Makan Hemat

30 03 2010

Henry, salah seorang mahasiswa D3 sebuah universitas negri ternama di Jogja. Baru saja pulang kuliah. Hari sudah sore. Sehingga perutnya kelaparan. Mampirlah ia di sebuah warung mahasiswa. Lebih tepatnya warung penjaja mie rebus, atau dikenal dengan PIR (pedagang indomie rebus). Yang tidak hanya menjual menu makanan berupa mie, tapi juga menu lainnya. Seperti gorengan, burjo dan nasi. Para pedagang tersebut umumnya adalah orang Kuningan. ”Pesan nasi satu a’. Nasi telur tanpa telur, dibungkus”, kata Henry. Sejenak ruangan hening. Karena si penjual sedang mencoba mencerna kata-kata yang jarang terdengar itu. ”O, nasi ajah gitu?”, masih bertanya dengan sedikit nada heran. ”Iya”, suara Henry terdengar lirih sambil nyengir. Spontan senyum kecil dan tawa cekikikan para pengunjung warung pun mulai sedikit bergema. Ada-ada saja!

***

Lain lagi kisah Andy. Saat hujan turun, dan kos tengah sepi. Ia membawa mie instan mentah dua bungkus. Lalu temannya bertanya, “mau kemana euy?”. “Makan di warung depan kos”, seraya ia melangkah pelan. Rasa penasaran masih cukup menggelayuti teman kos Andy. Anak itu aneh, makan di warung kok harus membawa mie instan sendiri dari kos. Usut punya usut, ternyata si Andy sedang menerapkan pola makan hemat ala mahasiswa. Hanya seribu rupiah saja, Andy sudah bisa makan kenyang. Cukup minta pemilik warung mie rebus depan kos untuk memasak mie tersebut. Ada-ada saja!

Iklan

Aksi

Information

23 responses

30 03 2010
Rock

Mie instan adalah makanan pokok anak kost. hahaha…

30 03 2010
dafiDRiau (Vcc Murah)

Ingat masa kuliah ……

30 03 2010
Darin

hehehe inget zaman kost, haduuuh prihatin bangeet 🙂

30 03 2010
Realodix

Bner2 hemat bgt ini… ^_^

30 03 2010
Sapril

Tiap hari selalu saja diingatkan, “Awas nanti ususnya jebol kalo makan mie instan terus…” *lah orang kantongnya uda duluan jebol je…*

31 03 2010
Suka Duka Maret 2010 « Batavusqu

[…] dibulan Maret sahabat saya Nurrahman Arip yang membina blog wordpress dengan nama nurrahmanarif.wordpress.com saat ini masih harus […]

31 03 2010
joko santoso

bawa nasi sendiri, lalu minta kuahnya saja di warung, lebih hemat mana?

31 03 2010
hellgalicious

hahaha
super irit deh tuh

31 03 2010
citromduro

ada-ada saja untuk berhemat
tapi memang mangstab itu gunanya manusia diberi akal

1 04 2010
Ruang Hati Blog

Dapat info dari Kang Isro di Blognya katanya sampean barusan kena musibah yah, semoga segera sembuh dan sehat selalu ya

1 04 2010
nurrahman18

ah iya kang, makasih doanya,amin! 🙂

1 04 2010
arumsekartaji

Warung murah meriah pancen banyak di Jogja ya Mas? salam sehat saja untukmu.

1 04 2010
Dodinur

murah banget and meriah lagi 😀

1 04 2010
darahbiroe

wah masak sichhh?
q anak kos tapi gak penah makan mie hehe
coz gak suka
mending maem tempe ajah hahahha

berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
salam blogger
maksih
😀

3 04 2010
DikMa

sangat cocok untuk diriku juga yang hidup di kos-kosan, jauh dari keluarga ..

3 04 2010
Mencoba mengembalikan Alexa dengan Pingback « CITRO MADURA

[…] dan lucu pada tulisan Makan Hemat. Pelan lagi ah. ada bedanya, pasti ada yang beda. What Happen to me ?????? dengan saya juga ada […]

3 04 2010
yoriyuliandra

Pola hidup (baca: pola makan) mahasiswa sibuk *kebanyakan:
– makan pagi: lontong gulai
– makan siang: nasi goreng (sedikit lebih murah daripada nasi yang tidak
digoreng :mrgreen: –> makan siang adalah satu-satunya kesempatan
ketemu nasi
– makan malam: di sini ketemu sama mie

Sepertinya perusahaan mie harus melirik kegiatan kemahasiswaan sebagai sarana iklan dan marketing, secara mahasiswa adalah konsumen setianya hehe…

3 04 2010
agnes sekar

SElamat malam Nurochman, masa kuliah memang masa penggemblengan, ketika itu sayapun sarat dengan penghematan dari beli buku sampai tempat kos yang masuk pelosok-pelosok desa sampai dengan makan siang di kondangan, semuanya sudah saya lakoni, semua itu akan terasa nikmat setelah berpenghasilan kelak karena lebih menghargai waktu dan uang sebagai dampaknya, trims postingan yang bagus.

4 04 2010
samto

haha,,istilahnya tu “ndandakke”.
q pernah ndandakke nasi goreng. jadi bawa nasi ndisri trus minta digorengi ma mas yang jual nasi goreng..

4 04 2010
achoey

saya suka mie instan
meski ada mie janda, sesekali saya menrasakannya kembali 😀

4 04 2010
Asop

Hahaha…. balada anak kos. :mrgreen: Lucu….

4 04 2010
Yolis

hahahaha… emang boleh yah bawa mie sendiri trus minta dimasakin gituh?! biasanya bawa makanan dari luar ajah ga boleh apalagi mpe minta dimasakin gituh 😀

7 04 2010
bonith

Nasi telur tanpa telur + es jeruk anget ga pake es, hahaha.. adaada aja.!!
saya bukan anak kost tapi sering beli mie atau burjo di warung kayak gitu juga ^^
ijin baca-baca ya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: