Tirai Makanan

2 09 2010

Tirai adalah penutup atau penghalang pandangan. Mungkin secara fungsional mirip kelambu di kasur atau ruang tidur, kerai di depan kamar anak kos, atau korden untuk jendela. Tirai menjadi simbol kesopanan karena malu terlihat dari luar. Atau bisa diartikan negatif untuk menutupi sesuatu hal yang kurang wajar. Tirai makanan, kini nampak bertebaran di sekitar kita. Di warung makan atau sejenisnya. Bahkan di kedai makanan modern. Namun ada pula yang tanpa malu-malu membuka lapak dagangan makanannya, mungkin seperti di angkringan dekat proyek, stasiun, dan pasar. Selama ramadhan, seperti sudah menjadi tradisi atau budaya di tanah air untuk saling menghormati dan toleransi. Sehingga di kala siang hari penjual makanan berkurang. Tapi jiakalau sudah mendekati waktu berbuka hingga waktu sahur, mungkin justru bertambah. Dan konon katanya tingkat konsumsi dan peredaran uang di kala ramadhan hingga lebaran cukup meningkat drastis daripada biasanya. Terlepas dari pandangan bahwa justru di kala bulan rmadhan atau puasa masyarakat menjadi semakin konsumtif dan hedonis, semoga peningkatan konsumsi itu tak melupakan tugas utama untuk meningkatkan ibadah :). Amin!

Iklan

Aksi

Information

12 responses

2 09 2010
Puspita

ya saya merasa aneh klo di bulan puasa gini aja warung buka tanpa tirai

3 09 2010
Ifan Jayadi

Benar sekali. Puasa memang kadang identik dengan sifat konsumtif. Padahal puasa sendiri mengajarkan tentang arti kesederhanaan. Mungkin kita perlu mengkaji lebih jauh permasalahan ini supaya puasa yang kita lakukan penuh dengan makna yang religius bukan malah lebih mendekati jhedonisme.

3 09 2010
orange float

dikasih tirai kan dengan maksud menghormati yang sedang puasa ya

3 09 2010
Ifan Jayadi

Puasa seharusnya menjadikan diri kita lebih sederhana dan bersahaja dan bukan malah sebaliknya menjadi konsumtif

3 09 2010
Fanz

di tempat saya malah ada yang terang² 😦

3 09 2010
kawanlama95

Masih ada warung2 makan yang buka dengan terang-terangan.duh ga toleransi. bahkan seenaknya makan didepan orang banyak. hmm semoga ada yang meyadarkan .di tempat orang2 tersebut

3 09 2010
masyhury

di tempat saya juga banyak yg seperti itu..
padahal si penjualnya adalah orang islam loh..
Tp ya namanya mo cari rejeki ya biarkan sajalah, jangan sampai gara-gara puasa mereka yg jualan jadi susah.. kan sayang..

3 09 2010
Catatan SederhaNa

tulisannya menggoda iman :mrgreen:

4 09 2010
Nisa

hihii… kalo saya pas Ramadhan, malah irit banget :mrgreen: *dasar nisa perantau*

4 09 2010
Andi

wah tapi ya kadang masih ada yg buka warung siang2 pas ramadhan tanpa menggunakan tirai mas. dan parahnya ada yang makan di warung itu dengan santainya.

4 09 2010
nurrahman18

kondisi dilema di tengah masyarakat, mau menegur pasti serba salah

24 08 2011
Rumah Makan Padang « nurrahman's blog

[…] musim ramadhan juga selalu tersedia untuk buka dan sahur (meskipun siang hari lebih banyak tertutup tirai makanan), kecuali untuk beberapa hari mendatang atau minggu depan barangkali akan banyak yang libur […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: