Negeri Van Oranje

3 07 2010

Novel terbitan pertama april 2009 ini masih merupakan salah satu buku laris di toko buku Togamas Jogja minggu lalu. Dan mungkin sampai minggu ini dan untuk beberapa waktu mendatang. Penulis adalah mahasiswa Indonesia yang pernah berkesempatan menuntut ilmu di Belanda; Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, dan Rizki Pandu Permana. Penerbit Bentang Pustaka, Yogyakarta. Mengapa novel setebal 400-an halaman ini masih begitu laris dan diburu hingga kini? Mungkin karena novel dengan alur cerita cenderung maju ini mudah dan ringan dibaca, dari segi pilihan dan tata bahasa.

Baca Lagi Ah!





Fitur-fitur Terbaru Photoshop CS4

28 06 2010

Buku terbitan tahun 2009 oleh elex media komputindo. Karya Jubilee enterprise. Mengupas tentang hal-hal baru di photoshop creative suite 4 (CS 4). Walaupun tidak fullcolor, tetapi cukup detail penjelasannya dan gambarnya bersih. Ada 21 bab; window interface baru dengan tab, bekerja dengan panels, navigasi open GL, fasilitas zoom yang lebih mudah, pengembangan bridge 3.0, panel adjustment, target adjustment tool, panel masks, dragging and dropping di antara tabs, smart objects yang semakin pintar, toning tools yang lebih berkembang, mengubah ukuran brush, spring loaded tools, healing brush dan clone previews, camera raw 5.0, panoramic vignette removal, blending depth of field, content aware scalling, outputting from bridge, pengembangan shortcut, dan pengembangan printing options.

Sedikit ulasan mengenai bridge dan camera raw. Bridge untuk browsing image menjadi lebih enak dan menyatu dengan photoshop. Sedangkan camera raw untuk pengolahan fotografi image raw. Sebetulnya buku ini adalah hadiah dari Kang Yayat. Sebagai hadiah lomba blog, dengan artikel yang diikutsertakan berjudul “ada apa dengan blog”. Hadiah dikirim bulan januari lalu. Sudah cukup lama, tapi rasanya tak ada salahnya jika disimak kembali : ).





Syariah Marketing

28 05 2010

Buku terbitan pertama tahun 2006. Tapi bukan berarti ketinggalan untuk dibaca dan kurang layak dijadikan bahan referensi hingga saat ini. Justru sebaliknya, tetap menarik. Mungkin karena topik bahasannya masih jarang di tanah air. Dan topik syariah, kini makin banyak dibahas di tanah air. Makin trend, khususnya di aspek ekonomi atau keuangan.

Buku ini diterbitkan oleh penerbit Mizan. Dua penulisnya adalah dua orang yang sudah cukup tersohor di dunia pemasaran Indonesia. Hermawan Kertajaya dan Muh. Syakir Sula. Pakar/Doktor ekonomi syariah Syafii Antonio pun menyempatkan memberikan kata sambutan di buku ini. Jadi dari segi penulis, konten dan topik sudah cukup menarik bagi orang-orang yang bergerak di bidang pemasaran.

Buku ini mencoba mengemukakan bahwa pasar spiritual kini mulai nampak. Dan bagaimana memasarkan produk yang termasuk dalam pasar spiritual. Sebuah produk atau jasa kini dan seharuanya bukan hanya dibeli oleh seorang konsumen atas dasar sifat komersial dan rasional. Tetapi juga ada unsur spiritualnya. Selain itu, penulis juga mencoba memperkenalkan konsep yang dinamakan SME (suistanable marketing enterprise). Yakni memandang marketing bukan hanya marketing mix, tapi juga mendesain supply-demand. Dan bagian intinya adalah memperkenalkan 17 prinsip syariah marketing. Lengkap dengan beberapa contoh studi kasus di tanah air.





Taiko

27 02 2010

Adalah novel epik tentang perang dan kemenangan pada zaman feodal di Jepang. Yang ditulis oleh Eiji Yoshikawa, pertama kali terbit pada tahun 1967. Namun telah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Hendarto Setiadi, dan cetak pertama kali tahun 2003 dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama. Kemudian telah mengalami cetak ulang beberapa kali. Buku ini tebal, 1142 halaman, dibagi dalam 10 bab atau halaman. Penulis adalah seorang penulis yang cukup tersohor di Jepang. Bahkan mungkin sudah populer di kalangan pembaca di berbagai negara, khususnya penggemar novel epik. Cerita kepahlawanan. Karena sudah banyak karyanya yang populer seperti Musashi.

Baiklah, karena novelnya cukup tebal, komplit dan tokoh-tokohnya yang sangat  beragam maka berikut cuplikan resensi buku yang resmi saja yang akan ditampilkan. Maksudnya ada di cover belakang novel. Supaya lebih pas menggambarkan inti isi ceritanya. Tetapi yang jelas, isi cerita di novel ini sangat kompleks. Tidak melulu berkutat pada satu tokoh, dan penuh intrik. Tentang pawai sejarah dan kekerasan, pengkhianatan dan pengorbanan diri, kelembutan dan kekejaman. Sebuah epik yang menggambarkan kebangkitan feodal Jepang secara nyata.

Baca Lagi Ah!





Negeri Lima Menara

16 02 2010

Ketika seseorang membaca, terkadang pikirannya bisa terbawa ke angan-angan atau imajinasi seperti apa yang tertulis di dalam buku. Serasa mengalaminya sendiri. Dan akan bertambah beruntung jika yang dibaca adalah buku cerita atau novel yang banyak berisi petuah untuk penyemangat hidup. Dan buku negeri lima menara adalah salah satu buku yang masuk kategori tersebut. Penulis adalah Ahmad Fuadi, anak Minang yang mencoba berbagi cerita hidupnya di masa sekolah di Pondok Modern Gontor Ponorogo (yang kemudian disebutkan di novel sebagai Pondok Madani-PM). Novel setebal lebih dari 400 halaman ini telah diterbitkan di tahun 2009 oleh Gramedia, dan telah berulang kali cetak ulang. Penulis adalah lulusan Hubungan Internasional Unpad, dan lalu melanjutkan studinya di Washington University.

Baca Lagi Ah!





Grand Techno-Economic Strategy

3 01 2010

“Tidak ada cara yang terbaik, tetapi selalu ada cara yang lebih baik”. Begitulah kurang lebih salah satu slogan yang bisa dijadikan falsafah dalam pengertian produktivitas. Atau bagi mahasiswa teknik industri, kata-kata seperti itu acapkali tak asing karena telah sering mewarnai sepanjang pembelajaran di bangku kuliah. Begitu pula yang tertuang di buku Grand Techno-Economic Strategy. Buku yang mengupas mengenai produktivitas, produktivitas dalam industri. Lebih tepatnya mengupas tentang siasat memicu produktivitas Indonesia untuk memenangkan persaingan global.

Penulis adalah pendiri jurusan Teknik Industri ITB, yakni Prof. Dr. H. Matthias Aroef, MSIE, IPM. Tetapi beliau tidak menulis sendirian. Melainkan menulis bersama sang menantu yang tak lain menteri perhubungan di kabinet Indonesia Bersatu jilid I, Ir. Jusman Syafii Djamal. Buku setebal 200-an halaman itu diterbitkan oleh Mizan Bandung, cetak pertama April 2009. Yang mana pada kata pengantarnya disampaikan oleh mantan presiden BJ. Habibie dan menteri perindustrian di kabinet Indonesia bersatu jilid I yang rela memnberikan uang Rp. 100.000.000 untuk koin keadilan Ibu Prita, Bapak Fahmi Idris.

Baca Lagi Ah!





Strategi Penyehatan Perusahaan

1 12 2009

Buku tersebut adalah terbitan unit percetakan dan penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Jogja. Sudah dicetak lebih dari satu kali semenjak cetak pertama tahun 2001. Penulis adalah Drs. Suwarsono Muhamad, MA. Dosen tetap FE UII dan praktisi bisnis. Selain itu, beliau juga aktif dalam hal sebagai konsultan. Sedangkan dalam hal praktisi juga cukup terbukti dan populer karena bisnis kue brownies yang ditekuni bersama istrinya. Lukia brownies. Beliau sudah menulis beberapa buku mengenai manajemen, dan khususnya mengenai manajemen strategi. Keilmuan yang banyak ditekuni beliau.

Baca Lagi Ah!





Manajemen Keuangan

29 11 2009

Penulis adalah dosen fakultas ekonomika dan bisnis UGM Jogja, Mamduh Hanafi. Sudah cetak pertama sejak tahun 2004/2005. Diterbitkan oleh BPFE UGM. Merupakan salah satu text book berbahasa Indonesia dalam keilmuan manajemen keuangan. Bisa dijadikan salah satu rujukan untuk mempelajari keilmuan tersebut. Mengingat sudah banyak sekali buku-buku karangan dari luar negri maupun Indonesia mengenai manajemen keuangan.

Dalam pengantarnya, penulis menyebutkan bahwa buku tersebut memang disajikan dalam perspektif sebuah organisasi perusahaan, perusahaan yang komersial. Perspektif yang kurang lebih sama dalam buku mengenai manajemen keuangan lainnya. Namun, bukan berarti segmentasinya tertutup untuk kalangan organisasi perusahaan komersial. Baca Lagi Ah!





Manajemen Zakat

25 08 2009

Mungkin langsung akan terlintas bahwa penulis buku ini mempunyai latar pendidikan kental dengan pondok pesantren atau perguruan tinggi islam. Tetapi itu agak meleset. Penulis adalah salah satu orang tersohor di Indonesia. Di bidang zakat tentunya. Punya latar belakang kuliah S1 di Arkeologi UI. Dia adalah Eri Sudewo. Salah satu perintis Dompet Dhuafa Republika (DD). Penulis memang pernah bekerja di Badan Arkeolog, karena background keilmuannya itu. Tetapi juga pernah merangkap bekerja di bisnis media. Dan alhasil pada tahun 1993, penulis terlibat dalam melahirkan DD.

m zaktMungkin ini adalah buku pertama di Indonesia yang membahas mengenai seluk beluk pengelolaan zakat di sebuah organisasi nirlaba. Dan mungkin dengan dasar itulah diberi judul “Manajemen Zakat”. Bukan mengupas lebih dalam mengenai zakat kontemporer dalam sudut pandang fiqih dan penerapannya di dunia modern saat ini. Tetapi pengelolaan zakat di sebuah lembaga atau organisasi. Tentu saja dengan sejarahnya.

Buku ini memupunyai judul  “Manajemen Zakat, Tinggalkan 15 Tradisi Terapkan 4 Prinsip Dasar”. Penerbit Institut Manajemen Zakat (IMZ) Jakarta pada tahun 2004. sudah cukup lama. Tapi tetap menarik dibaca. Karena seperti diungkapkan di awal tadi bahwa jarang-jarang buku seperti ini. Di dalamnya juga tidak melulu bercerita secara teoritis. Tetapi diliputi pula oleh cerita-cerita di balik kesuksesan pembangunan lembaga DD. Dengan beragam kenangan baik maupun yang kadang lucu bahkan bercitra negatif. Tak lupa penulis kadang menyelipkan beberapa kata-kata bijak di setiap bab-nya.

Membaca buku ini, langsung disuguhi oleh pengatar atau kata sambutan dari lima orang penulis dan professional di bidangnya. Yakni sang maestro pemasaran Hermawan K, ahli manajemen Dr. Rhenald K, Akademisi Prof. Azyumardi A, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof. Didin H, dan penulis berbagai buku mengenai ekonomi syariah Adiwarman A.Karim. Semua kata pengantar memiliki petuah dan sudut pandang yang berbeda-beda sesuai bidang keilmuannya.

Selama ini memang masalah pengelolaan zakat dalam sudut pandang hukum negara Indonesia belum tertata dengan baik. Jika diambil sudut pandang dari ranah hukum, tentu UU zakat yang akan dipermasalahkan dan perlu ditinjau kembali. Dan jika dilihat lebih ke arah operasional, maka banyak sekali permasalahn teknis berkaitan dengan lembaga pengelola zakat. Permasalahan yang diangkat penulis, mengungkapkan ada 15 tradisi yang menyebabkan kesulitan perkembangan. Yakni : anggap sepele, kelas 2, tanpa manajemen, tanpa perencanaan, struktur organisasi tumpang tindih, tanpa fit and proper test, kaburnya batasan, ikhlas tanpa imbalan, dikelola paruh waktu, lemahnya SDM, bukan pilihan, lemahnya kreativitas, tak ada monitoring dan evaluasi, tak disiplin dan kepanitiaan. Sehingga penulis menawarkan solusi 4 prinsip dasar; prinsip rukun islam, prinsip moral, prinsip lembaga dan prinsip manajemen.

Pada intinya penulis ingin bahwa pengelolaan zakat oleh lembaga nirlaba atau sekarnag lebih sering memakai istilah lazis, bisa memberikan kemanfaatan lebih. Bukan hanya sebagai lembaga yang asal-asalan dibuat tanpa manajemen dan dibuat hanya untuk semata charity. Tetapi semua itu adalah sebuah nilai profesionalisme. Dan paradigma baru seperti ini memang tidak mudah dan butuh waktu untuk menerapkannya di benak masyarakat banyak.

Tumpang tindih yang terjadi secara struktural mengenai kelambagaan zakat secara nasional juga sedikit disingguh di sini. Kemudian tak lupa salah satu hal yang penting dalam hal pengelolaan dana zakat adalah masalah distribusi. Dimana terdapat berbagai cara atau program kegiatan untuk mendistribusikan zakat. Mulai dari cara konvensional bisa untuk penyaluran sesuatu yang bersifat konsumtif, sekali pakai habis. Sampai cara penyaluran dengan pendayagunaan. Sesuatu yang bermanfaat untuk jangka panjang. Sehingga seseorang yang termasuk golongan mustahiq (golongan yang berhak menerima zakat, 8 asnaf) bisa meningkat menjadi muzaki (donator).





Sistem Teknologi Informasi

20 08 2009

Apa bedanya Sistem Informasi Manajemen (SIM) dengan Sistem Teknologi Informasi (STI)? Buku ini akan menjawabnya. Buku karangan professor Jogiyanto Dosen Tetap UGM yang satu ini banyak mengupas perbedaaanya. Buku yang ditulis beliau telah terbit pertama tahun 2003 oleh Andi Jogja tetapi telah mencapai edisi ketiga saat ini.

stiDimulai dari daftar pustaka, beliau mencoba menuturkan secara runtut konsep teknologi informasi. Dimulai dari terminologi kata STI sampai hal teknis menyangkut software dan hardware. Ditinjau dari ilmu peristilahan kata atau terminologi kata, sebenarnya SIM dan STI tidak berbeda jauh dari segi konsep, bahkan takaran operasional. Lebih banyak bisa diartikan bahwa penulis ingin menambah wacana keilmuan mengenai SIM. Jika menilik pada bagian atau bab 1 terlihat perbedaan antara SIM dan STI; STI merupakan sebuah konsepsi yang lebih besar daripada SIM. Artinya di dalam STI terdapat unsur SIM. Padahal jika membaca buku lebih lanjut, tidak banyak perbedaan dengan buku SIM pada umumnya. Hanya saja seperti tadi telah dipaparkan, penulis mencoba membuat atau menambah khasanah keilmuan baru dengan teminologi yang sedikit diperluas. Beberapa tambahan atau perbedaan dengan buku mengenai SIM pada umumnya adalah pada penjelasan mengenai konsep teknologi lebih banyak dan istilah-istilah yang berhubungan dengan teknologi juga dipaparkan penulis, setelah pembahsan setiap bab. Dilengkapi pula dengan pertanyaan latihan. Karena memang konsep buku ini dikembangkan oleh penulis lebih untuk persiapan materi perkuliahan. Terlihat di bagian depan buku (kata pengantar) mengenai susunan pertemuan kuliah.

Tetap saja siklus pengolahan data berikut ini nampak pada semua buku yang berhubungan dengan sistem informasi. Ya, karena konsep dasar ini selalu terpakai. Pembuatan sisten informasi selalu terdapat pemodelan dan melibatkan basis data di dalamnya. Kumpulan data. Data yang diolah sehingga memberikan kemanfaatan akan menjadi informasi.

sim

Setelah terminologi istilah STI dibahas, penulis memaparkan terlebih dahulu mengenai teknologi sistem computer (perangkat keras), software sampai pada bahasa pemrograman seperti FORTRAN, BASIC, dan COBOL. Tak lupa mengenai jaringan dan protokol. Kemudian menuju ke bab selanjutnya, penulis membeberkan mengenai aplikasi system informasi di berbagai aspek atau bidang. Seperti system informasi akuntansi, pemasaran, produksi, sumber daya manusia, keuangan dan konsep besar ERP (Enterprise Resource Planning). Aplikasi sistem informasi lain yang cukup terkini juga tak luput dibahas. Jika pada buku mengenai SIM yang ditulis oleh penulis yang sama lebih banyak memaparkan jenis sistem informasi yang termasuk jenis SIM, maka pada buku ini tidak hanya itu. Selain DSS, sistem pakar, neural artificial, sistem informasi geografis, sistem informasi eksekutif dan aplikasi kantor (Office Automation System) juga tak lupa dipaparkan.

Bias dibilang karena saking cukup lengkapnya buku ini, penulis juga mencoba sedikit mengungkapkan metode ilmiah pengembangan SIM. Yang pertama diutarakan adalah jenis SDLC (System Life Development Life Cysle). Kemudian metode-metode lain sebagai wacana tambahan; prototyping, outsourcing dan masih banyak lagi. Dan di akhir bab, ada mengenai etika dan politik dalam sistem informasi. Suatu hal yang kadang dianggap sepele tetapi justru terkadang berfungsi sebagi kunci pengembangan sebuah sistem informasi di perusahaan atau organisasi pada umumnya. Maksud dari penjelasan etika misalnya penjelasan permasalahan seperti privasi, kepemilikan intelektual, kemanan (security) dan lain-lain.

Secara umum, buku ini sangat bagus sebagai referensi bagi pelajar, mahasiswa (ekonomi, teknik, sosial, hukum) atau kalangan praktisi yang berminat mengenai sistem informasi.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.