Madrasah Ekonomi Dhuafa

23 09 2010

Pemberdayaan dana ZIS (zakat-infak-shodaqoh) atau dana dari Lazis untuk hal yang bersifat produktif (bukan konsumtif yang sekali habis; seperti kesehatan, pendidikan dan seterusnya) bisa menjadi cukup penting dalam kondisi seperti saat ini. Di kala pembangunan di Indonesia tak kunjung merata cukup lama dan kantong-kantong kemiskinan masih ada. Dan terkadang seolah kemiskinan itu masih “dipelihara” bersama. Mengubah seorang mustahik (yang berhak menerima zakat) agar menjadi muzaki (yang mampu membayar zakat) belum banyak dilakukan bersama. Yang ada malah memelihara rasa iba bersama. Yang kaya merasa mampu dapat memberikan cuma-cuma, dan yang miskin menikmati rasa iba itu secara rutin sehingga malas berusaha. Malas berusaha untuk mandiri.

Adalah salah satu kepedulian Dompet Dhuafa Jogja untuk melaksanakan program pemberdayaan yang bersifat produktif, yang bernama Sakofa (Madrasah Ekonomi Dhuafa). Bekerjasama dengan atau mempunyai mitra kerja lembaga keuangan syariah seperti BMT. Program ini memberikan bantuan pembiayaan dana atau modal kepada pengusaha kecil atau UMKM dengan syarat dan ketentuan berlaku. Sekilas memang mirip dengan program seperti Misykat milik DPU-DT. Program pemberdayaan seperti ini sangat bermanfaat. Untuk mengetahui program Dompet Dhuafa Jogja yang lain silakan klik di sini. Berita terkait di sini. Mari berzakat, infak dan shodaqoh.