Sisa-sisa letusan gunung merapi (DIY-Jateng) masih ada hingga kini. Khususnya material hasil erupsi gunung merapi yang berupa abu. Berdebu seperti debu tanah pada umunya tapi lebih berwarna dominan abu-abu mendekati putih. Sekarang katanya musim kemarau atau kering, jadi terkadang debu-debu itu ikut terbang bersama angin. Sehingga untuk menghindari sakit atau alergi debu disarankan menggunakan masker khususnya untuk daerah tertentu yang dahulu merupakan rawan erupsi gunung merapi. Lalu apa manfaat dari abu merapi? Selain kabarnya baik untuk kesuburan tanah setelah beberapa lama, berapa pihak memanfaatkannya untuk hal lain. Seperti dijual dalam bentuk tabung kaca kecil sebagai kenang-kenangan. Dijual di salah satu forum atau toko online terbesar di Indonesia. Tapi itu hanya beberapa saat selepas erupsi terjadi. Di samping itu, juga ada yang memanfaatkannya untuk dijadikan bahan guna kerajinan membuat patung atau replika dan semacamnya. Misalnya di daerah Sleman Yogyakarta. Kabarnya, seluruh material sisa erupsi gunung merapi baru akan habis keluar seluruhnya dari perut gunung selepas beberapa kali musim hujan. Jadi masih butuh waktu beberapa bulan atau tahun lagi. Itu hasil prediksi dan berdasarkan siklus pada umumnya merapi meletus atau beraktivitas dalam rentang / periode 4 tahun sekali. Jadi tentu masih ada waktu untuk memperbaiki semacam fasilitas umum jembatan dan jalan. Serta rumah tinggal bagi korban erupsi merapi.




wih,,, 4 tahun sekali warga lereng gunung merapi musti waspada ya??
iya, kurang lebih
[...] yang diperkirakan musim hujan akan benar-benar tiba, ancaman banjir lahar dingin sisa material gunung merapi di beberapa titik di Jogja masih bisa terjadi. Oleh karena itu, mencegah adalah lebih [...]