Ketika Cinta Bertasbih

18 12 2008

Penulis adalah Habiburrahman El Shirazy atau yang akrab dipanggil Kang Abik. Pertama kali dicetak pada tahun 2006. Untuk seri Dwilogi ini yang pertama. Penerbit Republika. Sang pengarang adalah penulis Ayat-ayat Cinta. Novel religius yang sukses di pasaran hingga di filmkan oleh sutradara Hanung Bramantyo dan salah satu tokoh utama Zaskya Adiya Mecca.

Menceriterakan perjuangan seorang Khairul Azzam. Mahasiswa Universitas tertua di dunia, Al Azhar di Kairo, yang berjuang untuk belajar dan berwirausaha. Guna mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri dan keluarganya di dukuh Sraten Kartasura Sukoharjo. Di sana tinggal Ibunda tercinta Ibu Nafis, dan dua adiknya Husna dan Lia. Sedangkan si kecil Sarah tinggal di pondok pesantren.

Sepeninggal Ayahanda Azzam setelah kecelakan lalu lintas, Khairul Azzam berusaha mengubah cara hidupnya sebagai mahasiswa perantauan di Mesir. Dahulu bisa belajar dengan giat, tekun dan mengikuti beberapa organisasi, harus menjadi seorang penjual bakso dan tempe guna menghidupi keluarganya.

Tokoh utama wanitanya adalah Anna. Anna alfathunnisa seorang mahasiswa S2 yang merupakan putri seorang Kyai di desa Wangen Polanharjo Klaten. Berbeda nasib dengan Azzam, Anna adalah mahasiswa tulen yang tekun, cantik, rupawan, pintar dan disegani mahasiswa lainnya karena kecerdasannya.

Diceriterakan dengan happy ending, Khairul Azzam akhirnya menikah dengan Anna Alfathunnisa. Namun, perjalanan untuk menuju jenjang pernikahan kedua insan tersebut berliku, panjang dan tak disangka sebelumnya. Hanya doa, harapan dan ikhtiar yang menyertainya. Mungkin inilah yang menyebabkan sang penulis memberi judul kisah cinta mereka dengan sebutan “bertasbih”. Subhannal. Maha Suci Allah, yang menciptakan segala sesuatu dan menetapkan segala sesuatu. Manusia hanya wajib berusaha.

%%%%%%

kcb11 Buku atau novel pertama Dwilogi pembangun jiwa ini mengkisahkan perjalanan Azzam semenjak ali pertama menginjkkan kaki di Mesir, perjuangan menjadi penjual bakso dan tempe, hingga perjalanan menuju kepulangannya di Indonesia. Seiring dengan itu pula, sang Adik, Husna, telah tumbuh menjadi seorang sastrawan muda dengan karya-karya yang cukup diminati masyarakat. Seorang psikolog lulusan UNS (Universitas Sebelas Maret Surakarta). Adinya lagi, Sarah, telah lulus menjadi seorang guru. Dia adalah lulusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).

Di Mesir, Azzam selalu disibukkan dengan aktivitas menjadi enterpreneurship handal. Mandiri dan tetap menjadi insani yang disegani sesama mahasiswa di Mesir. Tidak banyak yang kenal siapa Azzam bagi lingkungan dakwah kampus, karena memang kehidupannya lebih banyak di lapangan. Mencari rejeki dengan berwiraswasta. Azzam adalah sosok yang disegani bagi teman-teman mahasiswa satu flat. Dia adalah sosok tetua yang selalu bisa menjadi solusi untuk masalah percintaan rekan-rekannya. Cinta kepada sesama manusia, sampai cinta hakiki hanya kepada Allah SWT.

Beberapa tokoh juga dikisahkan seperti halnya Furqon. Mahasiswa Al Azhar asal Jakarta yang pada mulanya menjadi jodoh Anna. Tapi karena kasus penyakit AIDS yang menimpa Furqon, pernikahan tersebut kandas di tengah jalan.

Ada juga tokoh wanita kedua yan juga menjadi sentral penseriteraan, Elliana. Seorang artis lulusan Prancis yang merupakan anak duta besar Mesir untuk Indonesia. Tokoh cantik tapi sangat liberal.

%%%%%%

kcb2 Novel kedua, mencoba menjabarkan bagaimana lika-liku Azzam untuk memperoleh jodoh. Dimulai dengan kepulangan Azzam ke tanah air. Menjadi wirausaha bisnis buku, penjual bakso, sampai suatu ketika nyawa sang Ibu harus dipanggil ke Rahmatullah.

Tokoh Eliana lama-kelamaan tenggelam di buku kedua. Entah apakah Kang Abik memang hanya menjadikan Elliana sebagai tokoh yang bersifat penyedap atau entah karena alasan lain.

Furqon akhirnya bercerai dengan Anna. Dan sang bidadari Anna bersanding hidup dalam bahtera rumah tangga yang bahagia bersama Azzam.

Dalam novel ini, hanya sedikit menceriterakan tokoh yang jahat. Yang mencoba merusak alur ceritera. Hanya beberapa saja yang ditempilkan sebagai tambahan cerita. Misalnya temannya Husna yang ternyata telah hamil di luar nikah. Atau Miss Italiana yang mengelabui Furqon dengan foto-foto tidak senonoh, sampai isu Furqon menderita AIDS.

Melalui novel ini, Kang Abik mencoba menghadirkan sebuah cerita insan manusia dalam menemukan jodohnya. Dengan ketulusan dan keikhlasanlah seorang muslim akan menemukan jodohnya yang sejati. Jodoh yang di akhirat nanti bisa diajak bersanding bersama menikmati aroma wangi surgawi. Perjuangan memegang teguh nilai iman digambarkan dalam diri Azzam. Serta pula perjuangan untuk menjunjug tinggi harga diri, martabat dan keyakinan sebagai seorang muslim. Sesudah kesulitan diapit dua kemudahan.

Iklan

Aksi

Information

5 responses

20 12 2008
nurrahman18

sebenarnya menurutku ada yang sedikit “ganjil” (baca: cerita yang kurang logis) dari novel ini. yakni perihal pernikahan annna dengan furqon, kenapa “dibuat cerita” bahwa selama beberapa bulan mereka mengarungi bahtera rumah tangga, tidak sampai terjadi hubungan layaknya suami istri yang sesungguhnya. kurang logis di dunia nyata.

7 09 2010
Bumi Cinta « nurrahman's blog

[…] pada novel sebelumnya Ayat-ayat Cinta dan KCB, penulis memang menyuguhkan karakter tokoh utama yang hampir mirip. Seorang santri yang berwawasan […]

18 09 2010
sony

bhgia’ny aq bsa mnonton film KCB smpe habis,crita’ny sngat bagus sdan religius. q juga pngen nih sperti mas azzam,bsa kuliah sdi AL-Azhar Cairo. tmen2 mnta do’anya yaaa.aminn……….

26 06 2012
Trilogi Novel Dahlan Iskan | Arif's Blog | Kumpulan Hobi

[…] mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri serta keluarganya yang berada di Indonesia. Ketika Cinta Bertasbih (KCB) sukses dibuat film yang tayang pada […]

23 11 2012
Tawadhu’ | Arif's Blog | Kumpulan Hobi

[…] *sekadar kutipan dari novel ‘ketika cinta bertasbih’ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: