Tugas Ketua RT RW

31 05 2011

Tidak semua wilayah di Indonesia mempunyai sistem sosial yang sama ketika membicarakan mengenai tatanan sosial bernama RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga). Karena memang Indonesia kaya akan budaya, bermacam-macam. Ada wilayah-wilayah tertentu dimana sistem sosial yang tidak berada dalam koridor pemerintahan di bawah kelurahan itu bernama RW, kemudian RT dan lalu keluarga serta individu. Tapi ada juga tambahan di wilayah tertentu, yaitu dukuh atau Pedukuhan. Itu adalah kumpulan dari beberapa RT, mungkin karena saking banyaknya. Di lain tempat juga ada yang menyebutnya dengan dusun. Yang tanpa RW juga ada, misalnya beberapa lokasi di Kab Bantul DIY; di bawah kelurahan, langsung pedukuhan. Sebetulnya tugas Ketua RT dan RW itu cukup krusial dan penting. Tapi seperti diketahui bersama, tugas yang sebetulnya cukup berat itu tanpa gaji resmi dari pemerintah. Misalnya terjadi kasus semacam dugaan terorisme dan pabrik narkoba oleh seorang warga yang mengontrak rumah di sebuah wilayah tertentu, maka ketua RT dan RW selayaknya mengetahui semua data warganya. Jika ada sebuah perusahaan yang akan membuat acara semacam demo memasak pun selayaknya harus minta ijin ketua RT atau RW. Begitu juga dengan kampanye kebersihan lingkungan, kerjabakti, lomba tujuhbelasan, jadwal PKK dan data anak kos serta warga baru setempat semestinya ketua RT dan RW setempat memilikinya.

Baca Lagi Ah!





Gekikara Ramen

29 05 2011

Kalau sedang ingin makan mie ramen tapi uang terbatas dan warung makan jepang-nya jaraknya terlalu jauh dari rumah/tempat tinggal, maka tidak perlu risau. Bisa mencoba mie ramen instan dari pabrikan nissin ini; Gekikara Ramen. Karena harganya cukup murah hanya empat ribuan saja per bungkus. Rasanya walaupun tentu berbeda dengan mie ramen aslinya, tapi tak apalah untuk sekadar mengganjal perut biar kenyang dan memuaskan hasrat ngidam mie ramen. Jangan lupa yang bungkusnya warna merah. Cara memasaknya tak jauh beda dengan mie instan lain pada umumnya, tapi porsinya agak lebih banyak dengan rasa bumbu kuahnya yang khas. Namanya juga mie ramen :D. Selamat menikmati wiken!





Berjualan di Area Masjid

27 05 2011

Berjualan atau memasarkan sebuah produk/jasa di area sekitar sebuah masjid sudah cukup lazim dilakukan kini terutama di waktu jumatan tiba. Tapi hanya di masjid-masjid tertentu saja yang ramai jamaahnya, cukup luas, dan strategis. Waktu lain dimana bisa memasarkan produk/jasa di area masjid adalah momen-momen tertentu seperti saat bulan puasa tiba. Ya, memang area sebuah masjid telah menjadi lokasi potensial untuk memasarkan produk/jasa. Aneka macam produk/jasa yang dipasarkan atau ditawarkan itu memang lebih banyak dari usaha yang bersifat usaha mikro, kecil dan menengah. Serta dengan segmen pasar tertentu, misalnya ketika jumatan tiba maka segmen jamaah pria dewasa adalah dominan. Dan itu menjadi pertimbangan tersendiri. Juga lokasi bisa menjadi pertimbangan, misalnya jika masjid tersebut terletak di area kampus maka para mahasiswa lebih banyak disana. Berbagai cara berjualan atau memasarkan sebuah produk/jasa telah ada. Misalnya yang paling sederhana adalah lewat penempelan pamflet-pamflet di papan tertentu yang telah disiapkan. Bisa juga dengan membagikan brosur langsung di pintu masuk masjid kepada setiap jamaah yang datang. Brosur tersebut juga bisa hanya sekadar ditinggalkan di dekat kotak amal, seperti halnya yang sudah lazim adalah buletin jumat.

Baca Lagi Ah!





Angkringan Mandala Krida

25 05 2011

Ya, buat yang belum pernah menyambangi langsung angkringanangkringan atau hik adalah warung makan merakyat yang umumnya si penjual memakai gerobak lalu berjualan di pinggir jalan atau tempat strategis umum lainnya. Makanan yang dijual pada umumnya adalah nasi bungkus sederhana yang sering disebut dengan sego kucing, aneka gorengan dan minuman. Setiap angkringan di sekitar jogja-solo yang laris manis dan terkenal mempunyai ciri khas tersendiri. Ada yang karena minuman khasnya seperti kopi joss, karena lokasinya misalnya angkringan laris di dalam kampus Amikom dan karena alasan lain seperti sudah berlangganan sebab hidangan makanan dan minumannya cocok di lidah masing-masing. Salah satu angkringan enak yang direkomendasikan di area jogja kota dan sekitarnya adalah angkringan di Stadion Mandala Krida.

Baca Lagi Ah!





Merasa Cukup

23 05 2011

Suatu ketika, ada seorang musafir yang terjebak di area gurun pasir yang sangat luas. Dia sebetulnya sedang berusaha mencari pekerjaan demi sesuap nasi. Lalu karena siang itu sangat panas, dia berdoa memohon kepada-Nya agar diberi kemudahan mendapatkan air sebab sudah berhari-hari terjebak di gurun pasir tanpa minum dan makan. Berdoa dengan sangat khusyuk hingga akhirnya doa itu terkabul. Ada oase kecil. Lepaslah dahaga itu. Karena ia pikir karena baru saja berdoa lalu terkabul dan menyimpulkan cukup manjur, maka ia pun segera berdoa untuk memohon permintaan lain tanpa mengucap syukur atas oase kecil itu. Meminta kepadaNya agar diberikan rejeki berupa hujan emas karena ia kini sedang hidup sulit tidak punya pekerjaan apapun dan harta benda. Ia berdoa dengan khusyuk lagi hingga akhirnya permintaan itupun terbakul lagi. Koin emas kecil-kecil perlahan turun dari langit mirip air hujan.

Baca Lagi Ah!





Silaturahmi Blogger

22 05 2011

Salah satu cara bersilaturahmi demi persahabatan blogger ya lewat award :). Apalagi buat yang belum pernah kopdar atau bertemu langsung. Walaupun award ya hanya sekadar berbagi banner atau simbolis dalam bentuk gambar, tapi itulah salah satu cara agar dapat saling sapa dan saling mengunjungi antar sesama blogger. Memberikan komentar apresiatif, kritik, saran dan turut menimba ilmu dari tulisan-tulisan para blogger. Tidak harus tulisan yang “berat” dan serius kok, yang penting dinikmati nan santai. Namanya juga blog :D. Terimakasih kepada mbak greenyazzahra atas stylish blogger award – nya. Semoga tetap semangat berbagi lewat blog. Dan terimakasih juga karena sepertinya tidak disebutkan secara spesifik di posting ini bahwa penerima award wajib mengerjakan PR tertentu, jadi tidak perlu banyak repot-repot :D.





Startup Lokal

21 05 2011

Salah satu usaha atau bisnis di bidang Information Technology (IT) Indonesia yang saat ini mungkin bisa dikategorikan sedang rame dan cukup menggeliat adalah startup lokal. Istilah startup company sebetulnya mengalami “penyempitan” makna seiring industri IT makin berkembang di abad 21.  Segala jenis bidang usaha apapun yang baru berdiri pada dasarnya acapkali disebut dengan startup. “Penyempitan makna” yang terjadi kemudian yakni pendefinisian istilah startup sebagai sebuah usaha di industri berbasis IT. Jadi, apa itu startup lokal? Kalau dalam terjemahan bebas berarti sebuah usaha atau bisnis berbasis “dunia maya” atau IT (bukan sekadar official web komunitas & organisasi, forum non-profit atau semacamnya), dengan memanfaatkan kemajuan dan perkembangan komputer + internet.  Lalu apa bedanya dengan bisnis online? Barangkali bisa dikatakan beda-beda tipis. Kini pelaku usaha berbasis web lebih suka menyebut diri mereka sendiri sebagai pelaku usaha startup lokal; yang mana variansi jenisnya yang lebih beragam dan lebih luas dari definisi bisnis online, serta dengan memanfaatkan inovasi yang cukup terkini seiring dengan teknologi web 2.0 atau science 2.0 (mungkin mulai semarak sekitar tahun 2007 ke atas). Perkembangan bisnis startup lokal tak lepas dari hanya sekadar perkembangan teknologi komputer, internet dan pengguna dunia maya. Tapi kemudahan dalam memulai usaha, tidak selalu membutuhkan banyak orang serta fleksibilitas dalam hal ruang dan waktu juga merupakan beberapa alasan lainnya. Selain itu, lomba dan kompetisi (misalnya SparxUp) juga turut mendukung terciptanya iklim perkembangan bisnis startup lokal. Telah ada pula komunitas bagi penyedia atau pelaku bisnis startup lokal di beberapa kota. Seperti Bancakan (Jogja) dan Stasion (Malang). Tentu sangat bagus dan upaya yang patut diapresiasi serta didukung untuk perkembangan dunia IT yang lebih baik dan sehat di Indonesia. Tidak hanya komunitas, tapi semacam ajang pertemuan silaturahmi – semacam konferensi – atau dalam bahasa yang lebih ringan dipahami adalah kopdar; belum lama ini telah diselenggarakan di Jakarta.

Baca Lagi Ah!





Es Teh

20 05 2011

Kenapa es teh? Karena Teh adalah minuman sejuta umat rakyat Indonesia :). Hampir semua warung makan dan sejenisnya selalu menyediakan minuman teh. Walaupun mungkin di beberapa restoran atau kedai makan mewah khusus orang berduit tidak ada menu minuman teh yang disajikan untuk konsumen; mungkin minuman-minuman yang lebih “berkelas”. Walaupun sepertinya teh tetap akan ada di dapur mereka, tapi tidak untuk dijual. Mungkin :). Teh hangat dan es teh, adalah minuman pilihan pertama. Yang kedua adalah jeruk hangat dan es jeruk. Bagi yang sedang ingin diet gula atau penderita diabetes pun tetap bisa mengkonsimsi teh; teh tanpa gula. Jadi, jika melihat begitu besarnya pangsa pasar teh maka tak heran begitu banyak pula kebun teh dan perusahaan teh di Indonesia. Jangan sampailah impor teh; seperti komoditi yang sudah-sudah macam beras, daging, dan garam. Malu-maluin karena katanya negri ini punya banyak kekayaan alam :(.

Baca Lagi Ah!





Sepatu Ortopedi untuk Flat Feet

18 05 2011

Tidak semua telapak kaki membentuk cekungan pola pada umumnya. Ada yang rata, disebut dengan flat feet. Sebuah kelainan semenjak kecil atau pada saat bayi. Biasanya akan sedikit mengalami hambatan dalam proses belajar berjalan. Cepat capek, pun ketika sudah dewasa juga dapat mengalami hal serupa. Sehingga terkadang membutuhkan terapi tertentu, begitu kata dokter. Dan tentu membutuhkan sepatu khusus untuk mempermudah. Sepatu orthopedi yang didesain khusus. Ada yang bilang, merk sepatu macam birkenstocks merupakan salah satu sepatu orthopedi untuk flat foot. Tapi alangkah lebih tepat jika tidak asal membeli, tapi bertanya kepada ahlinya macam dokter bedah orthopedi terlebih dahulu. Sehingga sepatu yang dihasilkan ergonomis; design to order. 

Baca Lagi Ah!





Harga Promosi Koran Baru

16 05 2011

Kira-kira sebulan yang lalu, telah terbit koran harian baru di Jogja. Yaitu Tribun Jogja. Pesaing baru dari beberapa koran harian laris yang sudah ada dengan area pemasaran DIY dan sekitarnya; KR, Bernas, Radar Jogja, dan Harian Jogja. Ketika kemunculan pertama menggunakan strategi pemasaran sedikit beda, para penjual koran secara eceran yang khusus mempromosikan Tribun Jogja menggunakan kaos merah bertuliskan Tribun Jogja (berwarna biru mencolok). Pemuda pemudi dengan wajah segar, bukan penjual koran pada umumnya di perempatan jalan. Nampak seperti penampilan SPG. Tapi tentu ada sisi lain ada strategi pemasaran yang hampir sama pada umumnya, membuat harga khusus promosi koran baru; Rp. 1.000,-. Mirip strategi promosi koran baru lainnya, seperti beberapa tahun lalu ketika tempointeraktif mengeluarkan koran harian. Atau Harian Jogja juga melakukan hal yang sama pada saat sesi/dalam tahap pengenalan pasar. Tentu nanti akan naik lagi nantinya, mungkin beberapa bulan lagi. Mungkin, dan sepertinya lebih banyak kemungkinan iya :). Persaingan koran harian di Jogja menjadi tambah semarak, koran lama tentu akan membuat strategi baru untuk mempertahankan keberadaannya. Yang baru tentu membuat strategi diferensiasi yang berbeda supaya life cycle nya segera berubah naik fase. Bagaimana harga promosi koran baru di kotamu?