Bumi Cinta

7 09 2010

Novel terbaru karya Habiburrahman El Shirazy terbitan tahun ini, bertajuk Bumi Cinta. Penerbit Author Publishing, tebal 546 halaman. Sesuai dengan apa yang tertulis di kata pengantar, penulis mencoba mentadaburi QS Al Anfal (8) 45-47. Tentang kunci kemenangan orang yg beriman manakala menghadapi musuh yang berat. Musuh bisa dari godaaan nafsu, godaan perempuan cantik, perang paham di dunia modern dan semacamnya. Berkisah tentang seorang pemuda asal Klaten yang bernama Ayyas. Setting waktu sekitar tahun 2006. Ayyas adalah seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan pascasarjana di India dan sedang melakukan penelitian mengenai sejarah umat Islam pada jaman Stalin di Rusia. Dengan dorongan pembimbingnya Profesor Najamuddin maka Ayyas diminta berburu data langsung di Moskwa. Atas petunjuk seorang teman asal Indonesia, Devid, Ayyas lalu tinggal satu apartemen dengan 2 orang wanita cantik. Yelena, yang ternyata adalah seorang pelacur kelas atas. Dan Linor, seorang agen Yahudi anak buah Ben Solomon yang menyamar menjadi wartawan. Sebetulnyalah Ayyas diminta menemui Profesor Abraham Tomskii sebagai pembimbingnya, tetapi karena suatu halangan maka diganti oleh asisten sang profesor yang merupakan wanita muda berparas jelita bernama Doktor Anastasia Pallazo. Dimana ia justru akhirnya diam-diam menaruh hati pada Ayyas. Alangkah berat godaan nafsu di Rusia sebagai negara yang menganut free sex. Ayyas harus berjuang berkali-kali untuk melawan hal itu. Mulai dari godaan dari teman se-apartemen yang acapkali mengenakan busana minim, ajakan untuk berzina hingga ciuman dadakan dari Doktor Anastasia Pallazo.

Yelena mempunyai sikap lebih sopan daripada Linor yang bersikap dingin. Suatu ketika Yelena hampir terbunuh dan ditolong Ayyas. Karena peristiwa itulah Yelena akhirnya bisa kembali ke jalan yang benar dan menikah dengan Devid. Linor juga mempunyai kisah pilu. Gadis cantik pemain biola tersebut awalnya memang diminta untuk menjebak Ayyas agar menjadi tersangka pelaku peledakan bom di sebuah hotel. Tetapi rencana tersebut gagal karena alibi yang kuat dimana waktu itu Ayyas sedang menjadi seorang pembicara di televisi. Linor ternyata seorang keturunan Palestina. Dan hal itulah yang menjadi salah satu sebab akhirnya Linor kembali ke jalan yang benar menjadi seorang muslim. Walaupun di akhir kisah harus berakhir mengenaskan karena tertembak.

Baca Lagi Ah!