Cita-cita

19 06 2010

Di suatu sore. Seorang Ayah bertanya kepada anaknya yang baru saja lulus sma, ”kelak, ingin jadi apa Nak?. ”seorang Arsitek, yang punya usaha mapan sendiri. suatu saat, daku juga ingin mempunyai sebuah  yayasan yang bisa membantu sesama Yah”, jawab si anak dengan percaya diri. Terpancar keoptimisan di mata sang anak. ”wah banyak sekali, bagus itu, Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Anak muda sekarang harus optimis, apalagi kini jaman semakin maju. Dan kalau bolehlah Ayah sedikit bercerita. Kamu juga harus ingat bahwa ada kondisi dimana seseorang akan merasa bahwa beberapa keinginannya yang diidam-idamkan di masa lalu tidak tercapai? Tidak, ini bukan untuk melemahkanmu Nak. Tapi ini untuk memudahkanmu hatimu untuk menerima keadaan, jikalau suatu saat kamu sudah merasa gagal. Karena semua orang harus pernah gagal agar ia bisa mengambil pelajaran, tidak sombong, dan sadar bahwa terlalu banyak variabel di dunia ini yang bisa dikendalikan oleh manusia untuk memperoleh apa yang dicita-citakan.”

Baca Lagi Ah!