Corat Coret Sembarangan

21 08 2008

Ada yang corat-coret di tembok, tiang listrik, pagar rumah orang, jembatan dan seterusnya. Itu sepertinya ulang oknum atau sebagian orang untuk ekspresi diri dan unjuk gigi. Atau bisa diartikan “kurang kerjaan”. Sepertinya memang hal sepele tapi akarnya cukup mendasar. Kalau saja semua kemiskinan mendekati tidak ada, maka semua masyarakat akan puas dan saling menghargai. Karena ajang aktualisasi diri tentu bisa lebih elegan. Bukan corat-coret sembarangan.

Kasian sekali bagi yang temboknya baru dicat putih bersih di perkotaaan. Tidak sampai seminggu, para anak muda yang tergabung dalam sebuah geng itu akan segera berekspresi dengan kurang etis. Tapi menyalahkannya juga percuma, sia-sia karena keadaan tidak akan berbalik dengan cepat. Atau mugnkin perlu cat anti vandalisme?😀


Aksi

Information

3 responses

14 05 2011
Kotak pos, tiang listrik dan vandalisme di Yogyakarta « nurrahman's blog

[…] gambar di atas hanya beberapa dari puluhan kotak pos yang mengalami corat-coret. Di sebelah kanan adalah kotak pos di jalan magelang, dan yang di belah kiri adalah kotak pos di […]

24 02 2012
Fasihkhan

tapi sebenarnya, jika mereka diberikan lahan untuk corat-coret oleh pemerintah, mungkin mereka tidak akan corat-coret sembarangan…..

25 02 2012
nurrahman

ada benarnya, asalkan ada pemimpin pemerintah yang mau mengambil strategi kebijakan itu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: