Ketoprak Jakarta

7 03 2010

Ketika pertama kali mendengar kata ketoprak, bisa saja akan terpikirkan oleh salah satu jenis kesenian jawa yang dipentaskan di atas panggung. Atau bagi yang doyan makan, maka akan terasosiasikan ke salah satu jenis makanan tradisional khas betawi atau Ibukota Jakarta. Tetapi jangan salah persepsi jika makanan tersebut hanya akan ditemui di Jakarta. Selayaknya makanan tradisional lainnya seperti lotek dan gado-gado, makanan ini dapat ditemukan di berbagai daerah di penjuru tanah air. Walaupun mungkin rasanya agak berbeda makan langsung di tempat asal makanan tersebut. Salah satunya bagi yang suka nongkrong, berolahraga dan nonton sepkabola di Stadion Mandala Krida Jogja, dapat menemukan penjual ketroprak di kawasan tersebut. Berjualan di trotoar, pedagang kaki lima ”Qonita”. Layaknya stadion olahraga di kota-kota lain, banyak pedagang kaki lima yang berjualan di seputar kawasan stadion tersebut. Apalagi di pagi hari, hari minggu atau di hari libur lainnya.

Baca Lagi Ah!

Ketoprak tersusun atas ketupat, bihun, tahu, tauge, ketimun, kerupuk, emping mlinjo dan bumbu kacang. Terkadang dengan tambahan telur atau tempe. Sekilas mirip lotek atau gado-gado. Tetapi tidak memakai sayur hijau-hijuan. Harganya jelas merakyat. Enam ribu cukup. Rasanya sederhana tetapi cukup untuk menggoyang lidah dan menentramkan perut.


Aksi

Information

20 responses

7 03 2010
suzan

kenapa ya… aku udah bolak balik Jakarta, tetap belum pernah mencoba makanan satu ini hihihihi 😀

7 03 2010
nurrahman

belum hunting secara bener kali mbak 😀

7 03 2010
diazhandsome

beuh, enak banget deh sama yang namanya ketoprak. apalagi kalo pedes2 gitu. menantaaaannngg 😀

7 03 2010
aguswibisonodotcom

Asal nama ketoprak tuh dari mana ya??

7 03 2010
nurrahman

nha itu., lum ketemu bro…mari kita cari sama2:D

7 03 2010
JUTAWANMALAYA

Pasti enak ya…

7 03 2010
Alwi

Mengunjungi Mas Arif …. yg lagi menikmati ketoprak ….
saya juga suka dengan ketoprak …. tapi untuk di Jogja baru dapat info dari sini ….
Ada tambahan menu kayaknya ada tempe ada telurnya kalau di Jakarta secara umum gak pake tempe dan telur

Kalau yg pake Telur di Jakarta ada yakni KTM (Kupat Tahu Magelang) plus pake bakwan wah rasanya lebih gurih dan legit karena pake kacang tanah khusus dan kecapnya buatan sendiri, persis seperti di tempat asalnya Magelang langganan saya dulu waktu sekolah di Magelang ….

7 03 2010
ghani arasyid

hmm…
saya dulu pernah merasakan ketropak pas mampir ke Kebun Raya Bogor.
rasanya mirip Tahu Tek (sebutan di Surabaya).
badanya Tahu Tek bumbu utamanya petis (tepung udang warna coklat) 🙂

8 03 2010
komiocy

nih dia doyanbuku juga doyan makan, pantesan bobotnya nambah tuh…… 🙂

9 03 2010
nurrahman18

ha ha ha (lol)

8 03 2010
Hariez

ini malah jadi menu makan siangku 3x dalam seminggu :mrgreen:

selamat beraktivitas

salam hangat

9 03 2010
nurrahman18

😀

8 03 2010
Zico Alviandri

Ada perbedaan gak bro di tiap tempat? Komposisinya mungkin yang beda…

9 03 2010
nurrahman18

seingatku lebih maknyuss yg di jakarta, dua tahun lalu pernah nyoba makan ketoprak yg jual pedagang keliling pake grobak, rasanya lebih nendang. bumbunya dan isinya 😀

8 03 2010
Didien®

saya belum pernah makan ketoprak asli asalnya euy….keknya sama dg pecel yah? hehehe

salam, ^_^

8 03 2010
limit

klo tau kupat q penah kang,,ketoprak lum nyoba

8 03 2010
muhammad zakariah

wew. makanan yg belum pernah aku coba.. rasa dan bentuknya belum tau..tp baru lihat skrng dii gambarnya.. 😀

9 03 2010
kedai opini

kirain sungainya yang item doank yang terkenal dari kota jakarta. ternyata ketopraknya juga jadi khas jakarta…rasanya maknyus kalo yang maknyus…yang gak maknyus lebih banyak. hidup jakarta.

mampir ke blog kami

9 03 2010
nurrahman18

oo, tinggal di jakarta yah sekarang? 😀

9 03 2010
copiyan

hmmmm… enaaaak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: