Desa Ternak Mandiri (DTM) merupakan salah satu program penyaluran dana produktif dari Lazis DPU-DT Jogja (Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid). Dikatakan bersifat produkif karena bertujuan untuk memandirikan atau meningkatkan kesejahteraan para mustahik. Tidak hanya bersifat konsumtif yang akan habis sekali pakai. Seperti dana konsumtif untuk keperluan kesehatan atau pendidikan. Untuk lebih jelasnya, berikut sedikit ilustrasi program.
Setiap keluarga peternak akan diberi kesempatan untuk memelihara / menggemukkan 5 ekor domba selama 3 bulan. Sehingga setiap 3 bulan sekali, mereka akan mendapat tambahan penghasilan dari usaha peternakan mereka. Di samping itu, ada tambahan usaha pengolahan singkong. Dimana setiap keluarga peternak peserta program akan mengolah 40 kg singkong setiap hari. Hasilnya berupa tepung tapioka (tepung aci) dan rasi (beras singkong) akan dijual kepada mitra yang ada dan siap menampung hasil pengelolaan singkong sehingga tidak perlu mencari pembeli hasil pengolahan tersebut, sebagian lagi dikonsumsi sendiri sebagai pangan pokok alternatif pengganti beras. Konsumsi 1kg rasi setara dengan 3 liter beras. Sehingga uang untuk membeli beras, bisa dialihkan sebagian untuk memberi lauk pauk yang bergizi seperti telur atau ikan. Sedang sebagian lagi bisa dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan.
Informasi lebih lengkap silahkan klik di sini. Program DTM sudah berjalan beberapa kali di beberapa lokasi. Dan hasilnya cukup memuaskan. Semoga dengan adanya semakin banyaknya program pemberdayaan dana produktif dari Lazis, dapat berperan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu. Bersama pemerintah mewujudkan masyarakat yang bebas dari kemiskinan secara finansial. Mari bersama mendukung dan menginformasikan program-program bermanfaat tersebut. Dengan berperan serta membayar zakat dan ikut mensosialisasikan.



Wah perlu ditiru buat desa yang lain mas…
bagus sekali perkembangannya
mengamankan keduax…
semakin banyak program seperti itu akan sangat membantu sekali ya.
Jiakakakaaaa PERTAMAXnya dah ane embat gan
program pemberdayaan dana produktif ini memang sangat bermanfaat dan membantu sekali bagi mereka2 yang tidak mempunyai penghasilan tetap….!!!
Mudah mudahan prtogram sperti ini bisa di pertahankan…!!! tapi ngomong2 gi tempat chugy blm ada ya program kaya gini….!!!
Nice post boz…!!
Kunjungan pagi sob….nice posting. thanks
sepertinya program2 seperti ini akan jauh lebih bermanfaat dan berdaya guna dibandingkan pembayaran pajak yg ga jelas arahnya itu yak. ujung2nya malah memperkaya para oknum pajak.
mudah2an bisa ditularkan kebiasaan baik ini ke daerah lain
programnya bagus asal jangan dikorupsiin aja
wah kayaknya ini sekelumit dari penelitianmu ya kang…
hebat…saya dukung 100 %
Ini kayak sistemnya BANGSARI yang diusung konco-konco BHI itu ya?
Program yang bagus…saya sangat mendukung program2 yang demikian.
Salam Kenal
apakah ini termasuk salah satu program pemberdayaan masyarakat?
salam persahablogan
Program yang sangat bagus… Semoga berhasil dan mendapat banyak dukungan ya…
wah.. program bagus neh.. harus dikembangkan.. jgn cuma stengah2 atau malah dikorupsi.. semoga saja tidak..
maju terus ………..
kita buktikan suatu saat nanti
zakat bakal menggilas Pajak
amiin
Bergulir ya? Biasanya macet, hehehe…
klo program di atas sebenarnya meniru grameen bank…tapi dengan customize ke program peternakan
bagus juga programnya ya kang?
sedikit membantu masyarakat menuju kehidupan yg lebih sejahtera
kegiatan yang sangat memberikan manfaat kemandirian rakyat yang tidak tergantung pada pemerintah saja…acungkan jempol 2 buat mereka
saya malah baru tahu kalo ada desa ternak mandiri.. setahuku desa mandiri malah sudah ada, tapi kalo ternak ane baru tahu..
wah mantep kwi… .. masyarakat bsa tambah makmur.. hhe
mantap bro… semangat!
mantap nih …i like
saluuut …. saluuuut
[...] miskin dan seterusnya; semacam yang dilakukan oleh Lazis dengan program Sakofa, Misykat, Desa Ternak Mandiri dan lain-lain. Tapi usaha untuk mencegah, menanggulangi, atau membuat supaya para pengemis di [...]