Rumah Seribu Malaikat

24 12 2010

Cerita dalam buku ini sungguh mengharukan. Sebuah kisah nyata. Bagaimana tidak, sebuah keluarga nan sederhana telah begitu banyak merawat dan membesarkan begitu banyak pula anak asuh. Dan diasuh dengan penuh cinta kasih tanpa membedakan apakah anak kandung atau bukan. Barangkali ada yang bertanya apakah sebetulnya pasangan Ibu Yuli dan Suami belum dikarunia anak kandung? Ah, itu salah. Pasangan suami istri asal jawa timur yang lalu menetap di bandung karena jodoh dipertemukan masih saudara dan karna perkuliahaan di bandung itu; telah mempunyai anak kandung pula. Bahkan sebelumnya telah mengasuh 50-an anak angkat. Lalu bagaimana kisah penuh inspirasi itu dimulai? Anak pertama yang diasuh penuh cinta kasih itu bernama Azzam. Adalah seorang dukun bayi (Mak Atik) yang menawarkan pada Ibu Yuli untuk mengasuhnya. Ketika itu sang suami yang lulusan elektro dan bekerja di LEN (sebuah BUMN dalam bidang elektronika) sedang naik haji (tahun 2004). Awanya Ibu Yuli yang sekarang tinggal di Bandung itu mengambil keputusan “sepihak”. Dalam tahajudnya memohon doa kepada Sang Khalik agar bisa benar-benarmerawat bayi lagi. Karena telah 5 kali menolak. Adalah kemudian terjadi percakapan lewat telepon jarak jauh Indonesia dan Arab. Percakapan awal mula semuanya, dan ternyata sang suami juga mengiyakan.

Baca Lagi Ah!