Perempatan Tugu

13 12 2009

Terdengar berisik suara mesin konstruksi dan macet. Itulah kesan yang dialami jika pada beberapa minggu ini melewati perempatan tugu Jogja. Kenapa? Karena sedang direparasi, diperbaiki, atau apalah istilahnya. Tentunya pemerintah kota lebih tahu istilah yang tepat. Kata sebuah harian lokal jogja, harjo, Tugu Jogja sedang direhabilitasi. Salah satu hal yang dilakukan yakni dengan menempelkan prada warisan emas pada puncak Tugu. Wow! Nampaknya mungkin terinspirasi dengan tugu Monas yang berlapis emas, atau salah satu masjid di kota Depok yang kubahnya juga berlapiskan emas. Yang jelas, katanya pengerjaan ikon pariwisata Jogja tersebut ditargetkan akan selesai pada pertengahan Desember ini.

Memang sudah menjadi rahasia umum dan rahasia dunia kepariwisataan, bahwa Tugu adalah salah satu ikon atau landmark Jogja. Padahal sebetulnya dari segi bentuk atau fisik, bangunannya tidak begitu besar. Kalah jauh dibandingkan tugu Monas dengan segala fasilitasnya seperti taman kota dan lain sebagainya. Tapi dari sisi historis dan filosofis, bangunan ini mempunyai nilai atau makna yang tak tergantikan. Konon adalah simbol perlawanan melawan penjajah Belanda pada jaman Keraton. Tugu, hanya berupa sebuah bangunan menjulang tinggi yang terletak di perempatan jalan. Yaitu Jalan Diponegoro di sisi barat, Jalan A.M. Sangaji di sisi utara, Jalan Jend. Sudirman di sisi timur, dan Jalan Mangkubumi di sisi selatan yang mengarah langsung ke Jalan Maliboro. Kata orang asli Jogja, jika ditarik garis lurus maka ada hubungannya antara Laut Selatan milik Nyi Roro Kidul, Keraton Jogja, Tugu dan Gunung Merapi. Mungkin hal itu jugalah yang menjadi sebuah alasan mengapa bangunan Tugu menjadi ikon atau landmark. Dan bangunan tersebut juga telah mengalami beberapa perbaikan seperti pada tahun 1867 dan 1889. Ternyata umurnya memang sudah sangat tua. Untuk lebih detail mengetahui tentang sejarah Tugu ataupun tulisan yang tertera di bangunan tersebut, salah satu situs pariwisata yang dapat direkomendasikan adalah di yogyes dot com. Atau jika ingin mengeksplorasi lebih jauh, masukkan kata kunci ”perempatan tugu” di search engine.

Terlepas dari nilai historis yang mengelilinginya, ada beberapa tradisi seputar Tugu. Katanya, tidak lengkap jika wisatawan atau orang luar Jogja yang pernah singgah dan atau tinggal di Jogja belum menyempatkan foto di depan Tugu. Tentunya jika mau mengambil foto, waktunya adalah malam hari. Lewat dini hari hingga menjelang pagi. Karena lalu lintas masih sepi. Ada juga tradisi memeluk atau mencium tugu ini ketika lulus kuliah. Wah, memang ada-ada saja yang namanya tradisi. Satu hal lagi yang menarik dan patut dipertimbangkan jika singgah di perempatan Tugu. Yakni ada wisata kuliner ”Mie Ayam Perempatan Tugu” yang terletak di pinggir jalan, kaki lima. Atau gudeg di jalan diponegoro yang mulai jualan malam hari. Selamat berwisata akhir tahun!

Iklan

Aksi

Information

26 responses

13 12 2009
wieda

wow bikin kangen Yogya……
Yogya selalu menawan……
kota tempat kelahiranku….oiiiii

13 12 2009
sangpelembuthati

salam
sekarang Tugu jogja sedang di pugar. dan nampaknya harus begitu karena sudah kotor. mas rahman orang jogja? saya juga tinggal di jogja. lam kenal..

13 12 2009
masiqbal

kadang saya juga bolak balik jogja solo tapi belum sempet foto di tugu ini… hiks

13 12 2009
muslim

Assalamualaikum.,.,.
Om bisa tukeran Link nga., ?
Link dah ku psang.,.,
kalau udah di pasang kasih info ya.,.,
terimakasih,.,.,

13 12 2009
wibisono

belum pernah foto di tugu i..

13 12 2009
annosmile

wah gak sabar nunggu perbaikan selesai
saya berpikiran tugu jogja akan seperti bundaran HI
wkwkwkwkwk

13 12 2009
Ruang Hati

Blog Walking malam hari di penghujung pekan, mengais ngais ilmu dari para sahabat, mencari sesuap pengetahuan dan segenggam persaudaraan salam ketulusan dari ruang hati ku

=========
jadi ingat malioboro

13 12 2009
RitaSusanti

Ada dua pertanyaan Rif:
1. kaitan antara Tugu dengan Laut Selatan, Keraton Jogja dengan Gunung Merapi itu apa yah?
2. Dan tradisi memeluk/mencium tugu oleh anak2 yg baru lulus kul juga buat apa yah??

Hehehe iseng nih pertanyaannya, tapi sesuatu yg menarik untuk diketahui:P

15 12 2009
nurrahman18

1.bisa ditarik garis lurus
2. hanya tradisi saja yg ga tau asal usul dan manfaatnya, hehe

13 12 2009
ajir

keren sob..indah bgt! nice post.. 😀

13 12 2009
Andri Journal

Sudah lama gak ke jogja.Dulu lumayan sering, soale ada teman dan saudara yang kuliah di jogja, jadi bisa nginep gratis..hehe…

14 12 2009
kaskuser

Hi salam kenal just blogwalking doang. main dong ke blog saya

http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/mrlist/1234/

http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/news/mrlist/1233/

dijamin bikin KETAGIHAN..!!!

salam

(^_^)

14 12 2009
asepsaiba

Beberapa kali ke Jogja, saya malah belum sempat main en poto2 ke Tugu.. Next visit, kudu!

15 12 2009
krishnabalagita

….Nanya Mas,…kok alexa ranking banyak yg melorot kenapa ya?..kl alexa pengaruhnya kemana ya Mas?…

15 12 2009
K@barNet

Terima kasih atas kunjungannya, semoga situs ini bertambah ramai pengunjung. Link: “NURRAHMAN ARIF” telah kami cantumkan di blog K@barNet (SITUS KAWAN).

Sangat kami nantikan hal yang sama.

Salam, K@barNet

15 12 2009
utenidaka

jadi pengen backpaking ke jogja, mau ga jadi guidenya? 🙂
tukeran link ya…

15 12 2009
krishna

…oh pantes ya kalo yg bisnis2 online bagus2 ya Mas alexanya…soalnya harus rame terus tamunya ya, thx Mas..

15 12 2009
len

sering lewat situ sih. foto? eumm, nanti aja kali ya kalo mau pamit ke kota lain, :D. salam kenal.

15 12 2009
Andi

waaah gak punya kamera mas… jadi gak pernah poto2. padahal lumayan sering saya lewat situ. 🙂

15 12 2009
nurrahman18

nanti saya pinjami kamera saya mas, haeah….:D

15 12 2009
Ilhamdi

Wah…. kangen foto” di tugu lagi…. weheheh, setelah itu mampir di kopi jos. Salam… *kunjungan balik… heheh

15 12 2009
kishandono

akhir tahun ini saya berencana ke jogja!!!

15 12 2009
Alwi

Wis poko’e apa yang ditulis Mas Arif selalu membangkitkan kenangan indah dan segera ingin pulang ke Jogja …..

16 12 2009
Dony Alfan

Mencium tugu? Wah, kaya neng Mekkah ae, mencium hajar aswad 😀

16 12 2009
nurrahman18

ho o yo, lagi ngeh, maklum durung tau nang mekkah kang, hehehe

5 01 2010
galihsatria

Belum pernah ke Jogja, tapi saya selalu punya impian suatu saat saya bisa berdiri di perempatan ini memotret tugu yang legendaris ini. Dan satu lagi: berdiri melamun di depan teknik kimia UGM 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: