Mabuk

29 01 2012

Peristiwa kecelakaan di Tugu Tani Jakarta beberapa waktu lalu mengingatkan pada sebuah cerita. Dimana kurang lebih ceritanya begini; ada seorang pemuda yang terjebak dalam sebuah kondisi dan diminta untuk menentukan di antara beberapa pilihan. Pilih salah satu jika mau selamat. Pilihannya adalah membunuh, berzina, atau mabuk alias minum alkohol. Lalu akhirnya pemuda itu menjatuhkan pilihannya pada minum-minuman keras. Lalu kemudian mabuk dan membuat hilang kesadaran. Membunuh pula, dan berzina juga dengan seorang perempuan. Begitulah gambaran dari hikmah larangan untuk bermabuk-mabukan. Baik melalui miras, narkoba atau apa saja. Hilang kesadaran bisa berakibat hilang akal dan kewarasan. Materi pendidikan mengenai larangan minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang memang harus diberikan semenjak dini di sekolah (dan keluarga) agar generasi selanjutnya lebih baik. Say no to alcohol and say no to drugs!


Tindakan

Information

3 tanggapan

30 01 2012
wibisono

Walau sepele, Mabuk itu lebih berbahaya dari pada membunuh.

30 01 2012
nurrahman

karna orang yg membunuh itu pasti mabuk alias “tidak waras”. sedangkan orang “tidak waras” belum tentu akan membunuh

12 02 2012
Jalan Penghubung Gedung « nurrahman's blog

[...] murah. Kondisi tertentu dibutuhkan. Mengingatkan pada perisitiwa kecelakaan beberapa waktu lalu (kecelakaan di Tugu Tani Jakarta), dimana banyak disebutkan bahwa pejalan kaki mengalami pengurangan jaminan keamaman di jalan. [...]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.