Sekolah Kepemimpinan

9 08 2010

Kalau ada seorang pemimpin yang dikritik lalu marah, sebetulnya masih ada dua kemungkinan di balik kemarahannya itu. Pertama, pemimpin tersebut lalu memperbaiki sesuatu yang dianggap salah itu. Kedua, pemimpin tersebut akan balas mengkritik. Mungkin karena berbeda sudut pandang, bahwa tidak ada yg salah dengan kondisi yang dimaksud. Dan seolah hanya menjadi pemanis lidah saja pada saat berkata bahwa yang bersangkutan menerima kritik dengan lapang dada.

Mungkin itulah salah satu tingkah laku yang cukup mencolok saat ini bagi para pimpinan legislatif, eksekutif maupun yudikatif negri ini. Berbagai kejadian, fenomena bahkan sesuatu yang dianggap kasus dan aib belum cukup menegur. Seperti 4 tahun peringatan lumpur lapindo, kasus munir dan aktivis lainnya saat jaman reformasi, riuhnya ledakan petasan berupa gas elpiji dalam rangka menyambut ramadhan, hingga aksi artis Pong yang mencoret gedung kura-kura ijo milik para penguasa.

Ya, mungkin hal-hal tersebut tak terselesaikan dengan baik karena di negri ini tidak dididik yang namanya kepemimpinan. Atau bisa jadi  unsur kepemimpinan yang diselipkan di pelajaran sekolah masih kurang, atau kurang mengena ke anak didik. Dan mungkin setelah wacana pendidikan anti korupsi di sekolah dan perguruan tinggi, kini mata kuliah kepemimpinan perlu diformalkan pula di perguruan tinggi. Tidak hanya menjadi materi training ekstrakurikuler. Agar kelak menghasilkan generasi penerus yang punya jiwa kepemimpinan.

Bahkan kalau perlu untuk mewaspadai beberapa tahun mendatang di Indonesia yang katanya sudah krisis kepemimpinan, perlu jurusan / program studi kepemimpinan di perguruan tinggi atau sekolah tinggi kepemimpinan. Barangkala nantinya jurusan  kepemimpinan mungkin akan menyaingi jurusan-jurusan laris seperti dokter, akuntansi, sipil dan lain-lain. Kalau sudah ada universitas yang membuka jurusan tersebut, ada yang mau mendaftarkan diri? 😀

Iklan

Aksi

Information

15 responses

9 08 2010
Bangauputih

sekarang orang pada pintar mengkritik, giliran dikritik malah marah, hayo? 😉

9 08 2010
Adi

jadi pemimpin itu sangat susah…
Benar tidak?

9 08 2010
dreesc

banyak yg pengen jd pemimpin… tapi ga tau cara nya jadi pemimpin yg benar…

dree setuju kalo ada sekolah nya hehehee

9 08 2010
dafiDRiau

Betil tu Mas Adi…

9 08 2010
nahdhi

Kalau ada malah aneh. Kalau kemudian orang berbondong-bondong sekolah kesitu, saya cuma bilang gini “Emang siapa yang mau ngangkat elu jadi pemimpin? Kok kepedean amet sih lu…”

9 08 2010
nurrahman18

wah anda serius sekali mas,hehehe

10 08 2010
Budi Mulyono on Blog Keluarga

kalo menurut saya sih krisis kepemimpinan kayaknya gak ada mas. Yang ada krisis pemimpin yang baik, adil dan jujur. Lha wong semua mau jadi pemimpin eee… kalo semua jadi pemimpin, siapa yang jadi rakyatnya????????????

10 08 2010
nurrahman18

saya hanya mencoba menuangkan sebuah luapan ironi di atas 🙂

10 08 2010
ladyulia

pelajaran yang paling saya suka seama 3 tahun kuliah
adalah mata kuliah “leadership”
its super cool and so much fun to learn

10 08 2010
Cortisol

great… nice analysis.

10 08 2010
dian

betul, negara ini memang sedang mengalami krisis kepemimpinan.
mungkin memang memulainya harus dari rumah, dari orang tua, dari guru…

10 08 2010
melianaaryuni

Pengajaran tanpa telada juga akan sia-sia,Pak. Model pemimpin yang baik yang mestinya dilihat….

10 08 2010
ysalma

pemerintahannya sih Presidentil tapi pelaksanaannya lebih ke seperti kerajaan maunya yg mimpin, makanya pada ga mau dikritik Nur 🙂

10 08 2010
kang ian

wah belom ada tu y mas jurusan kepemimpinan 😀 kalau ada mah calon pemimpin harus punya ijazah itu..minimal ikutan mata kuliahnya wkwkw

7 09 2012
Antara Ada dan Tiada | Arif's Blog | Kumpulan Hobi

[…] berjalan dengan semestinya, wajar jika kemudian para anggota organisasi menginginkan peran sosok pemimpin agar bisa lebih banyak melakukan perbaikan. Sayangnya tidak semua pemimpin mau dan atau bisa […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: