Automation, Production System, and Computer-Integrated Manufacturing

9 06 2009

Bisa dibilang adalah buku wajib seorang industrial engineer, terutama dengan konsentrasi mengarah ke production engineering. Pengarang adalah seorang Profesor of Industrial And Systems Engineering dari Lehigh University. Mikell P Groover. Penerbit adalah Pearson di tahun 2008, dan buku sudah masuk di edisi ketiga.

grooverPada awalan dan Bab 1 buku ini, penulis mencoba memberikan gambaran dan definisi secara umum apa itu sistem produksi dan sistem manufaktur. Bab 2 akan mencoba mendetailkan penjelasan apa itu sistem manufaktur. Selanjutnya adalah bahasan yang cukup menarik di keilmuan Teknik Industri, yakni Otomasi dan Teknologi kontrol (termasuk di dalamnya menjabarkan mengenai CAD/CAM). Sistem manufaktur tak mungkin lepas dari sistem Material handling. Oleh karena itu penulis juga membuat bab khusus untuk memberikan contoh-contoh konsep dan riil mengenai hal tersebut. Pada bagian akhir, terdapat penjelasan mengenai Pengendalian Kualitas (Quality Control) di sistem manufaktur apa saja yang termasuk dalam jenis Manufacturing Support System.

Edisi pertama buku ini sebenarnya terbitan 1980 ketika jurusan atau prodi Teknik Industri belum begitu banyak di Indonesia, masih bisa dihitung dengan jari tangan seseorang. Prof.Groover menjelaskan bahwa istilah manufactur berasal dari bahasa latin. Yakni tersusun atas dua kata; Manus (hand) dan factus (make). Sejarahnya berawal di negera Inddris pada tahun 1567 (halaman 41). Muncul istilah tersebut dari perusahaan handycraft. Perkembangan manufaktur memang tidak bisa terlepas dari sistem produksi. Karena sistem manufaktur mempunyai cakupan yang lebih luas daripada hanya sistem produksi. Dan pengelolaan sistem produksi seharusnya bukan melulu masalah ’ilmu manajeman’. Itu saja dirasa tidak cukup. Karena yang lebih baik adalah dengan pendekatan sistemik dan pembuatan model.

Di halaman 206 terdapat istilah-istilah yang disebut Common G-words (preparatory word). Ini adalah istilah permesinan yang digunakan untuk CAD-DAM. Formulasi-formulasi seperti G92 X0 Y-050.0 Z010.0 banyak dicontoh penulis mengenai bagaimana pengembangan dan aplikasinya. Dan rumusan model tersebut salah satuya dapat diterapkan di mesin CNC. Berikut adalah gambar yang menjelaskan mesin CNC secara umum. 

gambar 14.5Di Indonesia, keilmuan industrial robotik belum begitu banyak. Walaupun kontes robot telah manjamur tetapi yang khusus pada pengembangan robot untuk keperluan industri belum menampakkan hasil signifikan. Di Bab 8, penulis menceritaka contoh-contoh dan aplikasi industrial robotic dan ada pula sejarah mengenai numerical control. Berikut adalah contoh gambar industrial truck di halaman 296-297.

296

^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

297

Serta gambar crane and hoist di halaman 310.

310^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

gambar 10.12

Topik sistem penyimpanan atau storage system berkaitan erat dengan otomasi.

339

^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^

gambar 11.5

Sistem perakitan juga tak lepas dari proses otomasisasi, apalagi menuju era teknologi saat ini. Berikut adalah gambar yang menunjukkan tipe sistem perakitan otomatis di halaman 499.

gambar 17.1

Sebenarnya rasanya tak cukup dan lucu jika buku engineering bisa dikupas hanya pada resensi buku untuk menggambarkan isinya dengan baik. Karena buku ini kaya akan model dan rumus matematis. Khususnya bermanfaat untuk pengembangan keilmuan teknik industri.