Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh

18 12 2010

Kalau ingin mengetahui ciri-ciri orang yang sedang berbohong bias diketahui dari bahasa tubuh mereka. Begitu kata Dianata Eka Putra; buku terbitan Mizan tahun 2008. Sebuah buku tentang psikologi. Tentang bagaimana bahasa tubuh orang ketika sedang berbohong, tertarik lawan jenis, menolak atau marah, sedih kecewa dan stress, gerakan tangan dan bagaimana ciri khas perilaku masyarakat dari beberapa negara mengenai hal itu. Hmm, barangkali cocok bagi seorang atasan atau manajer untuk mengetahui perilaku para bawahannya. Atau sebaliknya :). Penulis berujar bahwa orang-orang yang terbiasa berbohong adalah sepasang kekasih, politikus dan artis. Ya, tapi itu nilai relatif. “Jika anda memperhatikan sepasang kekasih sedang berbicara, banyak sekali kebohongan yang dipertontonkan mereka (lebih banyak bermaksud untuk kekasih yang belum menikah resmi – red). Masa-masa ini merupakan situasi yang rawan untuk berbohong ketika masing-masing ingin menunjukkan kelebihan serta menutupi kekurangannya. Coba anda ingat-ingat saat anda pacaran dulu. Seberapa sering anda berbohong?”.





Gajah Mada

19 11 2010

Seri Novel Gajah Mada terdiri dari lima buku. Karya Langit Kresna H ini sangat layak dibaca untuk semua kalangan hingga saat ini. Khususnya bagi penggemar sejarah dan teka-teki. Tapi bukan teka-teki silang lho. Kaya akan sastra dan mengingatkan pada gaya penulisan pujaan Langit Kresna H yakni pada karya silat SH Mintardja (tapi tidak dengan gaya cerita silatnya yang khas). Banyak novel yang menceriterakan Patih Majapahit yang terkenal itu; Gajah Mada. Dan karya Langit Kresna H ini sangat layak dibaca terlebih dahulu daripada yang lainnya. Hingga bahkan ada beberapa penggemar yang meminta ijin penulis untuk menggunakan nama-nama yang terkandung dalam novel ini. Seperti “bagaskara manjer kawuryan”, dan Ardhaneswari.

Novel pertama (Gajah Mada) menceritakan tentang perjalanan seorang Gajah Mada di Majapahit ketika itu baru menjabat sebagai Bhayangkara (pasukan khusus pengawal Raja). Dan berhasil menggagalkan  pemberontakan Ra Kuti dan sekutunya pada jaman Raja Jayanegara. Novel kedua (Bergelut dalam Tahta dan Angkara) menceritakan tentang perebutan kekuasaan oleh kedua Prabu Putri yakni Dyah Wiyat dan Sri Gitarja. Bagaimana intrik dilakukan oleh suami mereka masing-masing; Raden Cakradara dan Kudamerta. Novel ketiga (Hamukti Palapa) menceritakan bagaimana Majapahit lolos dari Maling Wirogati dan Gajah Mada diangkat menjadi MahaPatih lalu mengucapkan sumpah Palapa yang terkenal itu. Novel keempat (Perang Bubat) menceritakan perang legenda antara jawa dan sunda. Novel kelima (Madakaripura Hamukti Moksa) menceritakan bagaimana akhir sejarah kisah Sang Patih yang terkenal itu.

Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, samana ingsun amukti palapa, Jawa kuno, Sumpah Palapa tersebut berarti, jika telah berhasil menundukkan Nusantara, aku baru akan beristirahat. Jika Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, telah tunduk, barulah aku akan beristirahat.





40 Days in Europe

3 11 2010

Selain kisah inspiratif tentang perjuangan anak bangsa yang belajar di negri orang dalam Laskar Pelangi dan Negri Van Oranje, satu lagi kisah lain yang patut disimak yakni 40 Days in Europe. Penulis adalah alumnus Teknik Industri ITB 2001, yang kemudian bersekolah lagi master dan doktoral di daratan Eropa. Ini bukan kisah baru, tapi buku terbitan tahun 2007 Bentang Pustaka ini menceritakan perjalanan ESA (Expand Sound of Angklung) di tahun 2003. Ya, dalam buku ini ada cerita tentang sisi lain bagaimana mengharumkan nama bangsa di Eropa dengan jalan bermusik. Musik tradisional. Kisah bermula dari pengalaman penulis ketika cedera sewaktu bermain sepakbola. Dan tertulislah kisah suka-duka dalam buku ini. Kisah ini tidak hanya menceritakan satu orang sentral. Tetapi beragam, dan itulah uniknya. Selengkapnya disini. Untuk melihat salah satu video pertunjukannya disini.





Quantum Ikhlas

14 10 2010

Istilah “quantum” mungkin sedang cukup “seksi” di awal abad 21 ini. Banyak pula penulis dan istilah keilmuan baru yang menggunakan istilah itu. Setidaknya itu juga nampak ada buku terbitan 2007 ini. Best seller. Ditulis oleh Erbe Sentanu. Bergenre psikologi dan banyak mengandung kata-kata mutiara (dari Jalaludin Rumi, Ali bin Abi Thalib, dan sebagainya). Setidaknya bagi mereka yang berjiwa melow atau berkepribadian melankolis. Dari pengisi kata pengantar saja sudah cukup meyakinkan bahwa sampai saat ini buku ini bisa dikatakan laris. Ada kata pengantar dari Dewi Lestari, Muhaimin Iskandar, Siti Musdah Mulia, sampai Guruh Soekarno Putra. Paparan di awal buku ini pun juga tentu menyinggung apa makna kata ”quantum” di sini. Dan apa kaitannya dengan ikhlas. Dan dipilihlah fisika kuantum untuk penjelasan awalnya. Kuantum adalah sesuatu yg tak tampak; seperti halnya perasaan dan hati adalah yang “tak tampak” tapi menghasilkan “yang tampak” yaitu karakter, sikap dan nasib.

Baca Lagi Ah!





Bumi Cinta

7 09 2010

Novel terbaru karya Habiburrahman El Shirazy terbitan tahun ini, bertajuk Bumi Cinta. Penerbit Author Publishing, tebal 546 halaman. Sesuai dengan apa yang tertulis di kata pengantar, penulis mencoba mentadaburi QS Al Anfal (8) 45-47. Tentang kunci kemenangan orang yg beriman manakala menghadapi musuh yang berat. Musuh bisa dari godaaan nafsu, godaan perempuan cantik, perang paham di dunia modern dan semacamnya. Berkisah tentang seorang pemuda asal Klaten yang bernama Ayyas. Setting waktu sekitar tahun 2006. Ayyas adalah seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan pascasarjana di India dan sedang melakukan penelitian mengenai sejarah umat Islam pada jaman Stalin di Rusia. Dengan dorongan pembimbingnya Profesor Najamuddin maka Ayyas diminta berburu data langsung di Moskwa. Atas petunjuk seorang teman asal Indonesia, Devid, Ayyas lalu tinggal satu apartemen dengan 2 orang wanita cantik. Yelena, yang ternyata adalah seorang pelacur kelas atas. Dan Linor, seorang agen Yahudi anak buah Ben Solomon yang menyamar menjadi wartawan. Sebetulnyalah Ayyas diminta menemui Profesor Abraham Tomskii sebagai pembimbingnya, tetapi karena suatu halangan maka diganti oleh asisten sang profesor yang merupakan wanita muda berparas jelita bernama Doktor Anastasia Pallazo. Dimana ia justru akhirnya diam-diam menaruh hati pada Ayyas. Alangkah berat godaan nafsu di Rusia sebagai negara yang menganut free sex. Ayyas harus berjuang berkali-kali untuk melawan hal itu. Mulai dari godaan dari teman se-apartemen yang acapkali mengenakan busana minim, ajakan untuk berzina hingga ciuman dadakan dari Doktor Anastasia Pallazo.

Yelena mempunyai sikap lebih sopan daripada Linor yang bersikap dingin. Suatu ketika Yelena hampir terbunuh dan ditolong Ayyas. Karena peristiwa itulah Yelena akhirnya bisa kembali ke jalan yang benar dan menikah dengan Devid. Linor juga mempunyai kisah pilu. Gadis cantik pemain biola tersebut awalnya memang diminta untuk menjebak Ayyas agar menjadi tersangka pelaku peledakan bom di sebuah hotel. Tetapi rencana tersebut gagal karena alibi yang kuat dimana waktu itu Ayyas sedang menjadi seorang pembicara di televisi. Linor ternyata seorang keturunan Palestina. Dan hal itulah yang menjadi salah satu sebab akhirnya Linor kembali ke jalan yang benar menjadi seorang muslim. Walaupun di akhir kisah harus berakhir mengenaskan karena tertembak.

Baca Lagi Ah!





Dwilogi Padang Bulan

25 08 2010

Jawaban dari ketidakpuasan penggemar karya Andrea Hirata ketika selesai membaca Maryamah Karpov adalah dengan dwilogi novel ini. Dwilogi dalam satu buku, bolak-balik setebal 500-an halamanterbitan Bentang Pustaka Yogyakarta Juni 2010. Tertulis dengan khas bahasa melayu untuk melanjutkan cerita picisan mengenai perjalanan Ikal yang bertepuk sebelah tangan demi cinta seorang bernama A Ling. Agar tidak membosankan, maka ditambahlah mengenai perjalanan hidup seorang bernama Enong, yang tak lain adalah Maryamah Karpov. Tambahan nama Karpov karena dia adalah pecatur wanita pertama di Belitong yang menggunakan strategi Anatoly Karpov dan berhasil mengalahkan pecatur laki-laki (seperti Rezim Matarom, mantan suaminya) dengan bantuan guru online seorang Grandmaster perempuan teman Ikal sewaktu kuliah di Prancis yang bernama Ninochka Stronovsky. Enong juga adalah penambang timah wanita pertama, begitu katanya. Dengan segala keterbatasannya, dia tanpa henti berusaha sekuat tenaga menggapai mimpinya untuk mahir bahasa inggris. Dan akhirnya tercapai. Enong juga punya kisah cinta tak tersampaikan dengan seoarang teman kecil semenjak SD ketika ia harus putus sekolah yang bernama Ilham; mirip kisah cinta Ikal kepada A Ling yang akhirnya berdamai dengan Sang Ayah. Simbolis itu diutarakan Ikal dengan sebuah puisi untuk A Ling yang diberikan ketika hari di pesta pernikahannya dengan pemuda tampan bernama Zinar. Sebuah puisi berjudul “ada komidi putar di padang bulan”. Maka mungkin itulah alasan buku pertama dwilogi ini berjudul Padang Bulan. Dan mengapa buku kedua diberi tajuk Cinta di Dalam Gelas? Sepertinya mengambil falsafah inti cerita, yakni tentang kegemaran penduduk Belitong dalam hal menikmati kopi. Kopi itu adalah cinta di dalam gelas. Segenap cerita tentang cara minum kopi dan pertandingan catur begitu kental. Kumpulan orang-orang lucu dan aneh selalu bisa menjadi penyegar cerita, seperti detektif M. Nur dan burung bernama Joze Rizal, hingga penyakit gila nomer sekian.

Baca Lagi Ah!





Arumdalu

16 08 2010

Arumdalu adalah nama tambahan bagi Raden Ayu Danti. Arumdalu, nama jawa untuk bunga sedap malam, menjadi nama yang melekatinya lantaran kesukaannya menyuntingkan bunga itu di rambutnya. Siapakah sebenarnya Arumdalu? Bagi yang sudah pernah membaca Pangeran Glonggong hendaknya sudah pernah mendengar nama tersebut. Tak lain dia adalah kakak perempuan dari Pangeran Glonggong, yang sudah lama dicarinya. Ini memang kisah kelanjutannya, tetapi tetap bisa dibaca sebagai cerita tersendiri. Kisah Arumdalu, mungkin tergolong fiksi sejarah. Berlatar tempat di Salatiga ketika perang Diponegoro meletus, dituturkan oleh pengawal Danti Arumdalu yang bernama Ki brontok. Ki Brontok sebenarnya bernama asli Den Brata. Tetapi karena cintanya bertepuk sebelah tangan terhadap Danti Arumdalu, maka dia terjebak pada kehidupan malima yang sangat runyam. Sehingga boleh dibilang secara tersirat penulis juga hendak menyampaikan pesan bahwa bercerminlah wahai anak muda jika sedang jatuh cinta terhadap wanita, karena jangan sampai tergila-gila yang akan berakibat tindakan di luar nalar yang sungguh merugikan. Oleh karena itu ikatlah tali cinta dengan lawan jenis dalam sebuah ikatan resmi pernikahan, jangan mendahuluinya. Raden Ayu Danti, semula adalah wanita cantik dengan kedudukan terhormat, tapi akhirnya justru terkenal dengan sosok pelacur kelas tinggi simpanan para bangsawan.

Kisah Arumdalu memang senafas dengan kisah Pangeran Glonggong, yakni kisah sisi lain perang Diponegoro. Adapun mengenai bagaimana perang Diponegoro meletus, lebih banyak diceriterakan penulis di bagian akhir. Tentang sedikit perbedaan pendapat mengenai arti perang melawan penjajah Belanda antara Pangeran Diponegoro (Sultan Ngabdulkamid) dengan Kyai Maja, hingga berujung tertangkapnya kedua tokoh tersebut dan diasingkan di penjara yang terletak di Selebes. Penulis seolah membuka pengetahuan sejarah mengenai kehidupan sosial dan agama pada saat jaman itu. Tentang bagaimana sebuah agama dipahami sebagai ageming aji, semua kembali ke tubuhnya bukan busananya. Juga tentang ketimpangan sosial dan dunia pesundalan. Atau itu mungkin juga bisa diartikan sebagai sebuah ironi yang masih saja terjadi hingga kini di negri yang katanya sudah merdeka ini. Penulis tidak banyak membuat teka-teki atau penceritaan adegan persilatan seperti kisah-kisah jaman kerajaan karangan SH. Mintardja atau Langit Kresna H. Ceritanya mengalir saja membuat mudah dibaca dengan santai. Penulis adalah Juanedi Setiyono; Tebal 378 halaman; Penerbit Serambi Jakarta cetakan 1 Mei 2010; harga diskon Togamas Jogja Rp.31.200.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.