Cinta Almamater

11 08 2011

Setidaknya ketika seorang alumni sebuah kampus yang mempunyai kesan baik pada saat belajar atau kuliah, akan tetap mencintai dan bangga terhadap almamaternya di kemudian hari. Bisa karena punya banyak sahabat baik di kala kuliah. Bisa karena suasana kampus yang bagus, dan seterusnya. Tapi yang lebih mengena tentu perihal kualitas. Kualitas belajar mengajar sehingga mendidik alumni yang berkualitas dan mencapai tujuan akhir memperoleh ilmu. Sehingga bisa mendapat pekerjaan. Baik sebagai pekerja atau menciptakan pekerjaan. Sebuah kampus yang kualitasnya tidak diragukan lagi (sistem belajar mengajar; termasuk di dalamnya secara keseluruhan mencakup materi kuliah, kurikulum, civitas akademia, MSDM staff, jaringan/networking dan hal lainnya yang bersifat intangible), tentu akan menyenangkan bagi kagi mahasiswanya. Karena akan lebih berkesan selamanya dan menjadi kebanggaan tersendiri. Lalu apakah sistem tersebut harus sempurna benar? Sebetulnya tidak juga.

Bisa jadi di sebuah kampus, dalam hal manajemen civitas akademia mempunyai kekurangan. Atau jumlah dosen yang sedikit dan infrastruktur masih minim karena belum lama terbentuk. Tapi bisa para alumni dari kampus tersebut sangat mencintai dan bangga terhadap almamaternya. Mengapa? Kalau begitu apa faktor dominannya? Karena satu alasan yaitu alumni cukup “terjamin” bisa memperoleh pekerjaan. Jadi, jikalau kualitas belajar mengajar kurang memadai karena minim dosen atau dosen berkualitas besar macam guru besar masih sedikit, bisa diimbangi dalam hal lain yaitu jaringan/networking yang baik. Jaringan kampus bisa menggandeng perusahaan-perusahaan untuk bisa menampung para lulusan atau alumni.

Faktor “jaminan” memperoleh pekerjaan sebagai jalan mencari rejeki untuk menopang hidup adalah utama jika menginginkan para alumni berbangga akan almamaternya. Berikut salah satu contohnya, katakanlah di sebuah kampus negri dimana para alumninya mencari pekerjaan sendiri tanpa “disediakan” atau dibantu oleh pihak kampus. Kemudian ketika wawancara seringkali tentu ditanyakan alumni dari kampus mana. Jika secara umum kualitas kampus tersebut pas-pasan, maka akan kurang dikenal karena alumninya tidak cukup tersebar dengan baik sukses di perusahaan-perusahaan ternama Lebih ngenes lagi jika si pewawancara dari perusahaan masih tidak tau alias bertanya kampus mana itu. Sehingga lebih sering gagal karena selain kampusnya tak dikenal juga bisa karena trackrecord alumni.

Sehingga bagi kampus yang mungkin masih banyak kekurangan disana-sini, masih banyak hal yang bisa dilakukan agar para alumni cinta dan bangga terhadap almamater. Bisa dengan mencarikan pekerjaan bagi para lulusan. Jika manajemen kampus kurang masih ada kendala, maka bisa memberdayakan jaringan alumni yang sudah ada. Alumni yang sudah sukses menempati posisi tertentu, diajak untuk menerima dan membantu adek-adek angkatannya. Dengan menyelenggarakan reuni dan memanfaatkan jejaring sosial juga dapat mempererat silaturahmi demi mencari solusi agar para lulusan bisa mudah memperoleh pekerjaan yang cukup baik.

Kerjasama dengan perusahaan dalam hal penelitian, membuat pusat studi dan seterusnya tentu baik untuk menjalin silaturahmi yang menguntungkan bersama. Para lulusan bisa memperoleh tempat untuk bekerja dan perusahaan bisa dengan cepat memperoleh pasokan tenaga kerja. Jobfair dan jemput bola rekrutmen langsung di kampus dan sejenisnya.

About these ads

Aksi

Information

2 responses

12 08 2011
vitriya

mengingatkan pada adek ipar yang sudah hampir lulus S2nya….

12 08 2011
Febebe fernita

kelebihan dan kekurangannya itu tetap tidak terlupakan dan menjadi kenangan indah, absen blogwalking mas.. =)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: