Bunuh Diri

18 03 2010

Karena putus cinta, seorang pemuda telah membulatkan tekad untuk mengakhiri hidupnya. Ia sudah sampai pada tahap pemikiran dimana kiranya sudah tidak berguna lagi baginya hidup. Tapi anehnya, pemuda itu cukup takut dan ngeri untuk menyegerakan bunuh diri. Ia masih berpikir dan menimbang bagaimana cara bunuh diri yang paling enak. Lalu bertanyalah ia kepada seorang rekan sejawatnya. Rekannya itu menyarankan untuk melakukan bunuh diri dengan cara yang paling enak yakni dengan mengikuti lomba balapan sepeda motor. Kebetulan ada sebuah lomba amatir.

Tibalah kini di hari perlombaan itu. Sang pemuda tadi berniat dengan tulus ikhlas untuk mati di arena balap. Dan ia menganggap bahwa cara ini adalah cara terbaik untuk mengakhiri hidupnya. Karena bermodalkan nekad dan tidak takut mati. Maka ia dapat mengendarai sepeda motornya dengan super kencang. Sehingga penonton dan kontestan lain hanya merasa terheran-heran. Ajaib. Lomba usai, dan ia tidak mati. Masih hidup. Penonton bersorak. Justru pemuda itulah yang menjadi pemenang lomba. Hampir semua penonton mengelu-elukan pemuda terebut. Hebat. Brilian dan super, kata mereka. Lalu niat bulat untuk mati dari pemuda tadi reda. Surut dan hilang pelan-pelan. Bahkan kini berganti dengan perasaan terlena, ternyata dia merasa senang dengan pujian-pujian itu. Dalam hatinya, pemuda itu merasa senang dan bangga bisa menjuarai lomba. Padahal ia adalah pembalap baru. Bodoh sekali jika aku ingin mati bunuh diri, kata pemuda itu dalam hati.

***

Mungkin sudah banyak cerita lucu yang sejenis dengan sepenggal cuplikan di atas. Gagal bunuh diri, tapi justru menemukan semacam pintu lain. Mati itu tidak dapat ditawar, diulur atau dipercepat pun tak bisa. Dan niatan pemuda di atas sepertinya sudah kelewatan, ingin mati mengakhiri hidup. Padahal yang menyesal karna banyak menyia-nyiakan waktu dan ingin mengulang waktu hidupnya kembali untuk kebaikan itu tidak sedikit. Jadi cintailah waktu selagi masih ada. Karena sebetulnya ketika satu pintu kebaikan dan rejeki tertutup, maka terbukalah beberapa pintu lain. Hanya terkadang seseorang terlena larut dalam kesedihan dan penyesalan, lalu tak mau membuka pintu-pintu lain. Dan satu kesusahan itu diapit oleh dua kemudahan.

Iklan

Aksi

Information

27 responses

19 03 2010
Rock

Artikel yang sangat bermanfaat…

19 03 2010
alief.

wah… pelajarannya sangat relefan buat saya amalkan dikehidupan saya mas…memang terkadang manusia memiliki sempit pikiran untuk menghadapi setiap masalah,,manusia yang Kuat dan cerdas adalah manusia yang tidak pernah lari sekalipun dari masalah,,tanks mas,,,sharingnya… bermanfaat buat saya…

19 03 2010
zipoer7

Salam Takzim
Ilustrasi yang cukup diperhitungkan mas, tapi saya gak akan sekonyol itu mas dalam mengarungi hidup, semoga menjadikan kisah yang dapat diambil hikmah untuk tidak takut mati
Salam Takzim Batavusqu

19 03 2010
diazhandsome

wow, cerita yang bagus banget. hahaha.. Allah Maha Mengatur. kalau aturannya mati 5 tahun lagi, gak mungkin bisa mati sekarang. subhanallah, allahuakbar.

20 03 2010
Rock

Selamat pagi sobat…

20 03 2010
Yolis

siipphh.. keren neh.. hargailah hidup 🙂

20 03 2010
muhammad zakariah

yah gitulah klo sudah takdir Allah.. tp bagus jg yah rencana mau bunh diri dgn balapan motor yg super kecang eh tau2ny gak jd karena juara.. hha.. tp jgn ditiru tuh rencana bunuh dirinya.. tiru prestasinya aja.. 😀

20 03 2010
wibisono

tidak semua orang yang mau bunuh diri berfikir demikian..

21 03 2010
ladyulia

bunuh diri,,,
naudzubillahi min dzalik,,,,

21 03 2010
Ruang Hati Blog

datang menyapa sahabatku di akhir pekan yang indah ini semoga liburannya indah buat sobat sekeluarga

salam hangat selalu,semoga sukses meraih segala harapan di pekan depan !!!

dari ruanghati yang terdalam

21 03 2010
PrismAbsurD

Inspiratif..
(untuk tetap semangat dalam hidup maksudnyaa.. bukan untuk mengikuti cara ‘mau-bunuh-diri-tapi-ga-jadi’-nya.. :p)
BW .. salam kenal 😀

21 03 2010
teamtouring

semoga kita bisa mengambil hikmah dari peristiwa tersebut
hewan saja tidak akan pernah bunuh diri.kenapa justru manusia rela untuk bunuh diri..

21 03 2010
Mariska Ayu

Mariska masih sekolah kak, nggak mungkin dong bunuh diri. Salam kenal dari Kendal ya kak.

22 03 2010
Andi

janganlah berharap tuk mendapat mati. tapi berdoalah selalu akan keselamatanmu.

kurang lebih ini simpulannya ya kang?

22 03 2010
nurrahman18

wew,itu simpulan baru buat saya 😀

22 03 2010
Sapril

Salam kenal, saya kok ga paham dengan ungkapan, dalam satu kesusahan terselip dua kemudahan ya? mohon pencerahannya 🙂

22 03 2010
nurrahman18

itu hanya kiasan dari surat alam nasrah ayat 5 dan 6 mas 😀

23 03 2010
edda

Tp kdg klo udh ad niat kayak gt, trus mlah ga jd n tkut, kjadiannya bkal d kabulin loh am yg d atas,skalipun niat itu udh kita kubur dlm2

23 03 2010
xray

wah terkadang manusia memang sering rapuh. salam kenal mas.

23 03 2010
cucan

waduh klo sampe bunuh diri, pasti sudah terlalu berat beban yg ditanggung. semoga kita tidak se ekstrim itu bro…

23 03 2010
kedai opini

cinta membutakan mata hati dan membodohkan akal pikiran manusia, terkadang mpe bunuh diri segala

mampir ke blog kami

24 03 2010
ulan

wah bagus mas cerita nya

4 04 2010
Asop

Itu adalah berkah dan hidayah yang diberikan oleh Tuhan. 🙂

12 04 2010
dodi3384

Dah lama ga mampir nih…
cerita yang menarik…kadang memang rasa takut itu yang membatasi diri dalam melakukan sesuatu ya 🙂

21 04 2010
Goldy

sowan ke blog mas nurahman… he-he-he
apa topik hari ini mas?

26 10 2010
Headline News

daripada bunuh diri mendingan jual diri aja mas 🙂
salah satu contoh jual diri adalah bikin blog

26 10 2010
nurrahman18

berapa rupiah harga jualnya?wakakakak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: