Les Pelajaran Tambahan

27 03 2012

Les Pelajaran TambahanLes pelajaran tambahan yang dimaksud adalah les atau kursus di luar sekolah, yang diselenggarakanoleh lembaga pendidikan swasta (sebut saja misalnya semacam Primagama, Neutron, lembaga les private  dan lain sebagainya). Tentunya juga yang di luar jam pelajaran sekolah. Ada yang bilang mengapa harus susah payah atau harus ada lembaga penyelenggara les pelajaran tambahan? Apakah pelajaran di sekolah (setara SD-SMP-SMU) itu kurang? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, dibutuhkan asumsi dasar. Jadi, jawabannya bisa bermacam-macam bergantung asumsi dasar yang dipakai seseorang. Asumsi ini bernilai subjektif. Sebab pada kesempatan ini tidak memberikan nilai objektif berdasarkan dasar-dasar acuan tertentu (hukum, menurut undang-udang dan lain-lain). Lagipula masalah seperti ini sangat debateble. Dan lagi pemahaman pada tingkat pendidikan yang berbeda akan menghasilkan sudut pandang yang juga tidak sama.

 ***

Jika seseorang mengasumsikan atau memberikan nilai subjektif bahwa pendidikan di sekolah menjadi tanggung jawab penuh (mutlak) bagi penyelenggara pendidikan (baik sekolah negri maupun swasta) sehingga para pelajar bisa sampai lulus, maka les pelajaran tambahan di luar sekolah itu sebetulnya tidak perlu. Dengan kata lain, adanya lembaga pendidikan itu menunjukkan kegagalan penyelenggara pendidikan sekolah. Dimana lembaga pendidikan itu menyelenggarakan les pelajaran tambahan guna menyokong atau membantu pelajar agar supaya bisa lulus.

Nah, lain hal jika dikatakan bahwa lembaga pendidikan itu tidak menyelenggarakan les pelajaran tambahan untuk membantu pelajar lulus (baik kenaikan kelas, lulus ujian nasional), tetapi dengan tujuan untuk perbaikan atau peningkatan prestasi misalnya ranking kelas. Maka adanya lembaga pendidikan (swasta) yang mengadakan les pelajaran tambahan adalah boleh-boleh saja.

***

Jika seseorang mengasumsikan bahwa penyelenggara pendidikan tidak mempunyai tanggung jawab penuh agar supaya semua pelajar lulus, maka lembaga pendidikan penyelenggara les pelajaran tambahan adalah memang diperlukan.Baik untuk menyokong atau menjamin sepenuhnya kelulusan pelajar maupun untuk kebutuhan kenaikan prestasi.

About these ads

Aksi

Information

5 responses

28 03 2012
Ari W

Bagaimana dengan les yang selalu memberikan “formula cepat” dan sejenisnya pak? kalo yang seperti itu kayaknya nggak sehat ya?

28 03 2012
nurrahman

sebetulnya posting di atas tidak sampai membahas tentang detail metode les yang dimaksud tetapi lebih kepada dasar berpikir falsafah mengapa harus ada les pelajaran tambahan. Sedangkan les yang acapkali memberikan “formula cepat” itu juga bermacam-macam bergantung tujuannya. Secara umum baik-baik saja asalkan disampaikan secara benar dan dengan tujuan yg pas. Beda urusan lagi kalau memang “formula cepat” yang keblabasan dengan semata tujuan instan.

29 03 2012
ysalma

saya sebagai ortu masih kebingungan dengan les tambahan semua mata pelajaran, bah, sekolah aja sudah dari pagi sampai siang, apa masih kurang materinya juga, harus les tambahan lagi,kapan anak mau bermain dan berkreasinya?

29 03 2012
nurrahman

bener banget, sekarang kondisinya seolah jam belajar full, saya tidak tau apakah itu sudah terlalu “menekan” atau gimana. semoga para pakar pendidikan menaruh perhatian terhadap hal itu, khususnya siswa sd-smp-sma :)

21 05 2012
Diskon Mesin Kasir

hmmmm bingung juga gan, nanti kalau pertama dia enjoy tapi setelah sudah menginjak sekitar 2 bulan anak saya sudah kelihatan boring kemudian dia berpamitan pergi les padahal dia sedang berkunjung main ke rumah temennya. Serba salah ya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: