Pisang Goreng Raja

31 01 2010

Pisgor atau pisang goreng adalah salah satu makanan ringan yang jampir disukai semua orang. Dari berbagai lapisan. Dari tua, muda hingga anak-anak. Dan salah satu jenis pisang yang enak untuk digoreng adalah jenis pisang raja. Apalagi jika disajikan dengan cara yang tidak biasa. Yakni dengan sentuhan lain. Diguyur dengan krim atau susu cair putih, lalu ditaburi dengan meses. Wah rasanya pasti tambah manis dan legit. Campuran krim dan meses membuat rasa pisang semakin lezat. Apalagi jika dimakan ketika cuaca di luar sedang mendung dan menuju hujan.

Pisgor seperti itu bisa diperoleh di salah satu rumah makan di Jogja. Muara Kapuas. Dengan harga terjangkau sebagai hidangan pembuka, penutup atau sekadar camilan untuk makan besar.





Tebak Kata

28 01 2010

Ini bukanlah gambar garis acak yang tak bisa dibaca. Tapi mungkin juga tidak semua orang bisa langsung membaca sebuah kata pada masing-masing gambar tersebut. Ya, silakan menebak kata apa sebenarnya yang dimaksud. Hanya sekadar mengasah cara pandang terhadap sebuah masalah. Itu adalah salah satu klue-nya.

Masih penasaran? Ada trik lainnya untuk bisa menebak kata yang tersirat. Yakni perlu sedikit usaha. Usaha untuk mencetak (print) gambar tersebut. Lalu bacalah dalam berbagai posisi atau keadaan, atau kondisi sesuai kemampuan imajinasi. Kadangkala berpikir out of the box juga penting.

Masih belum bisa membaca kata yang dimaksud dan masih ingin tau? Baiklah, silakan download kunci jawabannya di sini. Semoga sedikit tebakan sederhana ini bisa me-refresh pikiran!





Tiga Obat

22 01 2010

Ada seorang pemuda yang baru lulus sekolah dan hendak memasuki jenjang perkuliahan. Semasa sekolah, dia juga menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren di jawa timur. Kali ini ia sedang dilanda situasi kebingungan, hatinya galau dan risau. Sehingga sore itu, ketika senja mulai merah merona, ia sengaja datang ke gurunya yakni seorang kyai di pondok pesantren dimana ia juga menuntut ilmu.

Baca Lagi Ah!





Kue Lompong

19 01 2010

Ketika ada orang yang bertanya apa makanan khas dari Purworejo selain lanting, clorot, buah durian dan manggis, maka masih ada makanan lain yang bisa dijadikan jawaban. Yakni kue lompong, yang walaupun kata beberapa orang kue tersebut tidak hanya bisa ditemukan di Purworejo. Purworejo, sebuah kabupaten yang masuk wilayah Jawa Tengah. Sebelah timur tepat berbatasan dengan provinsi DIY. Wilayah yang sebagian orang akan menyebutnya dengan kota pensiunan. Hanya sebagian saja, entah bagian itu kecil atau besar.

Kue tersebut mungkin tergolong jenis makanan tradisional. Karena terbungkus dengan dedaunan. Sehingga jikalau hendak makan, kupas dulu bungkusnya. Lalu akan terlihat kue berbentuk kotak kecil. Rasanya manis mirip-mirip bakpow. Dagingnya terbuat dari bahan beras ketan. Sedangkan isinya dari kacang dan gula jawa. Tentu saja rasanya enak, lengket dan kalau dalam bahasa jawa kenyil-kenyil manis. Jangan khawatir dengan harganya. Sepertinya tidak ada makanan tradisional yang berharga mahal kecuali membelinya satu ton. Harga satu kue kurang lebih hanya seribu rupiah. Bisa dibeli di pasar-pasar tradisional seperti pasar pagi di Suronegaran Purworejo atau di toko-toko klontong. Seperti di toko hidayat dekat Rumah Sakit Saras Husada Purworejo.





Rumah untuk Rakyat

16 01 2010

Di hari minggu, di sebuah rumah reyot yang terbangun dari susunan kayu usang. Di sebuah pinggiran sungai. Sungai yang berwarna coklat kehitam-hitaman dan penuh gundukan sampah. Yang baunya begitu menyengat hidung bagi siapa saja yang belum terbiasa. Sungai itu membentang di sekitar pinggiran Ibukota.

Adalah sebuah keluarga yang sedang menonton televisi. Televisinya pun juga kelihatan usang. Karena terlihat jadul dan ukurannya yang mini. Keluarga itu terdiri sepasang suami istri dan seorang anak kecil. Anak kecil yang belum sekolah. ”Rumahnya bagus sekali ya Bu”, celoteh anak kecil itu dengan lugu. Di hari minggu memang beberapa stasiun televisi menayangkan promosi komplek hunian tinggal yang cukup elit dan mewah. Di samping acara-acara ringan dan menghibur keluarga seperti kartun anak.

Baca Lagi Ah!





Bang Sat

11 01 2010

“Bang Sat”, kata panggilan itu terucap ketika orang-orang di sebuah kampung pinggiran Ibukota membutuhkan jasa tambal ban panggilan. Yang bisa dipanggil setiap saat dengan hanya mengirim pesan melalui sms. Tapi orang-orang di kampung itu juga sebenarnya tidak selalu dan sepenuhnya memanggil dengan kata lugas seperti itu. Nama tukang tambal ban itu adalah Satriyo. Ada yang memanggil bang Iyo, tetapi ada juga yang memanggil dengan nama Bang Sat. Katanya, supaya lebih beken. Maklum, meskipun di kampung pinggiran Ibukota, pobia untuk selalu mengikuti trend yang uptodate juga digandrungi. Dan jangan salah dengan sebutan nama yang terdengar amat kasar itu, Bang Sat. Tapi bagi penduduk kampung, nama panggilan itu sudah wajar. Familier terdengar di telinga orang. Dan si pemilik nama juga tak pernah mempermasalahkan hal itu.

Tapi, baru-baru ini. Belum lama ini, nama panggilan tukang tambal panggilan tersebut lebih tenar di ruangan wakil rakyat. Di sebuah gedung hijau megah di Ibukota, yang kata si kambing jantan “Raditya Dika”, mirip kodok. Bukan untuk memanggil Bang Satriyo karena meminta jasa tambal ban. Tetapi konon katanya karena ada suasana emosional adu mulut di sebuah sidang. Adu mulut yang cukup lama dan disaksikan langsung oleh rakyat. Sehingga salah satu anggota wakil rakyat mengucapkan kata itu.

Baca Lagi Ah!





Ikan Cakalang Bakar

7 01 2010

Ikan cakalang adalah salah satu jenis ikan laut. Kalau dibakar rasanya gurih dan lezat. Dagingnya yang empuk dan tidak berserat akan semakin menggoyang lidah. Apalagi jika dimakan selagi hangat. Dimakan sambil menikmati keindahan pemandangan pantai, mendengarkan riuhnya suara ombak dan ditemani orang-orang terdekat. Dan jangan hanya dimakan sendirian atau “digado”. Tetapi makanlah dengan nasi hangat, sayuran segar dan sambal yang mampu membakar lidah sehingga semakin menambah selera makan. Hemm, sudahkah selera makan anda tergugah dengan sedikit penjelasan di atas dan gambar di samping itu?

Kalau iya, jangan lupa mampir pantai jatimalang. Pantai pesisir laut selatan yang terletak di Purworejo tersebut merupakan pantai wisata sekaligus lokasi pasar ikan laut. Sehingga pengunjung atau wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi oleh panorama pantai tapi juga oleh wisata kuliner. Pantai jatimalang adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di Kabupaten Purworejo dan di kabupaten lain yang masih termasuk eks-karesidenan Kedu. Walaupun pengelolaan atau manajemen tempat wisata bahari oleh pemerintahan setempat belum optimal untuk memaksimalkan potensi yang ada, pantai ini tetap menjadi salah satu rekomendasi wisata bahari yang mudah dijangkau dan familier di telinga warga Purworejo sendiri. Di samping pantai lain seperti pantai Ketawang di Kecamatan Grabag, Purworejo.

Baca Lagi Ah!





Grand Techno-Economic Strategy

3 01 2010

“Tidak ada cara yang terbaik, tetapi selalu ada cara yang lebih baik”. Begitulah kurang lebih salah satu slogan yang bisa dijadikan falsafah dalam pengertian produktivitas. Atau bagi mahasiswa teknik industri, kata-kata seperti itu acapkali tak asing karena telah sering mewarnai sepanjang pembelajaran di bangku kuliah. Begitu pula yang tertuang di buku Grand Techno-Economic Strategy. Buku yang mengupas mengenai produktivitas, produktivitas dalam industri. Lebih tepatnya mengupas tentang siasat memicu produktivitas Indonesia untuk memenangkan persaingan global.

Penulis adalah pendiri jurusan Teknik Industri ITB, yakni Prof. Dr. H. Matthias Aroef, MSIE, IPM. Tetapi beliau tidak menulis sendirian. Melainkan menulis bersama sang menantu yang tak lain menteri perhubungan di kabinet Indonesia Bersatu jilid I, Ir. Jusman Syafii Djamal. Buku setebal 200-an halaman itu diterbitkan oleh Mizan Bandung, cetak pertama April 2009. Yang mana pada kata pengantarnya disampaikan oleh mantan presiden BJ. Habibie dan menteri perindustrian di kabinet Indonesia bersatu jilid I yang rela memnberikan uang Rp. 100.000.000 untuk koin keadilan Ibu Prita, Bapak Fahmi Idris.

Baca Lagi Ah!