Pemenang Economic Challenges Awards 2012

19 11 2012

Daftar para peraih penghargaan Economic Challenges Awards 2012 telah dibacakan langsung oleh dua juri, yakni pakar ekonomi UI Rhenald Kasali dan pengusaha Tanri Abeng. Pembacaan tersebut disampaikan dalam acara Economic Challenges yang tayang secara live di MetroTV pada episode Senin 19 November 2012 pukul 21.30 WIB. Economic Challenges Awards 2012 mengambil tema “Global Eye on Indonesia”. Economic Challenges Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada 11 perusahaan nasional terbaik yang mampu bersaing dengan merk global dunia, perusahaan asli Indonesia, dan populer di mata masyarakat. Berikut ini adalah daftar pemenang Economic Challenges Awards 2012 selengkapnya untuk masing-masing kategori industri.

Baca Lagi!





Pameran Pendidikan Vokasi dan Industri

14 06 2012

Pameran Pendidikan Vokasi dan IndustriPameran Pendidikan Vokasi dan Industri merupakan kegiatan yang diperuntukkan bagi masyarakat umum untuk lebih mengerti, memahami dan mendalami tentang hal-hal yang terkait dengan (60 tahun) Hubungan antara Indonesia dengan Negara Jerman. Seperti dikutip dari website resminya, pameran bertujuan untuk lebih memperdalam potensi-potensi yang dapat dikembangkan dalam rangka hubungan Indonesia dan Jerman. Pameran akan dilaksanakan selama 3 hari. Pengunjung pada pameran ini diharapkan dari kalangan dunia pendidikan vokasi (Siswa, Guru SMK, Mahasiswa dan Dosen), pemerhati pendidikan, pemerintah, masyarakat dan industri. Terdapat 3 kegiatan yaitu Seminar Internasional, Workshop, Pameran Pendidikan Vokasi dan Industri.

Baca Lagi!





Pemenang Djarum Black Innovation Award 2011

8 12 2011

Pemenang Djarum Black Innovation Award 2011Pemenang Djarum Black Innovation Award 2011 memang telah diumumkan secara resmi beberapa bulan lalu. Tapi tak ada salahnya untuk sedikit mengulasnya kembali. Karena harapannya kompetisi semacam itu tidak berakhir dengan “antiklimaks”. Ide-ide kreatif anak negri sebetulnya sungguh banyak. Akan tetapi yang kemudian di follow-up menjadi karya nyata yang bermanfaat, bernilai ekonomis atau dengan kata lain menjadi industri, nampaknya hal semacam itu belum menjadi iklim yang cukup baik. Setidaknya itu menurut pengalaman dan pendapat pribadi. Hasil penelitian (baik di kampus maupun luar kampus), kompetisi ide produk, proposal bisnis, dan semacamnnya, memang tidak selalu harus dan langsung bermanfaat menyelesaikan masalah secara jitu di lapangan ataupun menjadi usaha / industri. Karena hasil adalah hadiah, dan proses adalah utama.

Baca Lagi!





Simulasi Sistem Industri

25 03 2011

Penulis adalah Miftakhol Arifin. Lulusan Teknik Industri AKPRIND Jogja dan MagisterTeknik Industri ITS yang lalu menjadi dosen di UPN Jogja. Buku setebal 200-an halaman ini adalah terbitan Graha Ilmu Yogyakarta, 2009. Buku ini berisi tentang pengantar sistem, model dan simulasi, aspek probabilitas, pembangkit bilangan random, simulasi kejadian diskrit, sistem antrian, verifikasi validasi simulasi, simulasi sistem jasa dan sistem dinamik. Ada beberapa salah ketik, salah satu yang cukup fatal di daftar isi. Seharusnya adalah simulasi kejadian diskrit, tapi tertulis simulasi kejadian kredit. Barangkali kalau sudah ada edisi revisi tahun ini, kesalahan ketik semacam itu sudah diperbaiki. Semoga. Karena bagaimanapun juga ketika orang ingin melihat konten buku, maka yang pertama dilihat adalah daftar isi. Dan jika ada kesalah disana maka akan segera kentara dan membekas kurang baik di benak pembaca.

Baca Lagi Ah!





Software untuk Kuliah Teknik Industri

11 10 2009

Seorang teknik industri adalah seorang yang berhadapan dengan sistem. Mereka mempunyai kemampuan untuk merancang, mengimplementasi, maupun meningkatkan sebuah sistem terintegrasi yang terdiri dari manusia, mesin, material, informasi, atau energi. Seorang teknik industri dapat menemukan cara yang lebih baik dalam hal apapun. Kata kunci teknik industri adalah produktifitas, efektivitas, dan efisiensi.

Perkuliahan di jurusan teknik industri mengambil learning model proses manufaktur, yakni sebuah aktivitas yang mencakup proses penentuan bahan baku, produksi, hingga dipasarkan. Ada tiga komponen inti penyusun kompetensi seorang teknik industri. Yakni production engineering, human engineering, dan operation science. Komponen tersebut saling melengkapi dan tidak bersifat meniadakan satu sama lain. Berikut adalah beberapa software yang bermanfaat dan sering digunakan dalam proses belajar mengajar atau perkuliahan teknik industri.

Baca Lagi Ah





PSIT

23 02 2009

psit2

PSIT adalah kepanjangan dari Perancangan Sistem Industri Terpadu. Sebuah praktikum yang diselenggarakan di keilmuan teknik industri. Merangkum dan mengintegrasikan semua keilmuan di teknik industri. Mencakup semua Laboratorium, IPO (Inovasi dan Pengembangan Organisasi), SIMAN (Sistem Manufaktur), APK (Analisis Perancangan Kerja), DELSIM (Pemodelan Sistem) dan DATMIN (Data Mining). Dengan visi utama agar mahasiswa dapat merancang sebuah industri, baik industri dalam artian luas (organisasi perusahaan), maupun organisasi secara lebih mikro (pengembangan unit departemen).

Dengan sebuah studi kasus yang telah diberikan, yakni pengembangan departemen pompa injak di perusahaan manufaktur, maka modul pertama yang harus dilakukan adalah mendesain perencanaan proses. Meliputi BOM (Bill of Material), Precedence Diagram sampai pada OPC dan analisis Line Balancing dengan metode Kilbridge-Wester.

Perancangan stasiun kerja dilakukan untuk memperoleh waktu baku yang pas dan perancangan sistem kerja. Dihasilkan pula gambar CAD mengenai desain kursi dan meja kerja operator.

Pembuatan struktur organisasi (Perancangan Organisasi) dan job description perlu dilakukan agar secara fungsional manajemen, departemen dapat melakukan operasional perusahaan. Dimulai dengan merancang visi, misi dan tujuan departemen. Selanjutnya dilakukan pembuatan skema organisasi dengan langkah pembuatan Task Interdependency, ARC (Activity Relationship Chart) dan Pengelompokan Kegiatan.

Dengan dasar arahan pembangunan sistem manufaktur berbasis sistem informasi, maka pembuatan model SIM (Sistem Informasi Manajemen) harus dilakukan. Dengan langkah awal (menggunakan metode DFD, Data Flow Diagram), maka akan didesain sampai user interface. Dengan tool software menggunakan Microsoft Access.

Simulasi di akhir perancangan dilakukan untuk menentukan optimasi jumlah produk yang bisa dihasilkan unit departemen. Dengan skenario yang telah ditentukan, akan muncul hasil optimal dari simulasi dengan Promodel 7.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.