Metode Penelitian Bisnis

29 06 2009

Penulis : Prof. Sugiyono (UNY)

Penerbit : Alfabeta, Bandung

Tahun Terbit : 2008

Tebal halaman : 540-xx

metopelSebenarnya Prof.Sugiyono telah menulis banyak sekali buku mengenai penelitian. Karena memang konsentrasi keilmuan Beliau mengenai hal itu. Salah satu buku terdahulunya adalah :Metode Penelitian Administrasi, 2004”. Buku yang berjudul “Metode Penelitian Bisnis” ini saja merupakan cetakan yang kesebelas.

Ketika penelitian ilmiah mulai disoroti tajam akhir-akhir ini, salah satu pemicunya dengan melihat fenomena banyaknya lembaga-lembaga survey, maka salah satu komponen dalam penelitian yang makin diperhatikan dengan jeli adalah state of the art. Apa itu? Yakni penelusuran secara ilmiah mengenai keterkaitan dengan sumber referensi penelitian yang terdahulu. Penelitian yang dibahas di sini lebih diartikan secara ilmiah. Yakni penelitian terstruktur dan berdasarkan bahan-bahan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Akan tetapi bukan melulu mengenai penelitian di institusi pendidikan (skripsi, tesis dan disertasi), tetapi juga meliputi penelitian bisnis (penilitian di perusahaan, survey, dll). Penulis memberikan pengertian secara jelas sebagai berikut; metode penelitian bisnis dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid degan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam bidang bisnis.

Penulis mencoba memaparkan bahwa dalam buku ini berisi tiga pendekatan, yakni kuantitatif, kualitatif dan R&D (research and development). Di bagian daftar isi juga terlihat jelas pemisahannya dimana bagian satu menjelaskan perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif, bagian 2 adalah kuantitatif, bagian 3 adalah kualitatif, bagian 4 adalah bagaiamana membuat proposal penelitian, dan terakhir adalah penelitian pengambangan (R&D).

Secara umum ada langkah-langkah atau bagian yang harus betul-betul dipahami seorang peneliti, yakni

  1. Proses penelitian, variabel dan paradigma (meliputi latar belakang, rumusan masalah hingga tujuan)
  2. Landasan teori, kerangka berpikir dan hipotesis
  3. Metode penelitian/eksperimen
  4. Populasi dan sampel
  5. Skala pengukuran dan instrumen penelitian
  6. Teknik pengumpulan data
  7. Analisis data

Penulis tak lupa memberikan contoh analisis data.

Secara garis besar, penulis memisahkan dua jenis penelitian. Yakni kuantitatif dan kualitatif. Keduanya berbeda. Ada 3 hal yang menjadi variabel perbedaannya. Yakni perbedaan akisoma (pandangan dasar), karakteristik penelitian dan proses penelitian. Penelitian kuantitatif mempunyai hubungan variabel sebab-akibat (kausal) sedangkan penelitian kualitatif bersifat interaktif / timbal-balik. Contoh sederhana penelitian kuantitatif adalah pembuatan model matematis (lebih cenderung penelitian oleh mahasiswa teknik dan sejenisnya yang terkait). Sedangkan contoh sederhana penelitian yang bersifat kualitatif (lebih cenderung penelitian sosial ekonomi) adalah penentuan faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah masalah. Lebih jauh, penulis membuat sebuah pengertian; metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sedangkan; metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang ilmiah, (sebagai lawannya yang eksperimen) dimana peneliti adalah instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan data dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.

Pada halaman 126, penulis memaparkan penentuan jumlah sampel populasi dengan taraf kesalahan mulai dari 1%, 5% dan 10%. Misalnya jika N (populasi) berjumlah 100, maka dengan taraf kesalahan 1& sampel haru sberjumlah 87. Selain itu terdapat tabel-tabel statistik di bagian belakang buku seperti tabel kurva normal, binomial, harga faktorial tabel harga kritis dalam Run Test sampai tabel spearman rank.

Buku ini cocok untuk kalangan pendidikan maupun bisnis, karena cukup komprehensif dalam menjelaskan runtutan bagaimana penelitian yang benar itu dilakukan. Hingga akhirnya kevalidan secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan. Tetapi penjelasan mengenai unsur seberapa jauh bobot suatu penelitian dilihat dari konten isinya memang bukan menjadi pokok utama bahasan.





Bersyukur

29 06 2009

Seorang sahabat pernah bercerita, “Gagal masuk perguruan tinggi yang kuminati pernah kualami beberapa tahun lalu. Sebelum itu, gagal masuk sekolah gratis setingkat SMU dan perkuliahan juga pernah kualami. Sebelumnya lagi, nilai akhir ujian sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mempunyai selisih yang sangat besar jika dibandingkan dengan waktu latihan ujian akhir. Dan ketika kerja praktek di sebuah perusahaaan, aku pernah hampir jatuh dari crane dan terjun bebas ke tengah laut. Sifat fasik masih sangat kental kurasakan. Walaupun aku punya cita-cita idealisme yang cukup mantap, tetapi semoga itu bukan kemunafikan. Sakit patah tulang juga tak luput. Dan dirawat berbulan-bulan di rumah sakit sudah lumrah bagiku beberapa tahun lalu, karena tipes dan penyakit lainnya. Dan aku juga pernah gagal bercinta, bahkan pernah sangat dibenci oleh orang yang sebenarnya sangat ingin kucintai. Menyesali sesuatu karena merasa dikhianati seseorang yang kuanggap sahabat sendiri juga pernah. Sebuah proses panjang seperti ditikam dari belakang, dan aku memilih diam. Sadar akan banyak kekurangan. Lalu, pernah juga terjebak dan dijebak sebuah konspirasi besar dan manaun, sehingga gagal mendapat jalan rezeki sebuah cita-cita”.

bersyukur

Lalu sabahat tersebut diam. Mungkin karena patokannya adalah orang-orang sukses, sehingga seolah lelah sendiri menciptakan standar atau ukuran kesuksesan. Karena sebenarnya terlalu sering melihat orang-orang yang sukses di atas akan membuat lelah dan pegal. Kata seorang ulama, jika terlalu lama menatap ke atas, leher kita jadi pegal. Istirahatlah sejenak dan melihat lebih dalam orang-orang yang mempunyai nasib yang kurang baik daripada diri sendiri.

Cobalah mengingat kesenangan dan kebahagiaan. Lalu sahabat tersebut kembali berceloteh, “Ya, jika mengingat permainan sewaktu aku kecil rasanya menyenangkan. Seperti bermain layang-layang, berenang di parit sawah sewaktu banjir, bermain kelereng, menggambar sesuatu sewaktu sekolah di taman kanak-kanak saat menunggu Ibu selesai mengajar, bahkan sampai kejar-kejaran menangkap dan membunuh anak ayam yang masih kecil sambil mengitari halaman rumah. Di kala menginjak bangku sekolah dasar, prestasi juga kudapat. Hingga aktivitas organisasi yang banyak kulalui di bangku sekolah menengah atas sampai kuliah. Seperti bantara, menjadi pembantu di tempat penelitian, komunitas pelajar dan masih banyak lagi. Bahkan memasuki bangku kuliah pun tak harus mengikuti tes pada umumnya. Singgah di kota lain untuk mencari pengalaman bekerja sungguh menyenangkan. Dan kini harus sering bertemu dan berinteraksi pakar ahli ilmu. Semoga mendapat ilmu yang bermanfaat. Sebenarnya masih banyak sekali yang ingin kuceritakan, tapi rasanya nikmat itu tak terhitung dan susah diungkapkan semuanya karena memang begitu banyak”. Jujur, kalau saja menghitung seberapa banyak nikmat yang didapat manusia, maka sebenarnya tidak mudah untuk menghitungnya. Bahkan tidak mungkin, karena begitu banyaknya. Memang sebenarnya ungkapan berikut ini tepat dan takkan salah sepanjang mau berpikir dan merenung lebih dalam, “maka nikmat mana yang kau dustakan?”.





Bung Karno

27 06 2009

bungkarnoSalah satu buku yang cukup lengkap menceritakan riwayat Bung Karno (selain buku Di Bawah Bendera Revolusi) adalah buku ini. Berjudul “Bung Karno; Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”. Dicetak pertama kali dalam bahasa Inggris pada tahun 1965. Penulis adalah Cindy Adams, seorang wartawati AS yang kebetulan waktu itu sedang berkunjung ke Indonesia menemani suaminya, Joey Adams yang memimpin misi kesenian Presiden Kennedy ke Asia Tenggara. Cetakan terbaru tahun 2007. Dalam kata sambutannya Bung Karno menyematkan sebuah kalimat; “seribu orangtua hanya dapat bermimpi, satu anak muda dapat mengubah dunia”.

Buku ini adalah Otobiografi, sehingga sudut pandangnya adalah orang pertama. Pada bagian satu jelas terpampang judul mengenai alasan buku ini ditulis. Dan bisa ditebak salah satu alasannya adalah untuk “pembelaan” terhadap diri sendiri di tengah kontroversi yang menimpa Bapak Proklamasi waktu itu. Bung Karno memang salah satu orang yang berjasa untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Tetapi seiring berjalannya pemerintahan yang berdaulat, gejolak politik semakin memanas. Dan Bung Karno juga tak luput dalam kerasnya dunia politik waktu itu. Sehingga ada beberapa orang yang kurang sepaham dengan Beliau di saat menjabat pemerintah bahkan cenderung berlawanan dan bersitegang. Terlepas dari itu semua, dengan membaca buku ini, paling tidak ada satu poin penting yang bisa dipetik yakni mengenal lebih dekat siapa sebenarnya Bung Karno. Mulai dari lahir, kehidupan sosialnya, pendidikannya, sepak terjang politiknya, kehidupan di penjara, pembelaan diri sendiri di masa demokrasi terpimpin, dan bahkan sampai kehidupan berumah tangganya. Meskipin hal yang terakhir tadi tidak menyeluruh.

Foto Bung Karno pernah terpasang di rumah pelacuran. Itu karena waktu perjuangan menuju kemerdekaan, begitu banyak orang mengidolakan Beliau. Dan Beliau sendiri tidak marah dengan hal itu. Bahkan ketika jaman perang, rumah pelacuran merupakan tempat yang cukup aman untuk rapat secara tersembunyi. Dahulu, ketika Bung Karno sering ke Tampaksiring Bali, hujan akan turun. Sampai-sampai ada masyarakat Bali yang menganggap bahwa Bung Karno adalah titisan dewa.

Bung Karno lahir tahun 1901 tanggal 6 bulan ke-6. Dengan bintang gemini. Beliau sendiri yang pernah bilang bahwa dia memiliki kepribadian yang lembut tetapi keras terhadap sebuah idealisme. Bung Karno mempunyai ayah seorang keturunan Raden di tanah Jawa. Sedangkan ibunya adalah asli Bali, seorang penari. Dan diceritakan pula di buku ini bahwa orang tua Bung Karno dulu mengalami kawin lari. Bung Karno mempunyai kaka perempuan bernama Sukarmini. Dan seorang pembantu di masa kecilnya bernama Sarinah. Ayah Bung Karno adalah pengagum Mahabarata, sehingga nama Sukarno merupakan intepretasi dari salah seorang tokoh bernama Karna. Ditambahi awalan su yang artinya baik dalam bahasa jawa. Walaupun ayah Bung Karno keturunan bangsawan tetapi masa kecilnya tidak selalu mewah dengan kehidupan ningrat. Karena sering berpindah rumah untuk sekadar mengontrak di daerah Surabaya. Dan ketika kuliah di Bandung, Bung Karno tinggal di kos. Rumah milik HOS Cokroaminoto, teman Ayah Bung Karno. Tinggal di kamar kos kecil yang gelap dan pengap. Sudah menjadi harapan Ayahnya bahwa Sukarno harus kuliah di Sekolah Tinggi Teknik. Yang waktu itu jumlah mahasiswa pribumi hanya 11 orang. Dan di tempat ini pula Sukarno sudah mulai aktif terjun di dunia politik. Sering berorasi dan orasinya disukai banyak orang, bahkan sering beradu mulut dan diinterogasi oleh polisi Belanda waktu itu karena aktivitas Beliau yang dianggap berbahaya bagi pemerintah Belanda,

Bung Karno memperkenalkan idealisme marhaen di buku ini. Juga memperkenalkan asal kata Indonesia. Kata tersebut berasal dari ahli purbakala dari Jerman yang bernama Jordan, yang belajar di negeri Belanda. Kepulauan Indonesia secara geografis berdekatan dengan India. Sehingga digabungkan dengan kata nesos (bahasa Yunani yang artinya kepulauan) menjadi Indusnesos.

Salah satu kendaraan atau partai yang begitu terkenal menjadi alat Bung Karno adalah PNI (Partai Nasional Indonesia), karena Beliaulah yang memprakarsai. Dan karena aktivitas di PNI pula, Bung Karno pernah dipenjarai di penjara Banceuy. Penjara lain yang pernah didiami Beliau adalah penjara Sukamiskin dan pernah dibuang di Ende, Flores.

bungkarno2

Masa kemerdekaan adalah masa kritis. Dimana berbagai peristiwa menyertai. Dan di buku ini memang hanya menceritakan sampai kurang lebih di era demokrasi terpimpin. Tidak ada penceritaan bagaimana Bung Karno menjalani kepemimpinan kritis di mana suharto mulai ‘merebut’ kekuasaan. Dan akhirnya  21 juni 1970 Bung Karno wafat.





Sampah

20 06 2009

Gambar di bawah ini adalah fasilitas umum yang menggambarkan begitu banyaknya hasil sampah yang dihasilkan oleh manusia. Memang tidak ada data yang dipaparkan. Tetapi setidaknya bisa menjadi bahan renungan bersama.

sampah2

Di dekat fasilitas pendidikan seperti sekolah dan universitas bahkan, sampah menumpuk di pinggiran jalan kadang terpapar. Instansi yang notabene sebagai pendidik sudah sepatutnya bisa dijadikan contoh. Sehingga kelak anak didik menjadi orang yang terbudayakan dengan peduli sampah. Begitu pula di fasilitas umum. Di beberapa kampus memang telah dirintis usaha untuk mewujudkan kepedulian terhadap sampah dengan memisahkan antara sampah organik dan organik. Di salah satu dusun di kota Jogja dekat kampus, juga tengah dimulai usaha tersebut. Pemisahan sampah organik dan nonorganik, dimana umunya sampah organik masih bisa didaur ulang menajdi kompos. Dan sampah plastik sebetulnya kurang baik jika dibakar. Menimbulkan gas metana yang kurang baik untuk atmosfer.

Bumi semakin tua. Dan kata para ahli, bumi semakin kotor dan rusak. Kalau merujuk kepada akal manusia, maka semakin sering rusak sesuatu akan mempercepat umurnya. Mungkin ini analogi paling sederhana yang bisa dibawa untuk membangun kesadaran bersama.

Pertama, pernahkah kita menghitung berapa jumlah sampah yang kita buang per hari? Berapa kilo dan apa saja?

Kedua, lalu seberapa banyak sampah yang telah musnahkan, buang, atau bahkan daur ulang dan penenaman berjuta pohon? Pernahkah kita menghitungnya? Sudah sepadankah sampah yang dibuang dengan upaya pengolahan sampah yang baik?

Ketiga, sudahkah upaya menghemat bahan bakar dilakukan, bensin, listrik dan air?

sampah1

Slogan “buanglah sampah pada tempatnya” memang gampang-gampang susah. Contoh nyata untuk membudayakannya adalah ketika makan permen dan belum menemukan tempat sampah terdekat untuk membuang sampah tersebut, maka tidak ada salahnya mengantongi sampah bungkus permen tersebut.

Inilah gambar cerminan budaya membuang sampah yang kurang baik… tertulis dilarang membuang sampah sembarangan, tetapi justru berjibun sampah di bawah papan tulisan itu…. masihkah kita acuh?

sampah hukum





2nd Short Course

18 06 2009

PamfletSC1

* * * * * * *

PamfletSC2





Amri Art Gallery

16 06 2009

wp1

Di Jogja, sebagai salah satu basis kebudayaan jawa, tak heran banyak sekali pusat kebudayaan seni. Mulai dari ruang area terbuka untuk pameran dan sekolah kesenian. Amri Art Gallery adalah sebuah nama lokasi pameran seni. Lebih tepatnya galeri kesenian milik seorang seniman ternama bernama Amri Yahya. Bergelar profesor,dan sebenarnya bukan asli pribumi Jogja. Beliau, yang juga terkenal dengan sebutan penulis kaligrafi, adalah kelahiran Sumatera Selatan. Sempat menempuh studi di ASRI atau Akademi Seni Rupa Indonesia (merupakan salah satu cikal bakal dari ISI atau Institut Seni Indonesia).

wp2

Memang saat ini sudah tidak lagi lengkap karya lukisan Beliau. Karena galeri ini (sejak 1972) sebenarnya pernah terbakar pada tahun 2004. Dan pada tahun yang sama, Amri Yahya meninggal. Tetapi begitu bagi siapa saja penikmat seni, akan berkata “luar biasa” untuk hasil karya Beliau. Sungguh orisinil dan mengagumkan. Dibuat dengan detail yang bagus. Selain itu, di bagian lain dari galeri ini terdapat showroom karya batik lurik. Tak lupa ada bangunan masjid unik dan sederhana bernama masjid Al Haqq. Bangunannya sederhana tetapi cukup menyejukkan. Ada kolam ikan di sekelilingnya. Berisi ikan-ikan hias yang sudah gemuk-gemuk. Lokasi persis galeri ini ada di jalan Amri Yahya no.6 Jogja. Sebelah timur SMA N 1 Jogja. Tepat di depan galeri ini ada museum nasional (dahulu adalah ASRI). Dan ada pohon beringin besar yang rindang sekali. Menambah kesejukan bagai pengujung untuk menikmati kerindangan.

wp3





Jajanan Impor

16 06 2009

kleponKini, makanan cepat saji khas luar negeri sudah lebih menjamur. Tidak hanya menu makanan berat, tetapi jenis makanan ringan dan snack telah menjamur di kota-kota besar. Jogja, punya nuansa khas kuliner tersendiri. Dan kuliner aneka jajanan ringan tersebut lebih banyak ditemukan di pasar tradisional. Belum banyak yang menggarap agar supaya makanan jajanan ringan tradisional seperti tiwul mudah ditemukan di tengah kota dan disukai oleh anak muda. Jajanan ringan tradisional yang lumayan terlihat di Jogja salah satunya adalah klepon. Atau bisa jadi masyarakat sedang menginginkan menu lain yang berbeda.

Peluang bisnis ini dilirik oleh kalangan yang mampu melihat peluang dengan jeli. Maka masuklah beberapa makanan berikut ini. Kebab Turki. Salah satu pengusaha yang terkenal adalah jebolan mahasiswa ITS yang mengusung nama Kebab Turki Baba Rafi. Awalnya dia hanya mencicipi makanan khas timur tengah tersebut ketika mengikuti Ayahnya yang berkerja di kawasan timur tengah. Rasanya memang bukan khas Indonesia. Tetapi hasilnya sampai saat ini mudah diterima pasar. Buktinya dengan ratusan atau bahkan ribuan gerai yang ada saat ini. Harganya macam-macam bergantung jenisnya. Bisa sampai 10 ribu per porsi, dan lumayan mengenyangkan.

kebab

Kemudian ada lagi makanan ala barat, burger. Burger sebenarnya sudah masuk di Indonesia sejaklama. Tetapi rupanya cita rasa burger jenis ini agak berbeda. Lumayan kena di lidah orang Jogja. Adalah Mister Burger. Sebuah gerai yang katanya berani membagi keuntungan bersih 10 persen kepada pemilik sewa tempat. Rasa burger ini mungkin bisa dikatakan lebih fresh dan lebih mantap dibading merk burger lain sebelumnya. Dan gerainya lumayan banyak di sudut-sudut kota.

misterBurg

Lain lagi dengan jajanan ringan yang satu ini. Takoyakina. Entah sebanarnya apa nama asli makanan ala Jepang itu di negeri asalnya. Yang jelas bentuknya bulet-bulet kecil. Ada isinya di dalamnya. Merupakan campuran dari tepung, cumi, kertas khusus yang katanya masih impor murni, dan bahan-bahan lain yang mendukung. Disajikan dengan alat makan berupa sumpit. Harga rata-rata tidak sampai 5 ribu rupiah saja.

takoyaki





Mie Ayam Bakso Casum

16 06 2009

caksumbaksoMerupakan kombinasi dua makanan, yakni bakso dan mie ayam. Di jalan kaliurang km 14 dekat kampus terpadu UII terdapat salah satu warung bakso mie ayam yang cukup enak. Harga merakyat tak sampai 10 ribu per porsi, dan menempati ruko sederhana di pinggir jalan. Namanya bakso mie ayam “Raksasa” Mas Casum. Lokasi warungnya ada di pinggir kiri jalan jika dari arah selatan, komplek ruko kecil di sebelah utara Sendik BRI.

caksum3Rasanya yang khas dan mempunyai citarasa khusus membuat warung ini lumayan ramai, apalagi sore hari. Jadi di dalam semangkuk yang disajikan tersebut, teradapat satu porsi mie ayam lengkap dan bakso besar yang terbelah. Rasa daging sapi terasa empuk dan enak di lidah. Mie ayamnya juga kenyal dan gurih.

caksum2





Automation, Production System, and Computer-Integrated Manufacturing

9 06 2009

Bisa dibilang adalah buku wajib seorang industrial engineer, terutama dengan konsentrasi mengarah ke production engineering. Pengarang adalah seorang Profesor of Industrial And Systems Engineering dari Lehigh University. Mikell P Groover. Penerbit adalah Pearson di tahun 2008, dan buku sudah masuk di edisi ketiga.

grooverPada awalan dan Bab 1 buku ini, penulis mencoba memberikan gambaran dan definisi secara umum apa itu sistem produksi dan sistem manufaktur. Bab 2 akan mencoba mendetailkan penjelasan apa itu sistem manufaktur. Selanjutnya adalah bahasan yang cukup menarik di keilmuan Teknik Industri, yakni Otomasi dan Teknologi kontrol (termasuk di dalamnya menjabarkan mengenai CAD/CAM). Sistem manufaktur tak mungkin lepas dari sistem Material handling. Oleh karena itu penulis juga membuat bab khusus untuk memberikan contoh-contoh konsep dan riil mengenai hal tersebut. Pada bagian akhir, terdapat penjelasan mengenai Pengendalian Kualitas (Quality Control) di sistem manufaktur apa saja yang termasuk dalam jenis Manufacturing Support System.

Edisi pertama buku ini sebenarnya terbitan 1980 ketika jurusan atau prodi Teknik Industri belum begitu banyak di Indonesia, masih bisa dihitung dengan jari tangan seseorang. Prof.Groover menjelaskan bahwa istilah manufactur berasal dari bahasa latin. Yakni tersusun atas dua kata; Manus (hand) dan factus (make). Sejarahnya berawal di negera Inddris pada tahun 1567 (halaman 41). Muncul istilah tersebut dari perusahaan handycraft. Perkembangan manufaktur memang tidak bisa terlepas dari sistem produksi. Karena sistem manufaktur mempunyai cakupan yang lebih luas daripada hanya sistem produksi. Dan pengelolaan sistem produksi seharusnya bukan melulu masalah ’ilmu manajeman’. Itu saja dirasa tidak cukup. Karena yang lebih baik adalah dengan pendekatan sistemik dan pembuatan model.

Di halaman 206 terdapat istilah-istilah yang disebut Common G-words (preparatory word). Ini adalah istilah permesinan yang digunakan untuk CAD-DAM. Formulasi-formulasi seperti G92 X0 Y-050.0 Z010.0 banyak dicontoh penulis mengenai bagaimana pengembangan dan aplikasinya. Dan rumusan model tersebut salah satuya dapat diterapkan di mesin CNC. Berikut adalah gambar yang menjelaskan mesin CNC secara umum. 

gambar 14.5Di Indonesia, keilmuan industrial robotik belum begitu banyak. Walaupun kontes robot telah manjamur tetapi yang khusus pada pengembangan robot untuk keperluan industri belum menampakkan hasil signifikan. Di Bab 8, penulis menceritaka contoh-contoh dan aplikasi industrial robotic dan ada pula sejarah mengenai numerical control. Berikut adalah contoh gambar industrial truck di halaman 296-297.

296

^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

297

Serta gambar crane and hoist di halaman 310.

310^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

gambar 10.12

Topik sistem penyimpanan atau storage system berkaitan erat dengan otomasi.

339

^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

gambar 11.5

Sistem perakitan juga tak lepas dari proses otomasisasi, apalagi menuju era teknologi saat ini. Berikut adalah gambar yang menunjukkan tipe sistem perakitan otomatis di halaman 499.

gambar 17.1

Sebenarnya rasanya tak cukup dan lucu jika buku engineering bisa dikupas hanya pada resensi buku untuk menggambarkan isinya dengan baik. Karena buku ini kaya akan model dan rumus matematis. Khususnya bermanfaat untuk pengembangan keilmuan teknik industri.





Heroes

8 06 2009

Film serial barat dimana band lokal Indonesia, Nidji, pernah mengisi salah satu soundtrack film. Berjudul shadows. Secara umum film ini bercerita mengenai orang-orang yang mempunyai kemampuan spesial, seperti bisa terbang, lari dengan kecepatan super sampai bersifat abadi (tidak bisa mati). Di dalam film ini salah satu menceritakan mengenai Ando dan Hiro. Dua sahabat yang berpetualang. Sebenarnya keduanya berasal dari Jepang. Tetapi kemudian berpetualang keliling dunia. Karena tokoh Hiro, yang diperankan sebagai tokoh kocak berkacamata, mempunyai kekuatan untuk menghentikan waktu. Bisa telepati pula.

heroesDi session yang ketiga, diceritakan bahwa kehidupan sudah sedemikian komplek. Orang-orang dengan kekuatan spesial yang super tersebut membentuk koalisi untuk menguasai dunia. Parah. Lalu dua sahabat itu juga terlibat di dalamnya. Hiro memang mepunyai kekuatan, tetapi suatu ketika Hiro pergi ke masa depan dan melihat bahwa kelak Ando akan punya kekuatan super juga. Yang membuat semakin pelik adalah jika terlalu sering ‘mengubah’ masa depan, maka akan terjadi butterfly effect. Dimana kehidupan masa sekarang akan semakin kacau. Dan di masa depan itu, Hiro melihat bahwa Ando sedang bertarung melawan Hiro untuk memperebutkan sesuatu. Sangat pelik baginya. Karena selama ini mereka berdua adalah sahabat karib.

Di sebuah kesempatan Hiro menceritakan. Kurang lebih kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia; ”Aku melihatmu mempunyai kekuatan listrik. Engkau menyerangku di masa depan. Kita akan menjadi musuh”, Hiro berkata kepada Ando dengan nada sedih. ”Ah, tak mungkin itu terjadi, kita sudah bersahabat sejak lama. Tak mungkin aku tega menyakitimu kawan”, Ando menimpali. Sejak saat itu, Hiro selalu berhati-hati dan seolah agak takut dengan kejadian berikutnya yang menimpa mereka berdua sekaligus. Tetapi Ando malah justru menjadi agak kecewa. Karena mulai saat itu, setelah Hiro bercerita, persahabatan menjadi kurang narutal. Seolah ada jarak dan kekhawatiran berlebihan.

* * * * * * * * * * * *

Sebenarnya tidak ada satu pun manusia yang bisa mengetahui masa depan. Bahkan manusia jaman dulu di masa Yunani kuno takkan pernah membayangkan bahwa peradaban sudah begitu maju dengan adanya satelit komunikasi di dunia. Saat ini, juga tak ada yang bisa memprediksi akan seperti apalagi perkembangan dunia informatika 100 tahun mendatang. Dan bahkan tidak ada manusia Indonesia pun yang mengetahui sebelumnya bahwa tahun 2006 akan muncul lumpur lapindo yang berujung pada bencana. Dan manusia juga takkan pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Tidak tahu apakah rencana hari esok berjalan 100% atau malah jatuh sakit sehingga tidak jadi beraktivitas. Cerita di atas hanyalah sebuah ilustrasi. Ilustrasi yang menggambarkan bahwa seandainya manusia tahu apa yang terjadi kelak, justru bisa menjadi titik balik. Karena bisa jadi esok kelak sama sekali tidak seperti apa yang dicita-citakan. Tidak ada yang pernah tahu. Dan oleh karena itu manusia tidak diberitahu. Agar bisa mengejar cita-cita dan harapan dengan penuh keyakinan. You can do whatever you want if you believe to God.