Siapa tak kenal dengan salah satu kuliner laris kaum perantauan yaitu warung makan atau rumah makan / restoran padang? Semua tau, khususnya pecinta kuliner. Kuliner khas ranah Minang Sumatera, salah satunya yang terkenal adalah rendang dimana baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu makanan tersedap atau terenak di dunia. Nasi padang sudah sedemikian dikenal se-antero Indonesia, sehingga terkadang cita rasa khasnya disesuaikan dengan cita rasa lokal. Misalnya warung makan padang di Jogja, ya terkadang si empunya menyesuaikan dengan cita rasa lidah kebanyakan pelanggannnya. Dibuat tidak begitu pedas, ada menu tambahan lokal dan seterusnya. Konon bumbu rempah-rempahnya pun serasa beda dengan nasi padang di daerah asalnya, tanah Minang Sumatera. Perlu diingat juga, kan tidak semua warung makan padang saat ini adalah milik kaum perantauan sepenuhnya. Masyarakat pelaku bisnis kuliner asal lokal juga ikut.
Nasi padang terkenal karena cita rasa yang kaya akan bumbu rempah-rempah. Dominan cocok buat lidah yang suka makanan pedas. Rumah makan padang tidak hanya berjenis “premium” yang mana penyajiannya satu paket lengkap terdiri dari berbagai makanan. Seperti rendang, ikan bawal, tongkol, ati rempela, sayur dan lainnya. Tetapi warung nasi padang murah meriah untuk mahasiswa juga tersedia. Pun yang buka 24 jam. Ringkas dan mudah sehingga tetap akan diminati. Kalau musim ramadhan juga selalu tersedia untuk buka dan sahur (meskipun siang hari lebih banyak tertutup tirai makanan), kecuali untuk beberapa hari mendatang atau minggu depan barangkali akan banyak yang libur sejenak untuk turut menikmati lebaran 1432 H.



hohoho selera mahasiswa seperti saya :p
wuenak bang…murah meriah, cocok buat para pelajar yang dirantauan..
Bahkan hanya makan nasi dan kuahnya saja sudah enak sekali.
[...] menyebut kata Rendang seperti judul di atas? Karena untuk menunjukkan asal muasal makanan khas padang itu bahwa berasal dari negara Indonesia. Bukan dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia yang [...]