Berbohong

9 05 2010

Karena tergesa-gesa akibat terlambat bangun dan pergi ke kantor, seorang karyawan yang bertugas untuk presentasi di depan para calon  investor sebuah proyek harus mengalami nasib kurang baik. Menabrak seorang OB yang membawa minuman. Bajunya basah kuyup. Harus meminjam baju rekannya. Dan karena waktu tinggal hanya tak kurang dari dua menit, segera ia ganti baju di ruang kerjanya. Ruangan tersebut tak ada cerminnya. Dengan terburu-buru dan suasana hati yang cukup gundah karena takut mengecewakan pimpinan, ia masuk ke ruangan presentasi dengan tergesa-gesa. Langsung mengucap salam dan memulai presentasi tanpa memperhatikan baju gantinya itu.

Rupanya beberapa orang di dalam ruangan tersebut justru tertawa kecil. Bahkan beberapa lainnya menampakkan wajah sedikit marah dan kecewa. Presentasi terlambat, dan rupanya si karyawan tadi salah mengancingkan baju. Ia salah mengancingkan baju dari bawah. Sehingga bagian atas menyisakan satu buah lubang kancing baju yang kosong. Sehingga dengan menahan malu, ia terpaksa meminta maaf.

***

Mungkin hal di atas bisa sedikit menganalogikan perbuatan tidak jujur atau berbohong. Dalam konteks yang pas. Termasuk berbohong pada diri sendiri, untuk mengakui keadaan dan instrospeksi perbaikan diri. Berbohong itu seperti salah memakai kancing baju. Jika salah mengancingkan baju dari bawah, maka seterusnya sampai atas akan salah. Menjadi kebiasaan. Untuk menutupi kebohongan atau kesalahan masa lalu, maka saat ini juga melakukan hal yang sama. Dan untuk menghilangkan sifat atau kebiasaan berbohong memang tidaklah mudah jikalau sudah terlanjur atau menjadi kebiasaan. Terkadang, harus menahan malu yang berlebih. Atau bisa berimbas pada orang lain yang dapat mengakibatkan orang lain merugi. Tapi itulah harganya. Seperti juga cerita seorang karyawan di atas. Ia harus kena marah pimpinan perusahaan karena para calon investor kecewa dengan kesan pertama. Harga yang mahal karena keterlanjuran yang kurang baik. Untuk mencegah keterlanjuran tersebut memang sedari awal harus waspada, tidak tergesa-gesa, sabar dan iklhas. Seperti halnya memeriksa kancing baju yang dikancingkan dari bawah, dan kalau perlu ada cermin di depannya. Layaknya cermin hati untuk selalu ingat bahwa kebohongan sekecil apapun akan dimintai pertanggungjawaban kelak.


Aksi

Information

34 responses

9 05 2010
suzannita

hmmmm (thinking) siapa pekerja itu ya … loh koq … nanya itu hihiihi

9 05 2010
achoey

Berbohong
Ah ini mahluk yang semampunya aku hindari 🙂

9 05 2010
dafiDRiau

Ber bohong demi kebaikan g’ masalah!!!

9 05 2010
ImamS

Analogi yang mak nyus…

Tapi, ngomong2, karyawan itu siapa(penulisnya) ya?

he he he . . .

9 05 2010
febriyanto

lebih baik terlambat daripada ga sama sekali, masih berlaku ndak itu? hhe… membudayakan jam karet…. 😀

9 05 2010
Tweets that mention Berbohong « nurrahman -- Topsy.com

[…] This post was mentioned on Twitter by Nurrahman . Nurrahman said: dilarang berbohong; http://pendek.in/01cq3 […]

9 05 2010
Reza Fauzi

bener, jangan pernah bohong, seterusnya akan bohong

9 05 2010
rose

kadang imej dan jaim itu harus dijaga yaa’… jadi ga salah dong kalau kita jaim gtu.. ^^

9 05 2010
sunflo

bener mas.. keboongan kalau ditimbun2 malah akan memakan kita sendiri… ga bakalan bisa berkelit lagi…

9 05 2010
kawanlama95

kalo bisa jujur kenapa harus berbohong

10 05 2010
kang romly

liat boongnya tuk apa gt aja ko’..krna kita jg ada toleransi kn????salut mas…

10 05 2010
wahyu nurudin

kebohongan itu nggak masuk akal. makanya robot atau mesin nggak bisa berbohong. algoritmanya gimana… juga?

10 05 2010
nurrahman18

wagh ga ngeerti algoritma kyk gt gan 😀

10 05 2010
Thomas

Hm….tanpa persiapan yang matang….terburu-buru dan cenderung menganggap enteng segala sesuatu….dan yg dikorbankan pasti ga cuma diri sendiri….. kalo ga dibenahi salah2 bisa tuh didepak dari tempat kerjanya!
salam

10 05 2010
Asop

Ups, hal seperti ini sangat memalukan. 😐 semoga saya ga akan pernah mengalami hal ini. 🙂

10 05 2010
Nanang

Orang sering berbohong akan menjadi kebiasaan dan kebohongan dia dianggap biasa aja buat dia tanpa ada perasaan berdosa.

10 05 2010
tommy

sangat memalukan

10 05 2010
kawanlama95

apakah hari ini telah berbohong….
hmmm mungkinkah bohong itu indah

silahkan kunjungi aku mas di ketika-menulis-cinta-dilarang

10 05 2010
andee

i dont like liee

10 05 2010
delia4ever

sayangnya banyak banget kebohongan kita temukan diberbagai tempat…

dan benar .. suatu saat kebohongan akan mendapat balasan

11 05 2010
pluma

salam kenal mas. mas.. mhon bantuannya ya.. link anda sudah terpasang di blog saya. backlink ya…

11 05 2010
nurrahman18

yup

11 05 2010
hellgalicious

waaah cara penyampaiannya pas banget mas
sesuai banget tuh judul sama analoginya

11 05 2010
pelangiituaku

…temen-temen, mampir iah ke blogkuuu, aku lagi ikutan lomba blog niihh,jangan lupa kasih coment iahhh,, kontribusi kalian sangat berarti …langsung klik ini iah : http://pelangiituaku.wordpress.com/2010/05/10/seorang-cowok-menjaga-kesehatn-kulit-wajar-nggak-sih/ … semangat blogger 2010 !!!! …makasiihh =)

11 05 2010
yanrmhd

jangan keseringan…
sekali berbohong biasanya suka ingin berbohong lagi
gtu katanya sih… :mrgreen:

11 05 2010
ulfa

Jadi ingat jargon yg ada di fotocopi-an mata kuliah :fismat” dulu: “Tegakkanlah kejujuran meski dunia berada dalam kekacauan atau tanpa makna”

11 05 2010
diazhandsome

itulah yg sedang dicari orang: kejujuran.

semakin sulit saja 😦

12 05 2010
wi3nd

sekali berbohon9 akan menyebabkan kebohon9an kebohon9an selanjutnya

12 05 2010
irvan

kalau terlambat nanti di marah bos nya ya….
aku rasa dia terpaksa melakukan hal itu.

12 05 2010
irvan

kenapa sih susah banget gomen di wordpress sudah 2 sampai 3 kali tetap aja gak muncul komen nya…

12 05 2010
nurrahman18

karena settingnnya, buat yg lum pernah komen, akan dimoderasi dulu

12 05 2010
irvan

nah kalau di komen kayak gini baru muncul…

13 05 2010
vitri

wuihh ..

14 05 2010
cara mengatur keuangan

Hehhehe,.. ada saat nya bohong ada saat nya jujur,.. jika bohong demi kebaikan,.. y g da salahnya di pertimbangkan,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: