Riset Pemasaran

29 10 2012

Riset PemasaranRiset Pemasaran atau Marketing Research adalah salah satu kegiatan penelitian di bidang pemasaran yang dilakukan secara sistematis mulai dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, dan interpretasi hasil penelitian. Riset Pemasaran dapat bermanfaat sebagai masukan bagi pihak manajemen dalam rangka identifikasi masalah dan pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah. Hasil riset pemasaran dapat dipakai untuk perumusan strategi pemasaran dalam merebut peluang pasar.  Tujuan Riset Pemasaran adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat sehingga dapat menjelaskan secara objektif kenyataan yang ada. Bebas dari pengaruh keinginan pribadi (political biases). Riset pemasaran sebagai alat bantu Manager menghubungkan antara variabel pemasaran, konsumen, dan lingkungan.

Baca Lagi!





Jurnal yang Dilanggan Dikti

31 08 2012

Jurnal yang Dilanggan DiktiAda beberapa Jurnal Internasional yang dilanggan oleh DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi). Sehingga bisa diakses (via koneksi Internet) oleh para civitas akademia Kampus guna keperluan terkait misalnya untuk kepentingan riset atau penelitian. Beberapa akses Jurnal Ilmiah tersebut yakni : search.proquest.com (Proquest), search.ebscohost.com (Ebscohost), dan infotrac.galegroup.com/itweb (Gale). Untuk bisa masuk dan mengakses beragam topik Jurnal di dalamnya baik akses dari luar Kampus maupun lingkungan internal Kampus, silakan menghubungi pihak terkait di Kampus masing-masing (misalnya pengelola Digital Library Kampus), guna mendapatkan username dan password.





Jurnal Teknik Industri

10 04 2012

Jurnal Teknik IndustriDownload kumpulan Jurnal Teknik Industri dapat melalui link-link berikut ini. Link dari alamat website beberapa universitas atau kampus, merupakan kanal tersendiri yang menyediakan Jurnal Ilmiah hasil penelitian (Prosiding, dan semacamnya). Baik jurnal Teknik Industri dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Ada yang dapat di-download atau diunduh secara penuh, ada pula yang hanya dapat dilihat abstraknya saja. Sesuai dengan kebijakan pihak civitas akademia setempat, barangkali juga disesuaikan dengan kriteria jenis Jurnal Ilmiah (tentang status akreditasi dan seterusnya). Kumpulan Jurnal Teknik Industri :

Baca Lagi!





Spanduk BBM Bersubsidi

15 11 2011

Spanduk BBM BersubsidiSepertinya belum ada data resmi yang dirilis pihak terkait mengenai : bagaimana pengaruh sosialisasi lewat media spanduk tentang “BBM bersubsidi“, terhadap penggunaan BBM bersubsidi masyarakat Indonesia. Apakah cukup berpengaruh sehingga penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran, atau tidak? Tentu jawaban atau data yang diharapankan berupa ukuran-ukuran tertentu yang masuk akal. Sudah beberapa bulan spanduk “BBM Bersubsidi” tersebut terpampang di beberapa SPBU. Bahkan hingga kini ada yang sudah rusak dan lepas. Sehingga, jika memang belum ada studi perihal itu, maka sebetulnya adalah topik yang bagus untuk dilakukan penelitian/riset (untuk skripsi, tesis dan seterusnya) guna mengukur ketepatan kebijakan / strategi itu. Bidang studi atau konsentrasi yang terkait antara lain : ilmu komunikasi, teknik & manajemen industri, statistika, ekonomi, dan studi kebijakan energi.

Pemerintah memang lebih memilih media spanduk untuk sosialisasi (media lain seperti sosialisasi lewat iklan televisi) dan edukasi agar BBM bersubsidi tepat sasaran. Walaupun sebetulnya opsi lain agar tepat sasaran itu masihlah banyak. Misalnya penggunaan smartcard, opsi ideal yang jitu tapi memang butuh SDM yang cukup dan kesiapan lainnya. Atau, cobalah opsi lain sosialisasi edukasi agar pengguna kendaraan pribadi tepat memilih BBM. sesuai dengan bialangan oktan mesin. Bekerjasama dengan pihak pabrikan otomotif (bengkel, showroom, dll), kampus, instansi resmi dan seterusnya.

Baca Lagi!





Sepatu Ortopedi untuk Flat Feet

18 05 2011

Tidak semua telapak kaki membentuk cekungan pola pada umumnya. Ada yang rata, disebut dengan flat feet. Sebuah kelainan semenjak kecil atau pada saat bayi. Biasanya akan sedikit mengalami hambatan dalam proses belajar berjalan. Cepat capek, pun ketika sudah dewasa juga dapat mengalami hal serupa. Sehingga terkadang membutuhkan terapi tertentu, begitu kata dokter. Dan tentu membutuhkan sepatu khusus untuk mempermudah. Sepatu orthopedi yang didesain khusus. Ada yang bilang, merk sepatu macam birkenstocks merupakan salah satu sepatu orthopedi untuk flat foot. Tapi alangkah lebih tepat jika tidak asal membeli, tapi bertanya kepada ahlinya macam dokter bedah orthopedi terlebih dahulu. Sehingga sepatu yang dihasilkan ergonomis; design to order. 

Baca Lagi Ah!





Mencegah Plagiat

22 04 2010

Belum lama ini, sebuah kampus ternama di bandung sedikit menjadi buah bibir lagi. Bukan karena namanya yang melegenda menjadi mantan kampus Bung Karno atau segudang prestasi membanggakan lainnya. Melainkan karena sebuah kasus plagiat yang membawa beberapa nama para pengajarnya. Dan menurut beberapa pakar serta aktivis akademis, sebetulnya fenomena plagiat di kalangan kampus bukan hal baru. Artinya kejadian di kampus bandung tersebut hanyalah sebuah sentilan kecil. Kasus lain yang tidak tercium media dan hanya menjadi rumor yang penyelesaiannya hanya di tingkat internal kampus masih banyak.

Mengapa bisa terjadi demikian? Alasan klise pandangan umum masyarakat bisa jadi mengarah ke sebuah ironi di mana perhatian seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta dan lainnya terhadap aspek pendidikan masihlah minim. Bukti sederhananya adalah anggaran dana dan gaji para pendidik. Lalu ada yang mengembangkan alasan lain yang lebih ilmiah dan tentu lebih berdasarkan pengalaman. Yakni mengenai masih minim dan kurangnya perhatian terhadap pemahaman dan definisi ”plagiat” di tingkat kampus atau perguruan tinggi. Misalnya ketika mata kuliah metodologi penelitian, yang notabene seharusnya diajarkan di setiap jurusan apapun dan diusahakan sedini mungkin diperkenalkan kepada mahasiswa, maka hal itu tidak banyak dilakukan oleh kalangan kampus.

Definisi plagiat dan seberapa jauh sebuah penelitian dikatakan plagiat juga jarang diajarkan. Bahkan pada buku panduan tugas akhir atau penelitian, masih jarang disebut dan disinggung tentang larangan plagiat. Mungkin karena pihak penentu kebijakan kampus bersikap prasangka baik bahwa akademisi kampus tak mungkin berperilaku curang. Tapi nyatanya, hal itu terjadi. Kekhawatiran jangka panjang, jangan sampai seperti kasus-kasus korupsi. Yang berulang dengan jangka waktu bulanan, bahkan mingguan dan rutin secara harian muncul kasus baru di media. Sehingga orang-orang yang berkecimpung di dunia pendidikan getol. Pendidikan ”anti-korupsi” diajarkan sedini mungkin. Bahkan semenjak sekolah dasar, dengan contoh membuat kantin kejujuran. Jangan sampai analogi ini membawa sebuah usulan untuk membuat mata kuliah berjudul ”anti-plagiat”. Terlalu naif.

Baca Lagi Ah!





Garba Rujukan Digital

19 02 2010

Satu lagi hadir sebuah web penyedia berbagai hasil penelitian mahasiswa. Besutan Dikti. Garba Rujukan Digital atau Garuda, Referensi Ilmiah Indonesia – Indonesian Scientific Resources. Dengan tampilan interface yang bergaya minimalis mirip situs pencari google, web ini menyediakan hasil penelitian dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Meskipun sepertinya belum lengkap, belum semua judul dan perguruan tinggi terintegrasi, serta tidak semua penelitian tersedia dalam bentuk full version ebook pdf lengkap. Tapi web ini layak dijadikan rujukan untuk mencari informasi mengenai sebuah penelitian. Apalagi bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir, skripsi, tesis atau penelitian lainnya. Tinggal memasukkan kata kunci yang diinginkan pada kotak yang telah tersedia. Lalu akan tampil beberapa rujukan judul. Langsung saja cek ke tkp di sini.

Entah kapan resminya web ini diluncurkan, tetapi semoga menjadi solusi yang bagus untuk menangkal berbagai hal negatif dalam penelitian mahasiswa seperti kasus plagiat. Dan juga untuk lebih memasarkan riset atau penelitian mahasiswa agar bisa dipakai dan diterapkan di dunia nyata. Tidak sekedar tersimpan menjadi naskah jadul di perpustakaan.





Pemasaran Riset

27 07 2009

Riset atau penelitian merupakan sebuah hasil kajian ilmiah yang memang di tanah air lebih banyak terpusat di tingkat Perguruan Tinggi atau Universitas. Walaupun sebenarnya riset dapat dilakukan di mana saja dan oleh siapapun. Akan tetapi, wacana yang berkembang di masyarakat lebih kentara bahwa mahasiswa dan Perguruan Tinggi adalah pusat penelitian ilmu pengetahuan. Sebenarnya jika dilihat dari kemanfaatanya, maka penelitian bisa dikategorikan dalam 2 jenis. Bersifat hulu (umunya bersifat pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri, misalnya pada jurusan matematika untuk merumuskan model matematis) dan hilir (bersifat aplikatif yang kemanfatannya bisa diterapkan untuk kebutuhan industri atau semacamnya, misalnya pembuatan alat bantu yang bersifat ergonomis pada jurusan teknik industri). Salah satu hal yang sering salah kaprah adalah pemahaman batasan riset dan hasilnya. Sebuah skripsi atau tugas akhir dan semacamnya adalah penelitian atau riset. Tetapi yang sering berkembang bahwa penelitian atau riset harus selalu bersifat fisik atau teknologi aplikatif (hilir). Padahal tidak selau seperti itu. Selain itu, kata riset atau penelitian masih sering diasumsikan sesuatu yang rumit dan ”wah”. Padahal bukan kerumitannya yang dipentingkan, tetapi kemanfaatannya dalam penyelesaian masalah. Karena penelitian berawal dari sebuah masalah. Bisa saja menggunakan cara atau metode sederhana tetapi kemanfaatannya berlipat ganda.

Kata teknologi juga sering berkembang pada artian fisik atau alat dan produk. Padahal teknologi juga bisa diartikan sebuah metode atau cara tertulis. Tidak selamanya bersifat fisik. Sebuah bangsa yang besar sudah sepatutnya menguasai teknologi, khususnya hasil riset yang bersifat hilir. Tetapi bukan berarti bahwa penelitian yang bersifat hulu tidak bermanfaat sama sekali, karena hal tersebut akan saling melengkapi.

Di negara maju, pusat riset atau penelitian dikembangkan oleh laboratorium baik yang dimiliki oleh pemerintah (universitas atau departemen / dinas pemerintahan dan semacamnya) maupun swasta. Di negara kita tercinta, iklim penelitian di lab rupanya kurang terbangun dengan baik. Yang lebih berkembang di laboratorium universitas mungkin bisa dikatakan baru sebatas sebagai pusat pelatihan, secara umum belum banyak menghasilkan penelitian yang riil bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan laboratorium sejatinya bukan hanya untuk keilmuan yang bersifat eksak (ilmu alam, teknik, kedokteran, komputer dll) melainkan juga keilmuan sosial ekonomi. Pusat penelitian di laboratorium yang dimiliki pihak swasta di negara kita memang belum banyak. Perlu dikembangkan dengan dukungan penuh pemerintah. Penelitian di laboratorium milik perguruan tinggi juga perlu ditinjau ualng kebijakan pemanfaatannya. Di negara yang memiliki teknologi maju seperti Jepang, semua penelitian terpusat. Artinya negara atau pemerintah memegang peranan penting dalam hal mengelola dan memberikan bantuan penelitian baik oleh pihak perguruan tinggi maupun swasta. Dan semua keilmuan hasil penelitian harus diketahui oleh negara. Negara memberikan ruang yang cukup lebar dan terbuka untuk itu.

riset

Sudah banyak tulisan atau pendapat yang menyatakan bahwa hasil riset atau penelitian mahasiswa di universitas-universitas negara Indonesia cukup banyak dan mempunyai nilai kemanfaatan yang baik. Dengan asumsi seperti itu, maka yang perlu diperbaiki memang dalam hal pemasaran. Sudah banyak pula pakar atau praktisi yang menyoroti perlunya pembenahan dalam hal pemasaran hasil riset atau penelitian di universitas. Penelitian tersebut bukan hanya hasil dari upaya seorang mahasiswa, tetapi juga bisa berasal dari dosen atau karyawan dan bersifat kolektif. Banyaknya riset yang hanya menjadi bahan bacaan di perpustakaan dan belum terserap atau terasa kemanfaatanyya bagi masyarakat (baik untuk masyarakat umum maupun dunia industri) merupakan salah satu bukti bahwa memang perlu pembenahan agar hasil riset atau penelitian itu terserap dan betul-betul memberikan kemanfaatan. Dengan asumsi dasar bahwa mutu atau kualitas penelitian di tingkat universitas sudah baik, maka yang perlu dibenahi adalah jaringan [emasaran dan sumber daya manusia (SDM) pengelola. Harapan dari terserapnya hasil riset ini untuk kemajuan teknologi di negara Indonesia.

Sebuah solusi strategi, maka perlu tim khusus independen (terdiri dari pemerintah, swasta dan instansi pendidikan) yang bertugas menangani pemasaran riset. Beberapa hal operasional setelah itu yag bisa dilakukan adalah pemberdayaan sistem informasi melalui jaringan perpustakaan nasional. Selain itu, perlu dibuat pelatihan teknologi untuk industri. Tim pemasaran bisa membat sebuah web interaktif yang menampilkan semua hasil penelitian di universitas mulai dari jenjang diploma hingga doktoral bisa ditampilkan. Dengan harapan akan menjembatani antara dunia akademisi dan praktisi.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.