Perahu Kertas

14 01 2011

Ini kisah cinta muda-mudi. Dee alias Dewi lestari dalam novel Perahu Kertas terbitan Bentang Pustaka 2008. Ya, begitulah agak picisan. Jadi barangkali akan banyak yang berkomentar selepas membaca novel ini bahwa kisahnya seputar percintaan semata. Antara mimpi dan realita. Antara dramitisir mirip sinetron – FTV dan logika cinta. Lalu apa hal yang menjadi tetap menarik dan novel ini tetap laris juga hingga sekarang? Di awal terbitnya, pemasaran novel ini menggandeng salah satu operator telekomunikasi terkemuka. Di samping banyak pasar remaja dan pemuda yang suka novel, alur dalam cerita perahu kertas ini membuat penasaran dan berliku. Barangkali inilah yang bisa membuat penasaran pembaca agar segera menyelesaikan cerita dan walaupun memang agak bisa sedikit ditebak bahwa akhir cerita ini adalah happy ending. Perahu kertas, bercerita tentang dua sosok utama yang mempunyai huruf di nama depan yang sama yaitu huruf K. Mereka adalah Keenan dan Kugy. Dalam cerita ini juga dikisahkan Kugy mempunyai saudara yang berawalan nama dengan huruf K.

Kugy adalah seorang remaja putri yang menyukai khayalan dengan sosok Neptunus. Ia suka membuat perahu kertas jikalau sedang galau untuk menghapus kegalaunnya itu lalu membiarkan perahu kertasnya itu berlayar di sungai supaya Neptunus mendengarkannya. Ia suka membuat cerita karena memang kemudian kuliah di sastra, di sebuah tempat kuliah di Bandung. Keenan, mulanya tinggal di Amsterdam dan lalu memutuskan untuk kuliah ekonomi di Bandung demi meneruskan usaha Ayahnya (yang kemudian sakit-sakitan) yang memang seorang bisnisman sukses di Jakarta, walaupun hatinya lebih suka untuk melukis. Awalnya mereka bertemu ketika Kugy membantu mengajar sebuah sekolah bagi anak-anak yang kurang mampu. Kugy membuat sebuah cerita anak, dan lalu Keenan melukiskannya. Alhasil, dari situlah benih cinta tumbuh. Tapi Kugy tak berani mengungkapkannya. Karena Keenan yang merupakan sosok tampan dan cerdas itu bagi Kugy mungkin berbanding terbalik dengannya yang merupakan gadis tomboy kurang suka bersolek. Suatu ketika, lukisan Keenan laku keras oleh bantuan seorang gadis berparas ayu (kerabat seorang kolektor lukisan terkemuka) yang kemudian jatuh cinta dengan Keenan. Walaupun Keenan menolaknya dengan halus suatu ketika hendak mengajaknya bercinta. Lalu, sang waktulah memisahkan mereka berdua

Kugy setelah kuliah bekerja di sebuah industri kreatif, dan jatuh cinta dengan pemilik usaha itu. Keenan pergi ke Bali, ke seorang sanak sodaranya yang ternyata adalah seorang pria pelukis yang dulu jatuh cinta dengan Ibu Keenan tapi berakhir tak bahagia. Dan cinta itu disimpan seterusnya dan seutuhnya hingga memilih hidup sendiri. Pertentangan diri seorang Keenan memang berkutat pada tidak disukainya hobi melukis oleh sang Ayah. Padahal Keenan sangat suka dan berbakat melukis. Suatu hari, lukisan Keenan hendak dibeli oleh penggemar setianya. Yang ternyata usut punya usut adalah kekasih Kugy. Oh, dan bertemulah Keenan dan Kugy kembali. Padahal Keenan juga telah berpaut hatinya pada seorang gadis Bali. Bagaimanakah selanjutnya cara mereka untuk bisa menyatu kembali saling jujur mengungkapkan isi hati mereka? Di sinilah ending ceritanya yang kemudian berakhir bahagia karena Kugy sebetulnyalah tetap menyimpan rasa cinta terhadap Keenan sejak dahulu benih cinta itu pertama kali tumbuh. Dan tidak hendak membunuh benih cinta itu. Begitu juga dengan Keenan. Hingga, pada sebuah perayaan ulang tahun Kugy yang seharusnya sang kekasih hendak melamarnya dan memberikan cincin pun berakhir tak seperti yang direncanakan. Kugy akhirnya mengatakan kejujuran hati yang terdalam walaupun tangis itu harus pecah terlebih dahulu. Akhirnya mereka bisa berkhayal kembali bersama, mengirimkan perahu kertas kepada Neptunus; sang dewa air.

 

Iklan

Aksi

Information

10 responses

14 01 2011
ysalma

makasih Nur,, saya belum baca yang ini,,
favoritku dari Dee lestari tetap Supernova 😀

15 01 2011
Iluminati, Apa itu??? « CITRO MADURA

[…] sang orang tua untuk membuat sebuah mainan, ya mainan sederhana terbuat dari lipatan kertas. Perahu kertas, sebuah perahu yang terbuat dari kertas dengan keterampilan […]

18 01 2011
sedjatee

lama tidak sowan kemari
semoga sehat selalu ya KAng
salam sukses..

sedj

18 01 2011
nurrahman18

sama2,salam sukses juga untuk anda 🙂

19 01 2011
jazi

wah saya belum baca, bisa donload di internet ga ya novelnya…hehe biar hemat:)

19 01 2011
nurrahman18

coba cek dan mampir dimari 🙂 http://arifnurrahman.com/2010/05/09/download-ebook/

20 01 2011
abe

maaf mas baru sempet main kesini setelah sekian lama

20 01 2011
Annaz Aufa

wah ketemu lagi ama maz nurrahman.. berkunjung maz 😉

21 01 2011
Blog Keluarga

Wah ada link downloadnya juga toh mas Nur… didownload dulu kalo gitu ya….. Matur Suwun Mas Nur..

21 01 2011
nurrahman18

monggo silakan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: