Rintisan Sekolah untuk Rakyat

9 11 2009

rintisanBuku-buku pelajaran itu tak mampu terbeli oleh Ujang. Anak kelas lima sekolah dasar, yang setiap usai sekolah harus mengais rejeki untuk membiayai uang spp sekolah sendiri. Bekerja di industri sepatu kulit, di sebuah wilayah di jawa bagian barat. Karena orang tua hanya mampu membiaya makan setiap hari. Maka untuk urusan sekolah dia harus bisa memperoleh biaya sendiri.

Kisah serupa dialami Budi, anak kolong di ibukota. Yang sehari-hari seusai bersekolah di bangku smp kelas satu, harus memainkan gitar kecilnya di perempatan jalan. Mengamen untuk mendapat biaya membeli buku dan uang spp di sekolahnya.

Baca Lagi Ah!








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.