Golput Haram

13 02 2009

Golongan putih, atau lebih dikenal sebagai sebuah istilah untuk menggambarkan bahwa seorang warga Negara Indonesia tidak memilih atau menggunakan haknya (dengan dasar hukum konstitusi, UU) dalam sebuah pemilu atau pemilihan umum. Baik pemilu kepala daerah, pemilu calon legislatif atau presiden. Berikut adalah statement dari Ustadz Yunahar Ilyas, seorang anggota MUI (Majelis Ulama Indonesia), yang mengutarakan fatwa MUI dengan lebih jelas. Di sebuah kesempatan kajian di Jogja. Fatwa mengenai golput dalam pemilu. Yang sangat jarang dikutip oleh media (cetak dan elektronik), entah dengan alasan atau dalil apa. Dan penulisan statement berikut sama sekali bukan bertujuan untuk menyudutkan salah satu atau beberapa pihak. Dan bukan pula untuk menarik kesimpulan benar atau salah, dan pro atau kontra. Menjadi intrepretasi masing-masing orang dengan pemahaman dari sebuah dasar hukum tertentu.

golput Sebelumnya perlu dipahami terlebih dahulu mengenai apa itu fatwa, ijma’ dan posisi MUI di Indonesia. MUI adalah sebuah lembaga representasi dari kesepakatan ulama-ulama di seluruh Indonesia. Dibentuk di bawah naungan pemerintah. Sehingga tentunya ada sebuah pertanggungjawaban baik secara moril maupun materiil terhadap pemerintahan. Memang belum sepenuhnya menjadi semacam Mufti, atau seorang pemimpin tertinggi di sebuah Negara Islam dalam urusan agama (seperti di Malaysia, Arab Saudi, dll). Karena memang Indonesia bukan Negara islam. Tetapi Negara kesatuan yang berbentuk republik, dengan sistem pemerintahan demokrasi kerakyatan.

Ijma’ adalah sebuah kesepakatan bersama untuk menentukan hukum sebuah perihal yang berkaitan dengan kemaslahatan umat (umumnya karena modernisasi kehidupan sosial), atau persoalan ijtihadiyah. Memang nomor kesekian kali dari Al Qur’an sebagai dasar tertinggi hukum umat islam. Ijma’ memang dilakukan jika sebuah hukum mengenai sebuah perihal tidak secara eksplisit ada, tetapi tetap melandaskan hukum dasar umat muslim (Al Qur’an dan Hadits). Dalam hal ini, dari keberadaan MUI, apabila MUI melihat ada sebuah kegundahan atau sesuatu yang menjadi topik kontroversial di masyarakat, MUI akan mencoba mengeluarkan fatwa dengan ijma’. Dalam mengeluarkan sebuah fatwa, MUI tidak melakukan vooting, tetapi adu argumen.

Dan fatwa MUI mengenai golput pemilu adalah dari sebuah ijma’. Fatwa berasal dari bahasa Arab فتوى‎. Secara harfiah bisa diartikan sebagai sebuah keputusan atau nasihat resmi yang diambil oleh sebuah dewan mufti atau ulama. Tidak akan ada sanksi hukum (secara konstitusional berdasarkan UU) bagi yang tidak menjalankan fatwa MUI.

Berikut pernyataan dari Ustadz Yunahar : “Golongan putih atau golput dalam pemilu, haram dilakukan oleh umat muslim di Indonesia. Jika, ada calon pemimpin muslim yang pantas dipilih dengan kriteria benar-benar seorang mukmin. Antara lain dibuktikan dengan sholat dan zakat. Dimana hal-hal tersebut bisa menggambarkan kebersihan harta dari calon pemimpin, kebersihan hati dan kepeduliannya terhadap rakyat kecil. Selain itu tentu saja calon pemimpin tersebut mempunyai sifat sidik dan amanah. Jujur dan melaksanakan sebuah janji yang telah disepakati. Memililh seorang pemimpin muslim dalam islam adalah wajib”. (merujuk pada Al Maidah 55 dan An Nisa 59, Al Qur’anul Karim).

Iklan

Aksi

Information

19 responses

13 02 2009
ressay

Jika golput diartikan tidak dateng sama sekali ke TPS, menurutku jangan sampai dilakukan. Karena kertas suara yang perawan, bisa disalahgunakan oleh panitia pemungutan suara yang gak bertanggung jawab.

So, dateng ja ke TPS. Buat surat suara Anda tidak sah jika Anda tidak senang dengan calon yang ada. Coret ja semuanya.

13 02 2009
feeds.bloggerpurworejo.com » Golput Haram

[…] Golput Haram Filed under: Uncategorized — @ 8:33 am […]

14 02 2009
LiputanOne

waduh kalo golput haram, pertanyakan kembali hukum demokrasi dalam Islam seperti apa?! mungkin kasusnya beda ketika pada pemilihan capres yang memilih pemimpin langsung negeri ini. tapi kalau untuk milik caleg, saya tetep golput. sama sekali ga percaya ma mereka. terlalu banyak cerita politisi busuk sih

14 02 2009
ry0n

wahhh.. saya dah 17 tapi males milih… males bikin ktp.. males bikin SIM.. males segala-galanya..

14 02 2009
blonty

terserah orang MUI mau bikin fatwa apa saja. toh gak diikuti juga gak dosa. soal milih pemimpin, kalau dia seorang muslim, pilih yang berani mengumumkan zakat hartanya saja. dari sana ketahuan kekayaannya seberapa dan bisa ditebak hartanya berasal dari mana saja. dengan gaji tertentu, pendapatn lain tertentu, apa yang sudah dimilikinya dan sebagainya, akan ketahuan moralitasnya.

tapi kalau tetap disuruh milih, ya aku tetap akan golput. untuk urusan golput, aku siap menanggung dosanya di akherat kelak… (aku yakin Gusti Allah mboten sare dan gak ikut-ikutan mikir negaranya manusia)

14 02 2009
nurrahman18

monggo, silakan mengeluarkan unek2 dan pendapat..(sekadar berbagi)

15 02 2009
Sadat ar Rayyan

fatwa yang aneh…

17 02 2009
olvy

golput adalah pilihan, kalo aku sih mending nyoblos yang kena di hati *yang kemarin lagi digugat gara2 demo ttg palestina n israel itu lho…maap kok jd kampanye terselubung*

dengan memilih berarti kita punya pilihan yang memang seharusnya kita pilih karena mereka yang dipilih adalah orang2 terpilih *pusing neh*

18 02 2009
Andi

Ketika mendengan kata fatwa, haram, ulama, maka pikiran saya langsung tertuju pada Islam.

Oleh karena itu, saya tetep dengan pendapat saya, mas. Perlu adanya pengkajian ulang terhadap fatwa itu. Fatwa harus menyeluruh, gak bisa separo2. Kalo dianalogikan, jika golput diharamkan, maka seharusnya partai yang nggak mengusung Islam pun harus diharamkan.

Kita bisa liat gimana pendapat para pakar hukum terhadap fatwa itu. Sudah tepatkah atau kurang tepat.

Terakhir, golput adalah pilihan untuk tidak memilih, dan itu adalah hak semua orang untuk melakukannya. Amerika yang notabene adalah mbahnya demokrasi saja belum pernah melarang warganya untuk golput (setau saya ni mas).

Dan terakhir, kita tetap piss… 🙂

20 02 2009
ariefz45

Wah, ternyata sekarang KPU bekerjasama dengan MUI untuk dapat mensosialisasikan PEMILU ke Rakyat.

Bagus sih……… Tapi kok kayaknya gimana gt……..

http://ari3fz.student.fkip.uns.ac.id

20 02 2009
ariefz45

Tukar link yuk mas……

24 02 2009
Ordinary Kid

Terlalu skeptis kah diri kita dengan cara golput yang pengennya sih “menghukum” politisi-politisi bejat?
Anda tidak memilih justru politisi-politisi bejat itu yang secara perlahan-perlahan menghancurkan negara ini.
Kalau merasa cerdas, justru memilih yang terbaik, sekalipun di antara orang-orang yang buruk.

Masa poster-poster caleg yang banyak gak karuan itu tidak ada satupun yang berkualitas.
“Pake kacamata hitam itu pasti melihatnya”, Syafi’i Maarif, Ketua Bidang Fatwa MUI.

26 02 2009
zonapikir

Golput Haram, Buah dari Hilangnya Kepercayaan Rakyat!
Selama pemilu hanya berkisar pada pemilihan sosok pemimpin atau wakil rakyat saja, jangan salahkan rakyat jika golput di tahun 2009 ini akan meningkat, dan akan meningkat terus pada pemilu periode akan datang. Yang diperlukan sekarang adalah pergantian sosok para wakil rakyat dan pemimpin serta penerapan sistem yg baik (selain sistem kapitalisme, demokrasi, ataupun sosialisme)

27 02 2009
Wibowo

”GOLPUT HARAM ?”
Aq bngung ni, gmana ya sbnarny bsk pas pemilu aq ingin milih, tp krena tugas kerja aq ga bsa dteng k TPS jd ga bsa nyoblos (cz aq pgwai KERETA API/Masinis) ! Jd status gw apa ni hukumX ?

Yg mo komentar kirim ja ke dik.bowo@gmail.com

15 03 2009
Toto Ichwanto

yang jelas saya juga bingung kalo golput jadi haram…. baiknya, ada partai yang isinya mengaspirasi golput… tidak perlu ada wakil rakyatnya, tidak perlu memiliki kandidat presidennya, tapi memiliki anggota yang banyak banget….

28 03 2009
dir88gun

assalamu alaikum wr. wb.

Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/24/hukum-pemilu-legislatif-dan-presiden/

sudah saatnya kita ganti sistem, semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

wassalamu alaikum wr. wb.

28 03 2009
gilang mahardika

jiahahaha… aku hanya bisa tertawa om.. bahkan MUI pun terlihat menggelikan..
😀
golput bukan hanya suatu pilihan.. tetapi juga suatu gerakan.. memang banyak cara lain untuk memulai pergerakan… tapi untuk saat ini golput adalah PILIHAN terbaik..
yahh,, sebagai manusia kita jangan munafik lah.. sog2 gag taw permainan mereka.. berubah lah demi bangsa ini,, kliatan banget indonesia udah murka.. berapa banyak musibah lagi buat buka mata kalian… hhh

31 03 2009
aryu

Jangan golput deh! masa ga mikirin nasib negara? ok2x?

16 04 2009
saiful ichsan

Yakin seyakin-yakinnya SAYA TIDAK AKAN GOLPUT….!!!!!
jika?
ada capres /cawapres yang berani miskin untuk rakyatnya, berani mengatakan dirinya bersalah jika bersalah, bersenyum bila mendapat kritikan, berani mati bila di jalan yang benar, tidak ngambek kalau kurang tidur, tidak sewot bila di demo, berani langsung disumpah pocong dan, tidak pernah telat sedetikpun dalam menjalankan kewajiban sembahyang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: