Wisuda UNS Solo

3 03 2011

Maret 2011. Dilaksanakan dalam 2 kali waktu, karena saking banyaknya yang wisuda. Cukup repot bagi wisudawan shift 2 khususnya yang akan menjalankan ibadah. Maksudnya, karena wisuda universitas shift 2 mulai pukul 10 lewat, maka jeda dhuhur akan sempit atau bahkan lewat waktunya sampai ashar. Repot dan kasian juga ya bagi wisudawati yang sudah berdandan/make up cukup tebal. Belum lagi setelah itu wisuda di fakultas, hmmm.

***

Sesi pagi atau shift 1; Datang ke Auditorium atau masuk ke pintu Auditorium pukul 8 tepat sahaja sesungguhnya tidak begitu menjadi masalah. Jadi, seandainya datang ke kampus pukul setengah tujuh, lalu mencari sarapan dahulu. Karena kumpul jam 7 berbaris bagi wisudawan di depan Auditorium tidak begitu penting. Tidak cukup bisa dikatakan sebagai rangkaian acara awal yang penting karena cukup santai. Walaupun sudah diatur baris per fakultas, tetapi tidak ada petugas yang mengarahkan dan suasananya campur. Para wisudawan berbaris bisa sedikit campur dengan pengantar wisuda, satpam, bahkan para penjual makanan minuman. Ya, begitulah. Tidak ada batas portal atau papan penunjuk yang cukup jelas memisahkan. Tidak seperti prosesi acara wisuda terdahulu beberapa tahun lalu yang memisahkan para calon wisudawan di ruangan rektorat lalu kemudian dipanggil per fakultas untuk kemudian masuk ke ruangan Auditorium, cukup rapi, teratur dan menunjukkan sifat ceremonial yang baik.

Menunggu para senat datang pun memakan waktu sekitar 15 menit. Itu juga setelah para senat datang masih ada yang nampak tergesa merapikan kancing baju atau semacamnya.

Ada yang terlambat datang ketika pintu Auditorium belakang sudah ditutup. Hmm, akhirnya setelah dilobi barangkali, diperbolehkan masuk. Kan barangkali kasian juga, sudah bayar biaya wisuda dan make up tebal kok cuma di luar, bisa malu. Dilema juga untuk menegakkan disiplin. Kalau mau bikin efek malu dan jera yang sesungguhnya, diperbolehkan masuk lewat pintu Auditorium depan saja. Biar semua yang di dalam bisa melihat siapa yang datang terlambat.

Beberapa satpam terlihat mengusir pedagang asongan di areal pengantar wisuda. Tapi hanya sesekali, entah apa maksudnya kenapa tidak dibuat portal area dilarang berdagang saja demi nyamannya pengantar/keluarga wisudawan.

Karena wisudanya 2 waktu, maka ada petugas yang menyapu sampah bertebaran di areal Auditorium ketika wisuda sesi/shift 1 berlangsung. Untuk mengatasi masalah klise budaya membuang sampah sembarangan di Indonesia.

Seorang ibu-ibu tua sedang menawarkan barang dagangannya kepada salah satu anggota keluarga wisudawan yang sedang duduk santai melihat layar monitor streaming acara wisuda. “Kipas, kipas, hanya lima belas ribu rupiah saja”.🙂. Sebelum acara selesai, para wisudawan bisa cukup bebas keluar dari Auditorium meskipun sedang ada prosesi pindah kucir maupun orasi dari senat.


Aksi

Information

6 responses

5 03 2011
kisah abu nawas

salam sob

5 03 2011
nurrahman

Wew,kunjungan singkat amat. . .

26 10 2011
Ary Dewanto

cak nur, ijasah rong ewusewelas iki dasar fotone biru po merah

9 03 2011
ysalma

udah Wisuda ceritanya nih Nur??

10 03 2011
nurrahman18

wah klo yg dijogja belum

26 10 2011
nurrahman

@ary dewanto : silakan tanya ke pihak yg berwenang. postinga di atas hanyalah secuil cerita berdasarkn pengalaman🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: