerajaan dahulu (lewat film) tapi kalo mbaca novel jepang belum pernah sih, kalo komik sering….
Wah jadi pengen baca nieh… Tebel banget ya??? biasanya kalo terlalu gmn gk ngerti juga baca novel.
bagus gag ya novelnya
bagi saya bagus, serasa tenggelam mengalami sendiri perang jepang, hehe
saya belum membaca buku itu jadi pingin
berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasihh
salam blogger
ada versi ebook ga….?
ada, kpn2 saya upload deh, hehe
harganya berapa??
sekitar 129 ribu
Aq juga baca ebooknya keren abis
memang maknyustuh ceritanya….sip dah
salam dari kami, link sudah kami pasang, link balik kami tunggu
salam dari cah porjo
saya jadi berminat membacanya..
sayang sekali saya ga begitu suka sebuah novel kawan…tapi info yg menarik buat sedikit wawasan…
apakabar kawan?
alhamdulillah
ntar kalo ada yg minjemin novelnya ane baca deh kang….
nice post..
salam, ^_^
belom baca bukunya. T_T,palingan bacanya entar pas liburan kuliah lagi. tapi udah punya ebooknya, sih, tinggal nunggu waktu enak buat baca T_T. Btwsekarang banyak resensi buku di sini.ya.hahaha
Tak terasa waktu terus berjalan, detik demi detik kita lalui, posting demi posting kita karyakan, komen demi komen kita sapakan pada sabahat, tak terasa semua cepat sekali berlalu. rasanya baru kemarin akhir pekan, sekarang sudah akhir pekan. Apa yang sudah kita peroleh dipekan ini?
Datang menyapa sobat tercinta di akhir pekan ini sembari berharap kesejahteraan dan kedamaian penuh cinta kasih serta kebahagiaan menyertai seluruh sobat beserta keluarga tercinta.
Salam hangat selalu dari ruang hati terdalam
ruanghati.com
Belum pernah baca nih … ikut menyimak
Novelnya tebel banget… Tapi buatan Eiji Yoshikawa, yang ngebuat novel Musashi.
Harusnya sih bagus.
buku ini memang luar biasa. saya selesai membacanya selama 4 hari kwkwkw….menurut saya, memang sih rasa sastra nya agak beda dengan novel2 lain, novel ini kalo dilihat dari sisi sastra, mungkin ga terlalu full yah. karena dia banyak mengambil data2 sejarah, kronologis sejarah, tapi meskipun begitu, tetep saja membacanya asyik, ga kayak buku sejarah yang ada. novel is novel, kalo berkualitas, gimanapun diulas tetep saja asyik ^_^
actually saya belum selesai bacanya coz dulu minjem,hehehe
bukunya bagus.. sy juga sudah baca tentang The heike strory.. cuman mau nanya untuk musashi bagus ga?
bagus kok
, runtutan penceritaannya panjang