Tirai Makanan

2 09 2010

Tirai adalah penutup atau penghalang pandangan. Mungkin secara fungsional mirip kelambu di kasur atau ruang tidur, kerai di depan kamar anak kos, atau korden untuk jendela. Tirai menjadi simbol kesopanan karena malu terlihat dari luar. Atau bisa diartikan negatif untuk menutupi sesuatu hal yang kurang wajar. Tirai makanan, kini nampak bertebaran di sekitar kita. Di warung makan atau sejenisnya. Bahkan di kedai makanan modern. Namun ada pula yang tanpa malu-malu membuka lapak dagangan makanannya, mungkin seperti di angkringan dekat proyek, stasiun, dan pasar. Selama ramadhan, seperti sudah menjadi tradisi atau budaya di tanah air untuk saling menghormati dan toleransi. Sehingga di kala siang hari penjual makanan berkurang. Tapi jiakalau sudah mendekati waktu berbuka hingga waktu sahur, mungkin justru bertambah. Dan konon katanya tingkat konsumsi dan peredaran uang di kala ramadhan hingga lebaran cukup meningkat drastis daripada biasanya. Terlepas dari pandangan bahwa justru di kala bulan rmadhan atau puasa masyarakat menjadi semakin konsumtif dan hedonis, semoga peningkatan konsumsi itu tak melupakan tugas utama untuk meningkatkan ibadah :). Amin!

Baca Lagi Ah!