Menembus Batas

8 05 2011

Menceritakan tentang perjuangan seorang Bapak asal Solo yang bernama Budi Setiadi dalam mengarungi bahtera kehidupan bersama seorang istri dan keenam anaknya. Pak Budi berpenghasilan 450 ribu per bulan di pasar klewer Solo, ditambah terkadang beberapa pekerjaan serabutan (yang tidak disebutkan cukup detail). Berhasil menyekolahkan keenam anaknya dengan cukup sukses. Anak pertama Sholihah (bukan nama aslinya, sesuai keinginan yang bersangkutan tidak mau dituliskan nama aslinya di buku tersebut) kuliah di fakultas teknik UGM dan calon penerima beasiswa S2 Jerman. Anak kedua Walidah (juga bukan nama asli) kuliah di ITB. Anak ketiga kuliah di teknik geodesi UGM. Anak keempat masih sekolah di SMA. Anak kelima masih sekolah di SMP Insan Cendekia Bogor dan yang terkahir sekolah di SD Al Islam. Yang menarik adalah bagaimana Pak Budi berhasil menyekolahkan semua anaknya tersebut di sekolah dan kampus yang bagus dengan pekerjaan dan penghasilan beliau yang barangkali orang-orang akan bilang sangat minim dan hampir tak mungkin itu terjadi jika dihitung secara matematis. Inilah sisi paling menarik di buku Menembus Batas.

Ayah dari Pak Budi adalah seorang tentara. Pak Budi lahir pada tahun 1957. Karena dahulu lingkungan cukup buruk, maka Pak Budi memutuskan pergi dari rumah. Lalu hidup mengontrak setelah menikah. Dan kemudian tantangan hidup selalu bertambah dan berkembang. Bagaimana harus berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh anaknya, kebahagian bagi istri-keluarga dan lingkungannya, dan seterusnya. Pak Budi selalu mengajarkan kepada anak-anaknya tentang cita-cita. Tentang bagaimana bakat semenjak kecil diolah menuju cita-cita yang baik kelak di masa mendatang. Tentang bagaimana seseorang harus terbuka wawasannya dan hidup dengan Islam secara baik. Dan satu lagi yang bisa dipelajari adalah tentang komunikasi dalam sebuah keluarga. Dan Pak Budi bisa membuktikan hal itu. Buku yang tidak begitu tebal ini seharga 30ribuan diterbitkan oleh Ziyad Visi Media Solo (alamat Laweyan Jl.Duku Jajar); 2010.


Aksi

Information

3 responses

9 05 2011
Triiz

man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh dia pasti akan berhasil. di kick andy saya juga pernah lihat tu mas tukang jamu malah yang ga bisa baca-tulis (bilang kick andy aja kek andi) tapi bisa nyekolahkan anak-anaknya sampai S2 di jepang.

9 05 2011
nurrahman

Iya,itu tyngan kemarin. Bnyk kok yg suka kickandy😀

9 05 2011
Blog Keluarga Keuangan

Allah berkehendak kepada semua makhlukNya yang Dia inginkan… termasuk salah satunya ya seperti Pak Budi dalam Buku Menembus Batas dan juga Pak Budi yang kasih komen ini… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: