Ramadhan adalah OJT

8 09 2009

Ardian adalah salah seorang sarjana teknik industri. Asli tanah pantura yang mengembara dan bersekolah di tanah bengawan. Setelah lulus, karena kepandaiannya, dia langsung diterima di sebuah BUMN yang bergerak di bidang kelistrikan. “Bu, alhamdulilah saya ketrima. Saya mau pamit Bu. Penempatan di Balikapapan Kalimantan timur”, dia berbicara dengan ibundanya untuk berpamitan. Dia harus menjalankan On the Job Training (OJT). Punya teman seperjuangan ketika mendaftar di BUMN tersebut yang bernama Khori, mahasiswa lulusan Sosiologi dengan kampus yang sama. Berdua banyak mengarungi waktu dan bercengkrama bersama untuk menempuh karier.

Ketika OJT berlangsung, semua calon karyawan tentu saja ingin menampilkan performansi terbaik mereka. Walaupun sebenarnya profesionalitas itu harus terus dilakukan walaupun masa OJT telah usai. Akhirnya seiring berjalannya waktu, mereka berdua berhasil menyelesaikan OJT. Yakni semacam training awal bagi calon karyawan baru yang akan diterima menjadi karyawan tetap. OJT berlangsung selama setahun. Dengan berbagai program kegiatan dan evaluasi yang cukup ketat. Di tahun kedua, musibah menimpa Khori. Dia rupanya melanggar kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati. Berawal dari kebiasaan-kebiasaan yang kurang disiplin, sering terlambat masuk kerja. Dimulai dari surat peringatan yang berulang sampai tiga kali. Dan akhirnya harus dikeluarkan dari perusahaan.

Berbeda nasib dengan Ardian. Yang pada tahun-tahun berikutnya justru semakin rajin. Tahun pun berganti. Berbagai evaluasi prestasi kerja berlangsung. Dan diklat atau pelatihan juga senantiasa dilakukan. Tidak hanya sesekali dilakukan, tetapi perulangan dilakukan secara rutin. Semakin meningkat level prestasi kerjanya. Dan kemudian Ardian sukses memperoleh sebuah jabatan manager. Dengan gaji yang lebih besar tenetunya. Bisa berkesempatan untuk mutasi pindah lokasi kerja ke Semarang. Yang tentu saja lebih dekat dengan daerah pantura tempat Ardian dilahirkan dan rumah orangtuanya. Dimana harga makanan dan kebutuhan pokok tentu saja dijamin murah. Lebih murah daripada di tempat kerja untuk OJT.

dijaminmurahKalau mau dianalogikan, bulan ramadhan itu adalah semacam OJT untuk setiap muslim. Dan juga merupakan training semacam diklat atau pelatihan. Memang terkadang sewaktu training atau OJT seseorang ingin menampilkan yang terbaik. Tapi setelah itu usai bukan berarti selesai dalam hal menampilkan prestasi kerja yang terbaik. Karena sesungguhnya justru setelah masa OJT atau trainng itu akan terlihat yang sesungguhnya. Setelah masa OJT ada evaluasi dan training lagi. Jadi kalau prestasi kerja lebih buruk dari sebelumnya, akan bisa jatuh. Bernasib seperti Khori yang dipecat.

Jadi ramadhan bukan hanya satu-satunya bulan untuk berbuat baik. Tapi justru setelah ramadhan penilaian yang sesungguhnya. Apakah perbuatan seseorang lebih baik daripada ketika sebelum ramadhan. Sebuah ironi yang sudah lama berkembang di masyarakat tanah air bahwa terkadang hanya di bulan ramadhan arena hiburan malam yang menyesatkan ditutup, para pekerja seks komersial dirazia, dan hotel-hotel tempat berbuat mesum diperiksa. Setelah ramadhan usai, klub malam dan arena pekerja seks komersial diperbolehkan dibuka lagi. Bahkan terkadang atas nama sebuah peraturan atau undang-undang yang berbunyi kurang lebih “untuk menghormati ramadhan, maka diminta untuk tutup terlebih dahulu. Bla bla bla bla…..”. Kayak percuma atau muspro bulan itu. Padahal melakukan kebaikan di ramadhan “dijamin murah”. Dalam artian sesungguhnya lebih mudah, karena setan dibelenggu. Bahkan kemurahan itu telah banyak diungkapkan, seperti aktivitas tidur yang bernilai ibadah jika tidak ada aktivitas lain yang bermanfaat bagi seseorang. Perilaku atau perbuatan baik dijamin murah untuk dilakukan oleh seseorang, tidak perlu biaya uang yang banyak, dan diobral pahala kebaikan manusia. Dijamin murah karena pada bulan ramadhan penilaian pahala akan dilipat gandakan. Mengeluarkan sedikit receh dan camilan gratis untuk buka puasa orang-orang yang tidak mampu sudah memperoleh pahala yang berlipat ganda, dibandingkan dengan melakukan perbuatan-perbuatan itu di luar bulan ramadhan. Dijamin murah dan mudah. Jika diniatkan dengan ikhlas semua karenaNya. Untuk kebaikan manusia itu sendiri.

Dan bulan ramadhan adalah sarana evaluasi untuk meningkat ke level keimanan yang lebih tinggi. Jika gagal atau ada yang kurang optimal, maka turun level. Bahlan terpuruk sekali. Selamat menjalankan kebaikan di bulan yang suci. Kebaikan bukan hanya dilakukan di bulan yang suci. Tetapi di bulan yang suci ini adalah sarana latihan agar perbuatan yang baik itu senantiasa selalu dilakukan di semua bulan. Bahkan meningkat setiap tahunnya. Untuk menabung amal di hari kelak. Tips sederhana untuk meningkatkan level dan memperbanyak tabungan di hari kelak, seperti halnya dianalogikan sebuah evaluasi dan training kerja. Dimana dibuat catatan kecil poin-poin apa yang telah meningkat di ramadhan ini. Sehingga tahun depan bisa ditingkatkan. Misalnya ramadhan tahun ini bisa menyelesaikan 15 juz dalam satu bulan, maka ramdhan tahun berikutnya jika masih diberi kesempatan untuk bertemu harus meningkat. Tambah satu buah juz, bahkan menyelesaikan semua 30 juz. Amin!

Iklan

Aksi

Information

24 responses

8 09 2009
melandri

yup bener bgt,,,bulan training
Diharapkan 11 bulan ke depan, bs dijalankan spt bulan Ramadhan ini,,penuh ibadah,,,

8 09 2009
Gostav Adam

Begitulah harusnya namanya Ramadhan harus menjadi training bagi kita untuk 11 bulan kedepan. Tapi tidak halnya pada kenyataannya. Mayoritas malahan menjadi terdegradasi imannya. Yang awalnya di bulan ramadhan jarang bohong, sekarang jadi legal. Yang biasanya nahan ngrokor sekarang mejadi-jadi. Yang pacarannya bisa ditahan sekarang malah tiap malam..

Semoga itu tidak terjadi pada diri-diri kita. Semoga.Mampir ke blog kami

8 09 2009
kawanlama95

setuju memang training melatih saja namum pada inti setelah training itu sendiri. dan setelah romadhon setelah ini moga semakin semangat amien

8 09 2009
Yep

He…he….puasa dibulan ramadhan harusnya seperti OJT ya ? 🙂
Bulan2 selanjutnya baru ujian 🙂

8 09 2009
ajengkol

Alhamdulillah anugerah di bulan penuh berkah ini
masa karantina dan kita berjuangnya di luar bulan Ramadhan Insya Allah

8 09 2009
BrenciA KerenS

semoga puasa kali ini “menang”…

8 09 2009
feeds.bloggerpurworejo.com » Ramadhan adalah OJT

[…] Ramadhan adalah OJT Filed under: Uncategorized — @ 5:47 am […]

8 09 2009
wibisono

harusnya bulan romadhon ini merupakan Continuous Improvement dari tingkah laku perbuatan amalan kita,, dimana setelah ramadhan ini derajat kita akan lebih tinggi dihdapan Allah…

Kalo bulan ramadhan ini yang sering kulakukan malah OVJ… (nonton Opera van Java) hehe

8 09 2009
yudh_a17

waduh… saya kok kayak khori yah…
bahaya neeh…. harus di evaluasi mumpung masih ada 13hari trainning….

8 09 2009
petualangan-ainah

sukses deh kontesnya, mas saya punya award buat mas
diterima yah …

9 09 2009
dinoyudha

sukses ya untuk kontesnya..saya juga ikut.. 🙂 Terima kasih atas tulisannya, sudah diingatkan..

9 09 2009
internet information

nice blog.. lanjutkan..

9 09 2009
omiyan

ketika puasa lewat kitapun seharusnya lebih mantap dalam beribadah..tapi….hhmm

9 09 2009
Gostav Adam

Ramadhan ini menjadi kawah condor dimukonya untuk mengahadapi hari-hari yang akan datang dengan keimanan yang lebih baik dari sebelumnya. Jangan menjadikan hari-hari berikutnya lebih mlempem ketimbang pada saat ramadhan

salam mampir ke blog kami

10 09 2009
abecho

setuju mas, kebanyakan orang berbuat baik cuma pada bulan romadhon saja, mentang2 pahala yang dijanjikan berlipat ganda, romadhon habis ya habis juga perbuatan baiknya, wah jangan sampe kayak gitu deh, mudah2 kita diberikan kekuatan untuk selalu menjalankan ibadah seperti saat kita menjalankan ibadah dibulan romadhon

10 09 2009
ADE

nice…..keep writing

10 09 2009
samto kun

jaman sahabat Rosul dulu untuk 1 bulan full mereka meninggalkan semua aktivitas mereka..
kesibukan merekya beribadah trus,, bagi yang sudah berumur mereka hidupnya di dalam masjid trus,,makan dan minum sudah diantar oleh sanak saudaranya..

semoga kita diberi kemudahan dan “dijamin murah” dalam mengikuti jejak orang2 yang dimulaikan ALLAH SWT..

10 09 2009
zipoer7

Salam Takzim
OJT 29 hari ala bang nur menjadi gemblengan terprogram, tanpa ada siksa dan paksa, yang untuk ikut yang kaga rugi..
Salam Takzim Batavusqu

10 09 2009
dira

Berarti kita OJT tiap tahun ya? kapan diangkat karyawan tetapnya? hehe.. mampir..

11 09 2009
Abu Aufa's Weblog

Semoga Ramadhan Kali ini menjadikan kita lebih baik

12 09 2009
ruanghatiberbagi

Lulus dari training semoga berubah lebih baik sampai bertemu ramadhan 1 tahun lagi

13 09 2009
Pencerah

setuju bro…
Ramadhan adalah OJT sedangkan prakteknya adalah hari-hari setelah ramadhan

13 09 2009
Dangstars

Semoga Ramadhan ini kita semua mendapatkan pahala yang berlipat,,
Dan kita kembal ke Fitrah..Amiin.
Salam kenal
Semoga sukses

26 09 2009
nurrahman

terimakasih buat semua atensinya, semoga seusai ramadhan benar2 meningkat ibadah kita semua, amin ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: