Menciptakan Pasar Industri Kreatif

18 04 2010

Kemunculan industri kreatif sebagai sebuah respon terhadap begitu ketatnya persaingan ekonomi global cukup mendapat perhatian di tanah air. Baik oleh para pelaku usaha maupun pemerintah. Pemerintah telah membentuk sebuah tim bernama Indonesia Design Power1) yang diketuai oleh Irvan A Noe’man2) guna merancang pembangunan industri kreatif. Selain itu, upaya lain pemerintah adalah dengan membuat web atau portal resmi khusus menangani masalah industri kreatif di Indonesia yang beralamatkan di http://www.indonesiakreatif.net. Dengan koordinator adalah Departemen Perdagangan. Menurut web tersebut, industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut 3).  Industri kreatif dipilah menjadi 14 jenis subsektor, yakni penerbitan dan percetakan, periklanan, TV dan Radio, film-video-fotografi, musik, seni pertunjukan, kerajinan, pasar barang seni, desain, fesyen, arsitektur, riset dan pengembangan, permainan interaktif, serta teknologi informasi dan jasa perangkat lunak.

Dilihat pengkategorian tersebut, bisa dikatakan bahwa industri kreatif bukan barang baru di tanah air. Melainkan lebih kepada pendefinisian dan pengumpulan beberapa subsektor jenis usaha agar bisa menciptakan daya cipta atau nilai tambah yang lebih (added value). Sehingga diharapkan menjadi senjata tambahan bagi tumbuhnya perekonomian di tanah air. Dan setiap daerah sebetulnya mempunyai jenis industri kreatif masing-masing yang dapat diandalkan.

Ada dua hal yang erat kaitannya dengan industri kreatif. Hal pertama adalah inovasi. Inovasi diartikan sebagai sebuah proses atau hasil yang dapat memberikan nilai tambah 4). Bagi Indonesia yang sampai sekarang masih dicap sebagai negara berkembang, kata inovasi belum merupakan kata populer. Begitu pula di dunia usaha. Produk inovasi masih lebih banyak berupa wacana dan ide. Dibutuhkan keberanian untuk melakukan inovasi di era persaingan ekonomi global. Dan sesungguhnya hal itu merupakan sebuah kebutuhan. Upaya positif untuk menempatkan inovasi sebagai hal  kebutuhan antara lain direspon dengan beberapa lomba inovasi produk. Misalnya yang diselenggarakan oleh Djarum Black 5), INAICTA 6) dan Creative Solutions Award (CSA) 7).

UMKM sebagai Embrio Industri Kreatif

Hal kedua adalah mengenai kewirausahaan. Kreatif dan inovatif saja belum cukup untuk membangun sebuah industri. Diperlukan jiwa keirausahaan agar dapat menghasilkan sesuatu yang bersifat ekonomis. Sebagian besar kewirausahaan dalam subsektor industri kreatif termasuk dalam kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) 8).  Definisi UMKM yang dimaksud dalam UU No 20 tahun 2008 tentang UMKM 9). Jumlah UMKM di Indonesia ada 50 juta unit atau sekitar 99% lebih dari total unit usaha yang ada 10). Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa kewirausahaan dalam bentuk UMKM merupakan embrio atau cikal bakal industri kreatif yang harus dikembangkan. Sebagai salah satu kekuatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut terbukti dengan data yang mengatakan bahwa sektor industri kreatif memberikan kontribusi yang meningkat dari tahun ke tahun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sekaligus menjadi sebuah tantangan baru untuk meningkatkan kualtias dan kuantitas UMKM dengan adanya perjanjian CAFTA 11).

Berikut adalah mind map 12) industri kreatif.

Seperti dikatakan di atas bahwa UMKM adalah bagian penting dari industri kreatif yang harus dikembangkan. Namun sayangnya perhatian terhadap pengembangan bidang usaha tersebut belum sinergi. Dalam artian pihak-pihak yang terkait atau entitas yang ada belum bisa membuat sebuah komunikasi yang cukup baik sehingga added value yang dihasilkan bisa berlipat-lipat 13). Sebagai contoh kurangnya sinergi terlihat pada kerjasama untuk pengembangan UMKM. Belum semua intelektual kampus memahami pentingnya UMKM sebagai aset untuk dikembangkan bersama-sama dalam langkah nyata. Padahal kampus adalah tempat penelitian yang menghasilkan ilmu. Tapi keberpihakan menyalurkan ilmu tersebut ke UMKM belum optimal. Belum semua kampus mempunyai pusat studi yang memang berkonsentrasi untuk pengembangan UMKM. Walaupun beberapa kampus sudah memulainya 14).

Rantai proses penciptaan nilai menggambarkan ada 4 tahap. Dua hal yang perlu mendapat perhatian adalah produksi dan komersialisasi. Pada tahap produksi, tidak dipungkiri bahwa masalah permodalan dalam UMKM masih menjadi masalah klise 15). Sedangkan pada tahap komersialisasi, pemasaran menjadi tombak utama untuk bisa menjual sebuah produk ataupun jasa. Di era teknologi informasi seperti ini, mengandalkan teknologi informasi sebagai sebuah strategi pemasaran adalah hal wajib. Tapi memang membutuhkan waktu dan adaptasi. Karena kasus penyalahgunaan teknologi terkadang menjadi sebuah ironi tersendiri di tengah semangat kemajuan pembangunan ekonomi nasional. Bahwa teknologi netral belum sepenuhnya menjadi ruh penggunaan tekologi. Misalnya saja kasus penipuan e-commerce beberapa tahun lalu, pembobolan ATM, dan yang terbaru malahan berkaitan dengan kasus amoral yang menimpa beberapa pengguna jejaring sosial seperti facebook dan twitter 16).

Kendala lain yang tak kalah klise adalah mengenai paradigma persaingan. Dengan adanya teknologi informasi, masyarakat seolah begitu mudah dan terbuka untuk menemukan apa saja informasi yang diinginkan. Tapi bagi kalangan UMKM, terkadang berbagi informasi justru akan menjadi pemicu untuk menimbulkan persaingan 17). Sehingga dibutuhkan edukasi dan pelatihan yang mencukupi untuk memberdayakan teknologi informasi menjadi hal positif yang bermanfaat.

Peran Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan proses penyaluran data/informasi tersebut dalam batas-batas ruang dan waktu 18). Bisa berupa perangkat keras dan perangkat lunak. Keduanya mengalami perkembangan yang pesat dari jaman ke jaman. Mulai dari telepon kabel, telegram, fax, radio, tv, film, handphone, sms, mms, video call, komputer, cd interaktif, chatting, video streaming, bluetooth, infrared, wifi, e-commerce, email, website, blog, satelit, gps dan berbagai cara lain dengan media internet. Satu lagi komponen teknologi informasi adalah user atau pengguna yang akan menentukan kesuksesan dan kemanfaatan dari jenis teknologi yang dipilih. Sehingga paradigma untuk selalu menggunakan teknologi informasi yang up to date sebetulnya bukan solusi cerdas. Teknologi tepat guna 19) lebih baik digunakan. Karena yang terpenting bukan seberapa canggih teknologi itu tapi seberapa besar value added yang dihasilkan.

Teknologi informasi bisa menjadi salah satu jenis subsektor industri kreatif atau menjadi tool pemasaran. Seperti terlihat pada mind map di atas. Dengan paradigma berpikir bahwa ujung tombak kesuksesan nilai ekonomis sebuah usaha adalah dalam hal pemasaran, maka menjadi penting untuk menentukan strategi tepat bagi pemanfaatan teknologi informasi.

Strategi Market-Driving

Perlu diketahui bahwa definisi penjualan dan pemasaran pada hakekatnya berbeda. Dan itu menentukan nilai ekonomis sebuah produk di pasar. Penjualan hanya berorientasi pada seberapa banyak produk yang terjual. Sedangkan pemasaran memiliki arti yang lebih luas. Yakni bagaimana nilai produk di mata masyarakat. Sehingga dalam konsep manajemen pemasaran dikenal istilah segmentasi, targetting dan positioning (STP) 20). Sebagai contoh untuk sebuah produk sepatu olahraga ternama nike. Belum tentu kuantitas produk terjual di tanah air tinggi. Tapi ketika menyebut nama merk nike, maka orang akan langsung teringat dan tahu tentang merk sepatu tersebut. Sehingga nilai jual per produk pun mahal.

Berbicara pemasaran, maka hal lain yang tak kalah perlu diperhatikan adalah masalah orientasi pasar. Ada dua jenis, yakni market-driven dan market-driving 21). Market-driven cocok untuk produk-produk yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan paradigma market-driving lebih kepada menciptakan pasar. Artinya harus menciptakan pasar dengan cara edukasi. Pada awalnya orang mungkin akan merasa belum membutuhkan, tapi dengan edukasi yang baik maka pasar akan tercipta dengan sendirinya. Dan industri kreatif di tanah air lebih cenderung pada orientasi market-driving.

Tidak mudah menentukan strategi market-driving pada industri kreatif di tanah air. Pertama karena begitu banyaknya jenis industri kreatif, sehingga harus dijabarkan satu per satu. Kedua karena berkaitan dengan strategi pemilihan teknologi informasi yang sesuai. Dicocokkan dengan kondisi internal manajemen usaha industri kreatif yang bersangkutan. Berkaitan dengan sumber daya manusia dan kemampuan finansial.

Sehingga pada kesimpulannya, sebuah industri kreatif belum tentu bisa menentukan jenis teknologi informasi yang pas. Dan ini kembali lagi pada analisis di atas bahwa butuh sebuah sinergi di antara entitas yang terkait dengan industri kreatif. Yakni intelektual, pemerintah dan pelaku usaha. Dan kata kunci yang tidak boleh terlupakan seperti telah disebutkan di atas adalah inovasi.

Mengadopsi paradigma manajemen strategi 22), maka yang harus dilakukan untuk menerapkan market-driving industri kreatif secara umum di Indonesia melalui teknologi informasi terdiri dari dua langkah. Pertama membuat strategi secara umum. Yang kedua membuat strategi operasional. Keduanya tentu saja tetap mengedepankan kata kunci inovasi. Yakni sebuah terobosan pendekatan baru yang belum atau masih sedikit dilakukan.

1. Strategi Umum

Untuk menentukan jenis teknologi informasi yang dipakai pada sebuah industri kreatif, perlu dilakukan upaya kreatif dalam menggali ide. Beberapa metode yang bisa dijadikan alternatif adalah brainstorming dan mind map. Brainstorming bukan diskusi biasa yang terkadang bersifat acak dalam menentukan ide-ide kreatif. Tapi ada beberapa teknik dan tatacara tertentu yang harus diikuti. Mind map adalah sebuah metode untuk mengeksplorasi ide dengan media gambar. Diperkenalkan oleh Tony Buzan pada tahun 1970, dan kini sudah mulai banyak diajarkan di kampus-kampus seperti magister manajemen. Selanjutnya untuk memecahkan permasalahan, metode fishbone diagram 23) meruapakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan. Semua metode-metode di atas memang lebih banyak bersifat kualitatif dan subjektif. Sehingga dibutuhkan pengalaman dan jam terbang supaya tool tersebut bermanfaat.

2. Strategi Operasional

Dipecah menjadi 3 jenis subteknologi informasi. Berikut contoh-contoh inovasil kecil dalam hal pemasaran melalui teknologi informasi. Tetapi dengan langkah kecil ini semoga bisa bermanfaat dan menambah khasanah pemanfaatn teknologi informasi. Yakni :

a. Internet

Internet mengalami perkembangan yang pesat 24). Berbagai macam jenis atau varian baru dalam media ini berkembang dengan baik. Seperti bermula hanya untuk website, lalu seiring perkembangan jaman muncul email, chat, video streaming, social media, internet marketer (melalui adsence, pay to riview dan sejenisnya) dan sebagainya. Ada juga langkah yang mungkin dianggap miring, tapi sudah mulai jamak dipakai di berbegai negara. Yakni memasarkan sebuah produk melalui spam dan sejenisnya. Tapi langkah ini bukan merupakan hal positif dalam hal inovasi. Beberapa inovasi yang bisa dilakukan melalui internet antara lain :

– Pelatihan blog/web untuk UMKM

Untuk memperkenalkan produk agar dikenal seluruh lapisan masyarakat, bahkan seluruh dunia, maka sudah jamak setiap industri kini mempunyai web atau blog untuk memperkenalkan produknya. Ada beberapa industri yang memang hanya memasang katalog produk atau profil. Tetapi dengan adanya e-commerce, sudah mulai banyak industri yang memanfaatkan hal tersebut untuk transaksi online. Tapi sayangnya berbagai macam komunitas internet (blog, pecinta linux, designer dan semacamnya) belum begitu intensif menjadi solusi. Yakni dengan memberikan pelatihan. Dan itu bisa dilakukan dengan gratis alas tanpa biaya jika mau bersinergi dengan pihak sponsor layaknya lembaga keuangan.

Pelatihan-pelatihan khusus untuk e-commerce seperti dengan platform cubecart 25) juga belum digarap dengan baik. Bentuk e-commerce lain yang sudah mulai dirintis dengan baik antara lain sudah dilakukan oleh kaskus melalui kaspay 26) dan plasa dot com 27). Inovasi lain yang bisa dikembangkan adalah dengan membuat platform e-commerce berbasis open source.

– Pemanfaatan SEO (Search Engine Optimazion) untuk kata kunci industri kreatif

Dengan semakin banyaknya blogger dan kontes SEO, maka potensi memperkenalkan sebuah industri kreatif semakin mudah. Tapi hal ini masih minim. Sebagai contoh seni lokal tari dolalak dari Purworejo. Ketika memasukkan kata kunci ”tari dolalak” di google dot com, maka hasil di halaman pertama belum bisa menjawab dengan baik. Apalagi memperkenalkan dan memasarkan serta memberikan informasi dimana saja bisa menemukan seni pertunjukan tersebut.

– Saling bertukar link dan banner

Maksudnya adalah saling bertukar link dan banner antara berbagai komunitas internet (blog, pecinta linux, desainer, programmer, komunitas sepeda, biker, dll) dengan UMKM setempat. Ini adalah salah satu simbiosis mutualisme untuk saling memperkenalkan masing-masing pihak. Hal ini belum banyak dilakukan. Cara mudah lain yang cukup sederhana untuk memperkenalkan web/portal UMKM tertentu adalah dengan bertukar komentar.

b. Multimedia

Iklan atau promosi melalui media audio-visual tentu lebih menarik bagi masyarakat. Vandalisme periklanan di jalanan perlu dan bisa dihilangkan perlahan-lahan dengan kemajuan teknologi informasi. Seperti dengan monitor VDT (video display terminal) 28). Informasi dengan video streaming juga perlu ditingkatkan.

c. Telekomunikasi

Persaingan bisnis telekomunikasi 29) seperti operator seluler dan telepon kabel yang semakin ketat sebetulnya adalah angin segar untuk bisa mempromosikan produk-produk industri kreatif dengan lebih gencar. Bahkan fasilitas gratis bisa didapatkan jika dapat memanfaatkan celah. Misalnya sms gratis promosi sebuah produk industri kreatif atau produk lain pada umumnya adalah bukan impian jika ada kerjasama antara pihak industri telekomunikasi dengan sponsor. Inovasi lain dalam hal telekomunikasi antara lain dengan membangun fasilitas sms untuk pencarian ATM, dan fasilitas informasi lainnya.

Satu hal yang perlu diingat dalam paradigma market-driving adalah jangan pernah bosan untuk selalu menciptakan pasar dengan edukasi atau promosi lainnya. Karena contoh-contoh cara inovasi di atas bisa tidak berguna jika semangat pemasaran hanya dilakukan dengan pasif. Paradigma market-driven pun juga melakukan edukasi untuk penetrasi pasar. Apalagi market-driving yang notabene harus dapat menciptakan pasar.

Sebagai contoh dalam industri kreatif seni pertunjukan. Promosi yang berkelanjutan dan inovatif sangat perlu untuk meningkatkan peminat sebuah seni pertunjukan. Lama-kelamaan akan terbangun image positif terhadap sebuah seni pertunjukan tertentu. Sehingga berubah menjadi kebutuhan. Contoh seni pertunjukan yang menunjukkan perkembangan minat masyarakat adalah jazz, dengan hadirnya dan semakin banyaknya konser musik genre musik tersebut.

Dan yang terakhir adalah mengenai sinergi. Seperti telah dipaparkan di atas, ketiga entitas yang terlibat yakni pemerintah, intelektual dan pelaku usaha akan semakin berkembang dalam pemanfaatan teknologi informasi jika saling mendukung dan bekerjasama. Jadi kata kuncinya  adalah kewirausahaan, inovasi, dan sinergi. Semoga bermanfaat!

catatan kaki :

  1. http://indonesiadesignpower.multiply.com
  2. http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2007/04/22/irvan-a-noeman-m-id
  3. http://www.indonesiakreatif.net/
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Inovasi
  5. http://www.blackinnovationawards.com/
  6. http://www.inaicta.web.id/
  7. http://www.creativesolutionsaward.com/
  8. http://infokito.wordpress.com/2008/12/26/tahun-2009-adalah-tahun-indonesia-kreatif
  9. http://peacbromo.com/kriteria-umkm.html
  10. http://www.bbc.co.uk/indonesian/indepth/story/2008/12/081201_kreditmikro1.shtml
  11. http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=11367&Itemid=708
  12. http://en.wikipedia.org/wiki/Mind_map, https://nurrahmanarif.wordpress.com/2008/12/11/helicopter-view/
  13. http://samuelhenry.com/berbicara-di-workshop-haki
  14. http://kampus.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/12/16/65/285554/65/fakultas-teknik-industri-uii-rintis-pusat-pendampingan-usaha-kecil
  15. http://www.bbc.co.uk/indonesian/indepth/story/2008/12/081201_kreditmikro1.shtml
  16. http://showbiz.vivanews.com/news/read/144806-pakai_baju_hina_liverpool__armand_dicaci
  17. http://samuelhenry.com/berbicara-di-workshop-haki
  18. http://www.erikiman.com/public/01_definisi_TI.pdf, https://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/08/20/sistem-teknologi-informasi/
  19. http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_tepat_guna
  20. http://rajapresentasi.com/2009/08/segmentasi-targeting-dan-positioning-dalam-manajemen-pemasaran/
  21. http://www.marketing.co.id/2010/01/13/market-driving-companies-menjadi-jawara-dengan-menciptakan-pasar/
  22. http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_strategis, https://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/11/25/manajemen-strategi/
  23. https://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/12/21/diagram-tulang-ikan/
  24. http://karodalnet.blogspot.com/2009/04/pertumbuhan-pengguna-internet-indonesia.html
  25. http://www.cubecart.com/
  26. http://id.news.yahoo.com/viva/20100415/ttc-transaksi-elektronik-aman-a-la-kaspa-078ed6a.html
  27. http://id.news.yahoo.com/viva/20100408/ttc-transformasi-belanja-ke-arah-e-comme-078ed6a.html
  28. http://www.wisegeek.com/what-is-a-vdt.htm
  29. http://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi

Ditulis untuk “Blog Competition : Share Your Idea!”

compfest 2010

Iklan

Aksi

Information

62 responses

18 04 2010
Tweets that mention Menciptakan Pasar Industri Kreatif « nurrahman -- Topsy.com

[…] This post was mentioned on Twitter by Nurrahman . Nurrahman said: industri kreatif dan teknologi informasi; https://nurrahmanarif.wordpress.com/2010/04/18/menciptakan-pasar-industri-kreatif/ […]

18 04 2010
wibisono

wah ikut juga kang..

maju terus industri kreatif indonesia..

18 04 2010
wibisono

asyik dapat pertamaxx

19 04 2010
vikhi

semoga perekonomian indonesia bisa bangkit dan pengangguran menjadi berkurang dengan menjamurnya industri kreatif 😀

18 04 2010
Affan

Industri Kreatif berbasis Teknologi Informasi memang mutlak dikembangkan,,,,
Mampir balik dan kasih komentar ya,,,,

23 04 2010
nurrahman18

mari kembangkan bersama 😀

19 04 2010
sunarnosahlan

kreatifku masih berkutat pada kata. mengolah mengobrak abrik hingga punya makna

19 04 2010
nurrahman18

tapi olahan kata itu juga akan lebih bermakna jika dapat dibaca oleh semua kalangan dengan bantuan sarana teknologi informasi terkini yakni internet, khususnya blog 😀

19 04 2010
Goda-Gado

Wah Gan, sory Gan gw ga sempet baca keseluruhanya
kepanjangen… Takut ketahuan atasan coz ini smbil kerja
*korupsi waktu je…
😀

but poinnya sih kayaknya gw nangkep.
kalao pasarnya itu nanti ada, letaknya dimana bos?? 😀
Pasar Tiban itu kreatif juga khan???

Btw, kenapa sih kok yg Kreatif-Kreatif itu rata2 justru malah ROKOK sih. 😦

nama gw juga kreatif lho kang..
😀

19 04 2010
nurrahman18

menciptakan pasar dalam arti luas, klo masalah iklan industri rokok, mungkin karna mereka sangat sadar bahwa pemasaran melalui tek.informasi adalah sangat penting 😀

19 04 2010
wall paper

i cant understand hope its good

19 04 2010
nurrahman18

thx for coming 😀

19 04 2010
suzannita

kreatif dan kreatifitas berawal dari diri sendiri dan kemauan kuat dari dalam diri sendiri juga tentunya 🙂

19 04 2010
dinoyudha

wah, kalo saya bikin usaha apa ya enaknya yang kreatif? dan apakah saya kreatif?

19 04 2010
nurrahman18

yg jelas pakelah tek.informasi utk memesarkan, biar added value tambah banyak 😀

20 04 2010
Deka

Kadang saya bertanya, sisi kreatif saya dimana ya yang lebih menonjol..??? sampai saya bingung cara memanfaatkannya. Just My Opinion

20 04 2010
kampret

maaaass…aku ga ngertiii _ _;
ilmu kanuraganku masih cetek utk masalah ekonomii _ _;
ehehhe

20 04 2010
M Subchan

setuju bung rahman. industri kreatif adalah salah satu industri strategis yang perlu untuk dikembangkan terus. itu karena industri ini punya kelebihan yaitu tahan krisis dan menyerap banyak tenaga kerja. jadi, dua jempol buat siapa saja yang bergiat di industri ini.

20 04 2010
Andi

hmmm… walau puanjang ulasannya, pada dasarnya semua dititikberatkan pada sinergi ya mas… hehehe sok ngerti….

[OOT] jadi mas, aku nek bilang bahwa aku kerja di sebuah perusahaan kreatif jadi bener ya? 😉

20 04 2010
nurrahman18

menurut definisi di atas benar 😀

20 04 2010
Asop

Di Bandung banyak industri kreatif. 😀

24 04 2010
nurrahman18

di jogja juga banyak sop 🙂

20 04 2010
Nia

oo..kerajinan termasuk industri kreatif to.. Di negara ini kan banyak sekali industri kerajinan, tp sayang kebanyakan mereka (yg industri kerajinan mikro) masih belum ngerti T. Informasi. Coba kalo udah pada tau, bakal bisa menguasai pasar internasional tu. Kerajinan indonesia kan keren2..

20 04 2010
nurrahman18

jadi, mari belajar menggunaka t.informasi dgn bijak 😀

20 04 2010
ladyulia

wah
dapet pelajarran baru
mau tukeran link???

xoxo
YULIA RAHMAWATI
Get Up,Survive, Go Back To The Bed

20 04 2010
riyanti

wah sumbernya banyak bgt hehehehe….
gud luck sll kang….semoga tambah makin kreatif industri2 di tanah air…

salam sayank….

20 04 2010
hellgalicious

blom sempet baca semua gan
kepanjangan

semoga berhasil aja deh!
gue juga mau ikutan kompetisinya
hihihi

21 04 2010
ekopras

kita harus kreatif dan inovatif untuk terus maju

21 04 2010
Sapril

Waw, tulisan yang mantap mas Nur, sumbernya jelas *dan juga banyak*. Salut, semoga sukses dengan kompetisinya yaa 🙂

21 04 2010
Bakir Dhurao

Saya sangat sependapat dengan artikel ini, bagaimanapun juga indosea harus lebih kreatif

21 04 2010
alief

semangat terus mas nurahman…blog anda berbobot sekali isinya,,, maaf lama gak buka blog… lama juga gak coment di blog anda…sukses selalu… Aminn insyaallah ilmu anda akan bermanfaat buat saya,,,,salam hangat

21 04 2010
Rivanlee

wah semangat buat lombanya

22 04 2010
Gus Ikhwan

salam sahabat,
industri IT emang harus dikembangkan, dapet ilmu baru ni, paparan yang sangat komplit dan relevan sekali apalagi didukung sumber yang bagitu sangat jelas, makasih infonya

22 04 2010
wigati

Ah, benar mas, perlu posting2 begini, agar kita semangat kreatif…d^_^
ngomong2 ada acara Compfest 8-9 mei mas, untuk industri IT kreatif katanya…

22 04 2010
nurrahman18

acaranya di jakarta ya?sayangnya saya lg di desa, tempat kelahiran saya, jauh..heheh

22 04 2010
ridu

wah tulisannya bagus banget, komprehensif! menarik juga memberikan pelatihan blog kepada UMKM, ya salah satu promosi yg mudah dan juga efektif 😀

27 04 2010
nurrahman18

betul sob, pelatihan blog buat UMKM emang dirasa kurang, karena masalah SDM dan sinergisitas 🙂

22 04 2010
sedjatee

assalamualaikum
terima kasih atas kunjungannya, Sobat…
nice blog, rame dan meriah..
semoga sehat selalu..
salam sukses…

sedj
http://sedjatee.wordpress.com

22 04 2010
nurrahman18

tenkyu bro 😀

22 04 2010
nuansa pena

Indahnya jika tidak ada pengangguran!

22 04 2010
nurrahman18

betul jik akit amau memanfaatkan IT utk industri kreatif kita, maka added value nya bisa berlipat 😀

25 04 2010
citromduro

sukses untuk value yang berlipat dan seonya juga
mantabs sukses your competetion (betul tidak nulisnya nih)

22 04 2010
ossmed

salam kenal nihh
sedang blogwalking dan ketemu blog menarik ini.. ditunggu kunjungan baliknya di http://www.ossmed.com
waahh.. udah maju nih kayaknya paid reviewnya mas …

22 04 2010
nurrahman18

baru mulai bung, thx

25 04 2010
citromduro

baru mulai aja kayak gini
gimana kalau udah lama
sukses selalu buat shobatku dan senantiasa sehat

22 04 2010
darahbiroe

heheh
krerennn
saya ikut dukung yaw
smoga sukses
😀

22 04 2010
nurrahman18

dukung doa juga boleh sob 😀

25 04 2010
citromduro

wah saya mendukung secara doa saja dan kemampuan semampunya untuk menciptakan para kreatif yang dapat membawa negeri ini kearah yang lebih baik

22 04 2010
doelsoehono

salam kreatif ….semangat selalu untuk selalu memajukan Indonesia .

salam kunjungan perdana , makasih mendapatkan ilmu yang baru .

22 04 2010
hahn

waduh, ga ngerti, panjang lagih hehe…
btw, bandung kota kreatif (ga nyambung :mrgreen:)

22 04 2010
nurrahman18

dibaca pelan2 sob, sambil minum kopi 😀

25 04 2010
citromduro

ya betul bacanya harus pelan sambil menikmati wedang uwuh

22 04 2010
Erdien

Wah panjang amat artikelnya Gan!

Hehehe… kunjungan balik nih, makasih dah mampir di Sundagasik ya 🙂

Sukses Mas!!!

22 04 2010
nurrahman18

hehe, terlanjur panjang biar setia bacanya gan…thx 😀

25 04 2010
citromduro

panjang amat tulisannya sepanjang ….
salam dari pamekasan madura

25 04 2010
citromduro

terus berkreasi dan tetap semangat

29 04 2010
nurrahman18

makasih Om atas semua komen dan banyak nasehatnya 😀

28 04 2010
BaNi MusTajaB

butuh keberanian dan semangat tinggi untuk berinovasi. ok.nice posting.

29 04 2010
nurrahman18

thx gan..inovasi penggunaan TI emang perlu ditingkatkan 😀

28 04 2010
ulfa

Kreatif-Inovasi-Enterpreneurship…
Mga jaya terus industri kreatif di bumi Indonesia..:)

17 07 2010
Hadiah Blog Competition Compfest2010 « nurrahman's blog

[…] : Memberdayakan Industri Kreatif, Memajukan Bangsa”; dengan artikel yang dikirim berjudul “Menciptakan Pasar Industri Kreatif”. Sebenarnya pengumuman pemenang sudah ada sejak bulan Mei 2010. Tetapi baru sekitar sebulan […]

14 09 2011
Tony Buzan ke Indonesia « nurrahman's blog

[…] sedikit mengenai Mind Map di sini. Dan pernah dipergunakan analisis Mind Map untuk sebuah artikel di sini, yang kemudian berhasil memenangkan sebuah blog kontes tahun lalu, Compfest 2010. Nha, ada kabar […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: