Corat Coret Sembarangan

21 08 2008

Ada yang corat-coret di tembok, tiang listrik, pagar rumah orang, jembatan dan seterusnya. Itu sepertinya ulang oknum atau sebagian orang untuk ekspresi diri dan unjuk gigi. Atau bisa diartikan “kurang kerjaan”. Sepertinya memang hal sepele tapi akarnya cukup mendasar. Kalau saja semua kemiskinan mendekati tidak ada, maka semua masyarakat akan puas dan saling menghargai. Karena ajang aktualisasi diri tentu bisa lebih elegan. Bukan corat-coret sembarangan.

Kasian sekali bagi yang temboknya baru dicat putih bersih di perkotaaan. Tidak sampai seminggu, para anak muda yang tergabung dalam sebuah geng itu akan segera berekspresi dengan kurang etis. Tapi menyalahkannya juga percuma, sia-sia karena keadaan tidak akan berbalik dengan cepat. Atau mugnkin perlu cat anti vandalisme? 😀