Dodol Tomat Madiun

5 12 2010

Selain Pecel, salah satu dari sekian banyak oleh-oleh khas dari kota Madiun Jawa Timur adalah dodol tomat. Oleh-oleh dari seorang teman kos selepas mudik. Rasanya kenyal manis seperti agar-agar. Katanya terbuat dari campuran tomat segar dan rumput laut. Mengandung vitamin, karbohidrat, serat dan berbagai gizi lainnya yang berguna bagi tubuh. Cocok untuk dikonsumsi sehabis makan pagi, makan siang, dan makan malam, serta cocok dijadikan oleh-oleh, kado, ataupun bingkisan.





Gudeg Batas Kota Bu Mujirah

28 11 2010

Spanduknya bergambar satu piring gudeg dan seekor dinosaurus. Berjualan malam hari hingga pagi. Terletak di jalan wates kadipiro jogja. Gudeg dengan daun ketela, krecek, lengkap dengan lauk  yang bisa memilih; ayam suwer, paha, dada atau ceker. Menghangatkan perut di malam hari. Apalagi bagi yang hendak puasa. Sambil dimakan di tempat, sejenak menikmati suasana lengang kota Jogja.





Jenang Apel

25 11 2010

Oleh-oleh dari tetangga sebelah. Alias diperoleh secara gratis :D. Jenang Apel manalagi, rasa manis buah tanpa pemanis buatan. Oleh-oleh khas kota Pariwisata Batu, Jawa Timur. Di mana disana memang terbentang luas berhektar-hektar kebun apel.  Kebun di pegunungan. Mmm, rasanya memang tidak manis seperti jenang pada umumnya. Tetapi manis aroma buah apel. Rasanya unik.





Yogya Chicken

25 10 2010

Makanan cepat saji ayam goreng tepung ala kota gudeg Jogja. Cabangnya tersebar di berbagai lokasi. Bahkan di luar kota seperti Solo, Purwokerto dan Surabaya. Di sepanjang jalan kaliurang Jogja saja ada beberapa cabangnya. Seperti di km 5, km 6 dekat warnet square hingga km 13 dekat kampus terpadu UII. Yogya chicken dibuka resmi semenjak 25 Agustus 1998. Pemiliknya bernama Tri Sumiyati. Kelahiran Banyumas tahun 1969 yang merupakan lulusan keolahragaan UNY . Harganya cukup bersaing dengan makanan cepat saji ala barat. Sedangkan rasanya ala rasa jogja :).





Clorot

21 10 2010

Salah satu makanan khas dari kota pensiunan di pesisir selatan Jawa Tengah, Purworejo. Makanan ini adalah sejenis kue. Merupakan makanan dari adonan tepung beras dan gula merah yang dikukus. Rasanya cukup manis dan kenyal. Bentuk kue ini unik karena dibungkus dengan janur atau daun kelapa muda. Dibuat melingkar, berulin, memanjang dan adonannya terletak di tengah. Bagaimana cara makan kue ini? Nah, ada caranya tersendiri. Seperti dalam ilustrasi gambar di samping. Ya mungkin terkadang menjadi guyonan cara makan kue ini agak ”saru”. Tetapi begitulah adanya, salah satu jari tangan digunakan untuk menakan dari bawah sehingga adonan kue yang ditengah nongol ke atas. Makanan ini menjadi hidangan khas jikalau ada kegiatan seperti hajatan, syukuran perkawinan, sunatan dan seterusnya. Memang tidak begitu banyak tersedia di pasar. Hanya di beberapa pasar tradisional. Tentu saja dengan harga merakyat yang tidak menguras kantong.





Bukit Bintang

11 10 2010

Rute perjalanan dari kota joga menuju wonosari gunungkidul melewati bukit patuk gunungkidul. Bukit penuh jalan berkelok. Ada satu lokasi yang sering disebut dengan nama Bukit Bintang. Yakni sebuah tempat pinggiran bukit tersebut yang mana bisa melihat seputaran Jogja dari atas. Apalagi ditonton malam hari, maka kata seorang teman; pemandangannya mirip seperti melihat gugusan bintang di langit tapi terletak di bawah atau daratan. Hmm, yang spesial lagi adalah di Bukit Bintang bisa menikmati pemandangan itu dengan santapan hidangan makanan. Ya, di Bukit Bintang memang banyak warung atau penjaja makanan. Termasuk jagung bakar di malam hari. Memang tidak ada makanan yang spesial di sana, makanan kuliner malam hari pada umumnya di Jogja. Tapi tak ada salahnya jika melewati rute tersebut untuk singgah sejenak. Sebelum sampai di hutan bunder, lalu ke wonosari gunungkidul, DIY. Entah siapa yang memberi nama Bukit Bintang. Mungkin karena lampu-lampu dan cahaya malam hari itu seperti bintang terbentang di daratan.





Martabak Legit

4 10 2010

Siapa tak kenal makanan martabak! Selain sebagai makanan cukup laris di kala ramadhan tiba, makanan ini juga terkenal diburu sebagai teman di kala malam tiba. Nama warung penjual martabak manis / asin ini adalah Martabak “Legit” khas Bandung. Tetapi tidak dijual di Bandung. Melainkan ada di jalan jendral sudirman depan toko Palapa, Purworejo Jawa Tengah. Adalah cabang dari warung yang sama di Purwokerto Jawa Tengah. Warung martabak ini cukup ternama bagi warga sekitar kota Purworejo, sebuah kota kecil di selatan Jawa Tengah. Dahulu berjualan di emperan toko atau kaki lima, kini karena cukup berkembang maka menempati ruang toko tersebut. Martabak manis atau terang bulan terdiri dari berbagai varian rasa seperti coklat, keju, pisang hingga blacksweet. Sedangkan martabak asin atau martabak telor pun ada yang rasa ayam, sapi, spesial dan varian lainnya. Buka tiap sore hari dan dapat menerima pesanan. Bumbunya mantap dan sedap, pas untuk lidah; apalagi disantap saat hujan hmm.





Warung Soto Pak Marto

27 09 2010

Warung Soto Pak Marto. Soto sapi yang kaya rasa dan bumbu rempah-rempah. Hangat dan segar dilahap sore hari selepas hujan. Lokasinya di jalan janti Jogja depan JEC (Jogja Expo Center), harga 8 ribu untuk soto campur. Hemm, cukup mengenyangkan! Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau. Jikalau ada event atau pameran di JEC, layak untuk turut serta dikunjungi.





Sate Ambal Kutowinangun

19 09 2010

Sate Ayam Ambal konon katanya memang mempunyai sejarah dari daerah kecamatan Ambal Kebumen. Di sanalah banyak berjajar pengusaha sate yang cukup terkenal, khususnya sepanjang jalur selatan mudik Jawa Tengah. Tetapi sate ayam ambal tidak hanya dijual di lokasi aslinya kini. Misalnya di dekat pasar Kutowinangun Kebumen. Salah satu warung sate yang terkenal adalah milik pak solikhin. Di samping juga terdapat banyak pedagang kaki lima di sepanjang jalan. Pembeli dapat membeli sate dengan ukuran porsi sesuai keinginan, misalnya satu porsi berisi sepuluh tusuk. Jika musim lebaran, harga bisa mencapai 10 ribuan satu porsi. Berbeda dengan sate ambal yang dijual di lokasi aslinya, satu porsi bisa mencapai 25 tusuk. Sehingga bagi yang belum terbiasa akan cukup kaget, pun dengan harganya menyesuaikan.

Lalu apa yang menjadi khas sate ini? Tentu saja satenya dan bumbunya. Sate berwarna kuning karena sudah diolah dalam jangka waktu yang cukup lama dengan minyak dan bumbu lainnya, sehingga tidak berwarna hitam terbakar seperti sate pada umumnya. Bumbunya pun sangat khas, bumbu kacang kedelai sambal. Disajikan terpisah. Jadi jikalau menyempatkan diri berkunjung ke Kebumen Jawa Tengah, jangan lupa mencicipi kuliner yang satu ini. Dijamin akan ketagihan cita rasa khasnya.





Kue Lebaran

16 09 2010

Beberapa kue atau makanan tradisional memang masih dibuat secara manual. Maksudnya adalah buatan sendiri, tidak membeli di toko atau semacamnya. Jaman semakin modern memang membuat orang semakin ingin serba instan dan otomatis. Tapi buatan sendiri seperti ketupat dan lontong opor tak bisa dipungkiri mempunyai citarasa tersendiri. Dibuat dengan sentuhan cinta keluarga guna dinikmati bersama di bulan syawal. Bulan yang artinya adalah peningkatan. Walaupun acapkali diartikan sebagai peningkatan konsumsi belaka, tapi semoga filosofi dasar bahwa syawal adalah peningkatan ibadah tidak terlupakan. Jumlah shaf saat sholat berjamaah di masjid semoga tidak melulu mengalami kemajuan. Tapi justru semakin makmur.

Kata seorang ustadz; orang Indonesia makan pakai lidah, orang Arab makan pakai perut, dan orang Eropa atau Barat makan pakai logika untuk dihitung kadar gizinya. Ah apapun filosofi itu, selamat menikmati THR yang ada. THR = turahan hari raya :D!








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.