Tawon

31 10 2009

tawon2Sore itu kos ramai. Karena beberapa penghuninya sedang asyik bermain di depan kos. Sudah jadi mahasiswa kok masih bermain seperti anak kecil? Bukan, kali ini sedang mencoba mendapatkan madu dengan sedikit mengusik sarangnya. Madu diambil dari sarang tawon, kemudian diperas dan disaring setelah bersih kemudian dikemas.

***

tawon1Tawon atau yang lebih dikenal dengan lebah. Jenis serangga yang satu ini memang cukup menarik untuk diperbincangkan. Jelas dari segi bentuk unik tubuh memang sudah menjadi semacam icon untuk banyak hal karena bermacam-macam kemanfaatan yang muncul dari hewan ini. Tentu manfaat madu yang dihasilkan. Dan juga sudah menjadi menjadi trend untuk merk atau simbol berbagai hal. Mulai dari kesehatan sampai dalam hal desain.

Ini hanya mencoba membuat saripati dari beberapa artikel yang ada mengenai fakta tentang kemanfaatn madu dan hasil penelitian.

  • 14 Abad silam sebenarnya Nabi Muhammad telah memperkenalkan madu sebagai minuman yang bermanfaat. Dan telah ada di surat An Nahl 68-69.
  • Dalam dunia medis, penggunaan madu sebagai obat sudah dimulai sejak zaman Yunani dan Mesir Purba. Saat itu di Mesir, madu merupakan salah satu dari 500 obat terpopuler.
  • Fakta ilmiah lain dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya.
  • Pada tahun 2002, Catherina Hulbert, seorang warga Negara Amerika mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kakinya luka parah. Saat kecelakaan itu dia sudah menderita penyakit diabetes. Adalah Dr Jennifer Eddy dari fakultas kedokteran Universitas Wisconsin yang memberikan terapi dengan madu. Dan tidak membuat pasien harus mengamputasi kakinya. Dan penelitian dokter tersebut akhirnya diteruskan dan mendapat banyak dukungan.
  • Dr. FG Winarno, Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, dalam bukunya “Madu, Teknologi, Khasiat dan Analisa”, menyatakan: ”Gula dan mineral dalam madu berfungsi sebagai tonikum bagi jantung. Otot-otot jantung bekerja tanpa henti/istirahat, sehingga selalu membutuhkan glukosa sebagai sumber tenaga untuk mengganti energi yang hilang. Nutrisi madu sebagian besar (31%) terdiri atas glukosa”. Madu sebagai obat penyakit jantung.

Dari hasil pengalaman selama tiga puluh tahun sejak tahun 1971 hingga sekarang ini, sengatan lebah dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti : Rheumatik/Encok, Asam Urat, Lemah Syahwat, Nyeri Punggung, Darah Tinggi, dan menurunkan Berat Badan/Diet. Madu yang berfungsi sebagai Suplement Food (makanan tambahan) dan obat dalam penggunaannya dapat dicampurkan dalam produk makanan lainnya, antara lain: buah-buahan, atau sari buah. Beberapa contohnya adalah:

  1. Pisang Ambon dicampur dengan madu dan susu merupakan makanan bayi yang baik
  2. Pisang (jenisnya tergantung selera dilumatkan sampai halus, dicampur dengan segelas air kelapa muda dan sedikit madu, kemudian disaring. Air hasil saringan berkhasiat bagi penderita campak dan tuberkelosis (TBC)
  3. Beberapa tetes sari buah pepaya dicampur madu berkhasiat memperlancar air susu ibu.
  4. Beberapa tetes sari buah pepaya dicampur madu merupakan tonikum yang baik untuk pertumbuhan anak, wanita hamil dan menyusui
  5. Pepaya dicampur susu dan madu baik untuk mengatasi ketidakberesan saluran seni, berbagai gangguan jantung, otak, hati, urat syaraf, darah, wasir dan sembelit.
  6. Jeruk peras ditambah madu dapat mengatasi gangguan jantung.
  7. Segelas air jeruk ditambah sedikit garam dan satu sendok makan madu, berkhasial untuk penderita TBC, asma, masuk angin dan bronchities.
  8. Segelas penuh sari wortel dicampur satu sendok makan madu dan satu sendok teh sari jeruk nipis, dapat menanggulangi mual-mual pada wanita hamil, gangguan empedu, radang lambung, kencing tidak lancar, dan tubuh letih serta lesu (diminum sebelum makan pagi).
  9. Air kelapa ditambah sedikit madu berkhasiat meniadakan akibat buruk dari gairah seks yang berlebihan.
  10. Segelas penuh sari mentimun dicampur satu sendok teh madu dan satu sendok teh sari jeruk nipis bermanfaat memperlancar buang air kecil (dieurectic), keracunan saat hamil dan kencing yang sedikit akibat kurang cairan (diminum dua kali sehari).

Baca Lagi Ah





Kerja Keras Adalah Energi Kita

22 10 2009

Siang itu kami terhenti di sebuah pom bensin dengan logo Pertamina  Pasti Pas. Sekeluarga melakukan perjalanan menggunakan mobil menuju Kebumen pesisir adalah tujuan utama ketika lebaran kemarin. Untuk silaturahmi. Salah satu bilang, ”kenapa ga sekalian aja semua pom bensin itu berlogo Pasti Pas ? Jadi masyarakat awam benar-benar yakin tidak dicurangi. Kadang bisa membuat kesan kalau pom bensin tanpa logo itu takarannya ga bener. Lagian mungkin bisa jadi proses sertifikasi pasti pas bikin pemborosan uang, baik dari sisi pemilik pom bensin atau pihak yang punya kewenangan mengurusi sertifikasi. Ya nggak?”. Ada yang berkilah menjawab, ”itu kaitannya sama standar pelayanan dan berbagai aspek lainnya. Ribet dah ngomonginnya!”. Sesampai di lokasi tujuan, suasana silaturahmi dan bertukar cerita serasa cair. Semua bercengkrama bersama hingga seorang sanak saudara yang bekerja di pertambangan berceloteh. ”Cadangan minyak di negara ini sudah akan habis beberapa tahun mendatang. Ga lama. Jadi negara ini harus kerja keras untuk menemukan energi alternatif. Bisa dibilang kerja keras adalah energi kita jika tidak ingin kehilangan sumber energi lain kelak”.

***

pom hollywoodLain waktu ketika perjalanan menuju Jogjakarta untuk menghadiri wisuda, terhentilah kami di sebuah pom bensin. Bernama unik, ”pom bensin holywood”. Berlokasi di Kulonprogo. Kami menyempatkan sinngah sejenak karena hari sudah mulai gelap. Untuk mengisi bahan bakar mobil dan ishoma. Di pom tersebut fasilitas sudah cukup lengkap mulai dari mushola, toilet dan minimarket. Dan sambil menunggu yang lain, koran terbentang. Terbacalah berita tentang naiknya harga LPG . Bahan bakar yang sudah menggantikan posisi minyak tanah. Di sebuah kolom berita koran lokal Jateng itu kurang lebih tertulis bahwa ketersediaan tabung gas kurang di pasar. Padahal ditargetkan tahun 2010 program konversi tersebut usai. Hanya bisa berharap semoga terlaksana dengan baik. Daripada rakyat-rakyat kecil yang masih mempertahankan minyak tanah kebingungan untuk memasak nasi.

***

Produk

pertaminaSebagai BUMN ternama di negri ini, Pertamina punya peranan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Seperti tadi diungkap di atas, kebutuhan dasar transportasi di negri ini sangat erat sangkut pautnya dengan Pertamina. Tidak hanya itu, tetapi bahkan kebutuhan pangan pun bisa dikaitkan dengan BUMN tersebut. Minyak tanah dan tabung gas elpiji. Dan sebenarnya produk dari perusahaan tambang tersebut masih banyak. Dan bisa dibilang semua punya nilai penting dan krusial. Salah satu media untuk mengetahui dengan detail produk-produk Pertamina adalah melalui website resmi di sini. Sesuai dengan informasi yang ada di situs resmi, produk di bisnis Pertamina terdiri dari bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar khusus, Non BBM, gas, petrokimia dan pelumas.

Baca Lagi Ah





Antara Bantuan dan Utang

10 10 2009

bantuanKoran itu masih dibacanya. ”Pemerintah baru saja menerima bantuan dari asing. Kali ini untuk bantuan bencana”. Teringat di pikirannya sudah beberapa kali berita semacam itu sering dibacanya. Tapi bukan karena bencana, mungkin karena kondisi ekonomi negara yang terhimpit atau semacamnya. Atau hanya sekadar hanya merasa terhimpit di tengah potensi yang seabrek ada. Tidak tahu. Teringat pula, kata-kata seorang rekannya yang berprofesi sebagai wartawan di sebuah media online di jakarta. ”Pas diwawancarai, para petinggi bangsa itu akan menjawab perihal segala bantuan asing yang berkaitan dengan perekonomian itu lebih sering dijawab sebagai bantuan. Lalu bisa jadi mereka akan berkata bahwa segala bantuan itu diambil positifnya saja. Kan itu cukup membantu perekonomian negara. Ya kan!”. Apakah itu budaya untuk sekadar basa-basi atau justru akan terjerumus budaya untuk membohongi publik bahwa negara sering utang. Dan dia pun jadi termangu. Karena terheran saja, terkadang nyata beberapa bantuan itu bukan bantuan. Bantuan itu adalah utang. Tetapi beberapa kali dia menemukan bukan kata utang yang tercetak dan terbit. Tetapi bantuan. Bantuan yang bisa jadi setiap tahunnya ada bunganya. Bisa dari sebuah bank bumi, atau semacamnya. Posisi utang tahun 2008 saja sampai 1.500 triliun rupiah lebih, dan memang kata seorang mentri itu hanya sekitar 30 persen dari nilai GDP. Tapi tetap saja itu berita utang, bukan bantuan.

Bantuan atau lebih tepatnya utang itu mungin diasumsikan oleh para pengambil keputusan bahwa negara adalah sebuah bisnis. Atau mungkin sudah terpatri sebuah paham teori struktur modal dalam bisnis, dimana membolehkan utang sebanyak-banyaknya. Yang berlawanan dengan teori struktur modal traditional approach (intuitif) yang mengatakan bahwa perusahaan tidak boleh utang sebesar-besarnya. Entah. Apakah hanya kepentingan bisnis saja ketika bantuan financial dari asing mengalir ke tanah air? Sepertinya aspek politik, sosial dan lainnya akan mengikuti. Tidak sesederhana proses utang di sebuah bank. Atau memang sistem perekonomian negara yang dibangun oleh para petinggi bangsa sengaja dibudayakan untuk membolehkan berutang sebanyak-banyaknya. Beranggapan rakyat dan negara bisa berdikari itu susah. Lebih enak dan mudah mendapat uang cash dari luar, daripada bermandikan keringat untuk mengolah dan mengelola potensi sendiri. Dan itu wajar. Untuk yang sepaham. Dan seolah kemandirian itu hanya mimpi. Benarkah?





Sedekah

4 10 2009

Ada sebuah rumah yang cukup mewah. Pemiliknya kaya. Suatu hari datang beberapa orang miskin berbaju compang-camping. Mereka terus meminta-minta di depan gerbang rumah. Berharap diberi sedikit nasi atau uang untuk sarapan dan makan. Hari pertama, para pengemis tak digubris. Hari kedua, para pengemis datang lagi dengan harapan yang sama. Jika kedatangan pertama para pengemis diam saja, kini para pengemis mulai bersuara, ”tolonglah kami tuan, beri sedikit kami uang”. Tak digubris lagi. Begitu seterusnya hingga satu minggu. Akhirnya si pemilik rumah bosan. Rupanya si pemberi resah karena diminta-minta terus oleh para pengemis. Si pemilik rumah akhirnya memberi uang kepada para pengemis. Dengan harapan supaya mereka tidak datang lagi, dan si pemilik rumah tidak terganggu lagi dengan para pengemis yang selalu meminta-minta di depan rumahnya.

***

Seorang pejabat teras sebuah wilayah baru saja dilantik. Dia adalah politikus ulung yang pandai bicara. Dia memang bukan seorang pengusaha yang kaya raya. Tetapi kehidupannya bisa dibilang sudah cukup layak. Di wilayah yang dia pimpin terdapat beberapa pengusaha kaya raya. Yang tentu saja kekayaannya melebihi sang pejabat tadi. Tak dinyana dan tak disangka tiba-tiba sebuah bencana menimpa wilayah itu. Sebuah komplek perumahan terkena kebakaran. Hangus terbakar. Dan beberapa pengusaha kaya raya tadi dengan sigap tanpa dikomando segera memberi bantuan, berupa macam-macam barang seperti beras, tenda dan obat-obatan. Rupanya sang pejabat tadi agak sedikit merasa geram. Gumamnya, ”saya ini pejabat, pemimpin tertinggi di wilayah ini. Saya tidak ingin kalah populer dalam hal kedermawanan sama mereka yang pengusaha-pengusaha itu”. Segeralah sang pejabat menyuruh anak buahnya mengirim bantuan ke lokasi kebakaran. Dan tentu saja dengan gelaran konferensi pers yang memaparkan bahwa bantuan bencana dari sang pejabat adalah dari kantong pribadi.

***

Seorang tukang bakso keliling sedang beristirahat di sebuah mushola sambil bersholat ashar di hari jumat. Kira-kira jam 11-an tadi dia berangkat dari rumahnya. Dan kini ia sudah mengantongi uang keuntungan bersih dari penjualan baksonya sebesar 20 ribu. Terkaget benar ketika si penjual bakso akan merebahkan tubuhnya untuk sekedar bersantai di serambi masjid selepas sholat ashar, terdengar banyak kerumuman warga sekitar mushola berlarian dengan membawa ember. Ternyata terjadi kebakaran sebuah rumah. Dan si penjual bakso tadi segera berlari untuk membantu.  Tidak ada tetangga rumah korban kebakaran yang mempunyai mobil. Padahal ada korban jiwa yang tengah kritis dan butuh untuk segera dilarikan ke rumah sakit. Akhirnya si penjual bakso berinisiatif mencari tumpangan angkot yang lewat di sekitar tempat kejadian. ”tolonglah pak, tolonglah segera dibawa ke rumah sakit terdekat”. Si penjual bakso bilang kepada sopir angkot dengan menyerahkan uang 20 ribu hasil kerjanya. Si penjual bakso tanpa berpikir panjang memberikan seluruh uang hasil kerjanya. Ia rela memberikan seluruh hartanya saat itu meskipun sebenarnya itulah harta yang tersisa untuk bekerja lagi esok hari dan memberi makan anak istri di rumah.

Baca Lagi Ah