Reuni

29 08 2011

reuniBerencana ikut berapa acara reuni lebaran kali ini? Tidak dapat dipungkiri kalau kenaikan jumlah konsumsi masyarakat jelas akan tetap naik musiman di kala lebaran karena budaya Indonesia. Budaya baik bernama silaturahmi. Yang baik biarkan tetap baik. Yang kurang baik berupa penurunan kualitas ibadah selepas ramadhan jangan dibiarkan. Terlepas dari itu semua, lebaran yang sebentar lagi ini sudah bisa ditebak jika ajang reuni atau temu kangen alumni pasti banyak diselenggarakan dimana-mana. Reuni kuliah, teman lama di tempat kerja, sekolah, arisan dan seterusnya. Rumah makan, hotel, warung makan, mall dan berbagai tempat makan lain akan ramai digunakan untuk makan-makan sekaligus temu kangen. Cuma mau berpesan beberapa hal.

Baca Lagi!





Pengikut Syetan

26 08 2011

Seorang murid bertanya kepada ustadznya. Sebetulnya pertanyaan klasik musiman ramadhan. “Ya ustadz, kenapa di bulan ramadhan banyak yang bilang kalau syetan dibelenggu, tetapi masih banyak manusia yang berbuat maksiat?”. Sang ustadz menjawab : “Iblis adalah nenek moyang dari syetan. Selanjutnya sudah berjanji akan mencari teman sebanyak-banyaknya dari golongan jin dan manusia untuk dijadikan pengikutnya kelak sebagai penghuni neraka. Sehingga jadilah golongan syetan. Sudah jelas kalau golongan syetan juga bisa berasal dari golongan manusia. Baik dari mereka yang sudah benar-benar ingkar atau musiman berjenis munafik yang lupa atau fasik. Jadi, manusia yang tetap berbuat maksiat di bulan ramadhan itu telah menjadi pengikut syetan.”

Baca Lagi!





Rumah Makan Padang

24 08 2011

Rumah Makan PadangSiapa tak kenal dengan salah satu kuliner laris kaum perantauan yaitu warung makan atau rumah makan / restoran padang? Semua tau, khususnya pecinta kuliner.  Kuliner khas ranah Minang Sumatera, salah satunya yang terkenal adalah rendang dimana baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu makanan tersedap atau terenak di dunia.  Nasi padang sudah sedemikian dikenal se-antero Indonesia, sehingga terkadang cita rasa khasnya disesuaikan dengan cita rasa lokal. Misalnya warung makan padang di Jogja, ya terkadang si empunya menyesuaikan dengan cita rasa lidah kebanyakan pelanggannnya. Dibuat tidak begitu pedas, ada menu tambahan lokal dan seterusnya. Konon bumbu rempah-rempahnya pun serasa beda dengan nasi padang di daerah asalnya, tanah Minang Sumatera. Perlu diingat juga, kan tidak semua warung makan padang saat ini adalah milik kaum perantauan sepenuhnya. Masyarakat pelaku bisnis kuliner asal lokal juga ikut.

Baca Lagi!





Tiga Kemerdekaan

18 08 2011

tiga kemerdekaanNegara yang telah berdiri mempunyai 3 kemerdekaan, setidaknya menurut pendapat pribadi. Pertama adalah kedaulatan. Baik secara politik dalam negri maupun diakui negara lain. Indonesia telah mempunyai itu, meskipun gonjang-ganjing kasus korupsi masih membuat resah dan gelisah. Kedua adalah kemerdekaan berbudaya. Kaitannya dengan karakter bangsa yang mempunyai kepribadian. Kekayaan ragam budaya Indonesia yang terdiri dari berbagai keyakinan, suku, ras, golongan dan sebagainya sebetulnya telah menunjukkan kemerdekaan berbudaya. Tapi acapkali konflik horisontal sering muncul. Hilang lalu muncul lagi dan seterusnya seperti sebuah siklus berulang. Salah satunya adalah kondisi saudara-saudara kita di tanah Papua yang saat ini sedang bergejolak. Semoga permasalahan segera usai dengan baik. Dan Papua tetap Indonesia

Kemerdekaan ketiga adalah masalah ekonomi. Apakah Indonesia sudah merdeka secara ekonomi? Bangsa yang penuh dengan kekayaan alam (SDA) ini belum sepenuhnya bisa mengelolanya dengan baik, secara mandiri. Satu contohnya adalah dalam hal kekayaan alam berupa air yang seharusnya dikelola oleh pihak berwenang (dalam hal ini pemerintah mempunyai kebijakan) untuk sepenuhnya bagi kepentingan hajat hidup orang banyak. Tapi nyatanya, banyak sumber mata air Indonesia dikuasai oleh pihak asing yang kemudian dijadikan air mineral dalam kemasan (AMDK). Perusahaan yang mempunyai pangsa pasar terbesar di Indonesia untuk urusan AMDK memang sudah menjadi milik asing alias “privatisasi” semenjak beberapa tahun lalu. Jadi bisa dikatakan 80 persen lebih keuntungannya lari ke negara lain. Hanya sisanya yang berupa pajak menjadi pemasukan negara dan menjadi sumber untuk kepentingan hajat hidup orang banyak. Itu juga dengan asumsi pemasukan pajak berjalan baik-baik saja tanpa mafia.

Baca Lagi!





Mumpung Puasa

18 08 2011

Pada sebuah tayangan di televisi swasta mengenai sindiran politik yang berupa kartun animasi, diceritakan jika saat ini kondisi hukum Indonesia cukup buruk. Kaitannya dengan kasus korupsi dan politisi muda. Diceritakan jika kepulangan salah satu politisi muda tersangka kasus korupsi ke Indonesia beberapa saat lalu, akan mendapat sambutan yang berbeda dari beragam partai politik yang berbeda warna. Tapi dibalik sambutan yang kebanyakan bermuka manis di luar itu, para pemimpin partai politik itu digambarkan sedang membawa senjata masing-masing yang “disembunyikan di belakang punggung”. Lalu si tokoh sentral kartun animasi tersebut cuma geleng-geleng kepala. Mungkin miris. Lalu berucap kurang lebih begini, “Wah ini kan lagi bulan puasa, jangan bohong dong!”. Kata-kata “lagi bulan puasa” atau bisa diartikan sedang bulan puasa itu mungkin sekilas lalu biasa saja. Hanya masalah diksi bahasa saja. Tapi bisa jadi mengambarkan sesuatu, sebuah imbas dari pemahaman.

Bahwa seolah-olah di bulan puasa saja tidak boleh bohong. Di bulan lain biarkan apa adanya. Bahwa bulan puasa tidak sepenuhnya dipahami untuk latihan yang bermanfaat di 11 bulan berikutnya. Bukan berarti menafikkan jika di bulan puasa yang katanya penuh obral pahala ini banyak orang berebut berbuat kebaikan secara mendadak. Itu baik-baik saja dan harus. Tapi kebaikan-kebaikan itu semestinya kan dijadikan kebiasaan seterusnya.

Jadi mungkin alangkah lebih baik jika kata-kata si tokoh sentral kartun animasi itu adalah, “Wah ini kan mumpung sedang bulan puasa, ayo berlatih supaya terbiasa untuk tidak berbohong dong!”





Ospek

16 08 2011

Diakui atau tidak, setidaknya berdasarkan pengalaman langsung, bagi mereka yang saat ini sedang menjadi panitia Ospek (orientasi studi dan pengenalan kampus) atau yang sudah pernah menjadi “senior” di kampus terkadang masih tercampur ada niat yang disebut dengan SMOS ketika pelaksanaan Ospek. Senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang. Kenapa? Karena barangkali itulah “sisa” paradigma lama alias Ospek jaman dulu yang acapkali masih mengakar hingga kini. Walaupun sudah perlahan dicoba dikurangi. Baik secara sistemik kampus maupun persuasif. Jaman sekarang sudah berubah. Setidaknya kalau dipakai ukuran pasca reformasi, maka sekarang pendidikan bukanlah untuk memberikan tekanan. Hukuman fisik untuk pendidikan militer jangan ditelan mentah-mentah lalu dipakai bagi pendidikan sipil pada umumnya.

Selain itu, saat ini adalah jaman dimana orang bisa begitu mudah memperoleh berbagai informasi bahkan hanya dalam hitungan detik lewat dunia maya, atau dengan kata lain pilihannya banyak. Informasi dan berita sangat membludak sehingga seharusnya anak muda makin kritis di Indonesia dengan segala dinamika kebebasan berekspresinya. Melatih untuk membiasakan mahasiswa baru terbiasa dengan tekanan melalui kedispilinan agar mampu mengikuti perkuliahan dan harapan terbiasa dengan tekanan di dunia kerja saat ini itu, berbeda dengan senang melihat orang lain tertekan.

Baca Lagi!





Pasar Tiban Busana Muslim

14 08 2011

Ramadhan dan lebaran banyak digunakan untuk event yang berhubungan dengan belanja. Karena khususnya lebaran, masyarakat pada umumnya memanfaatkannya dengan acara silaturahmi, reuni, temu kangen dan mudik. Maka otomatis konsumsi belanja baik makanan, pakaian dan keperluan lainnya termasuk transportasi akan meningkat. Dan salah satu event menarik yang berhubungan dengan belanja, dimana sedang akan berlangsung di Yogyakarta adalah Pasar Tiban Busana Muslim. Akan dibuka pada 17-21 Agustus 2011. Bertempat di Mandala Bhakti Wanitatama, Jl. Laksda Adisucipto 88 Sleman Yogyakarta. Jam buka : 10.00 – 22.00 WIB. Dimeriahkan oleh stand : Buku Super Murah, Raja Murah, Distributor Herbal, Markaz Sehat. Organized by : Giant Promosindo. Ini merupakan kelanjutan dari event Jogja Muslim Fair 2011. Info selengkapnya di : muslimfair.blogspot.com. Selamat belanja, dan tapi jangan lupa bahwa semoga hikmah dan berkah Ramadhan tidak semata dipahami untuk konsumsi dunia belaka. Namun juga konsumsi atau melakukan banyak aktivitas demi bekal/tabungan untuk kehidupan setelah dunia. Karena banyak “obral” pahala di kala Ramadhan. Dunia hanya sarana untuk mencapai tujuan akhir. Amin!





Kurma

14 08 2011

Salah satu alasan dominan yang membuat buah kurma cukup digemari di Indonesia adalah adanya tuntunan atau sabda Nabi Muhammad SAW mengenai kurma. Dengan mayoritas penduduk muslim, maka kurma menjadi cukup laris di Indonesia. Padahal sesungguhnya Indonesia dengan iklim tropisnya bukan merupakan tempat yang baik untuk pohon kurma. Dan kini di saat ramadhan dan menjelang lebaran, kurma tentu tambah laris. Buah kurma umumnya impor. Jika di habitat aslinya sana, misalnya di timur tengah, buah kurma tentu tak tahan lama. Cuma beberapa hari, seperti buah lain pada umumnya. Lain hal dengan buah kurma yang biasa dikonsumsi di Indonesia. Memang ada berbagai macam harga, tentu mempengaruhi kualitas rasa. Tapi yang jelas umunya telah pula ditambah dengan bahan lain agar lebih tahan lama. Macam pengawet tertentu atau mungkin zat pewarna.  Ada pula jenis kurma yang menurut produsen dan penjualnya tanpa bahan-bahan tambahan itu semua. Yang jelas, terlepas dari jenis-jenis kurma tersebut, semoga khasiat buah kurma yang secara medis sering disebutkan antara lain mengandung glukosa dan berbagai vitamin itu benar-benar bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dengan tepat. Tidak berlebihan dan pada saat yang tepat.

Baca Lagi!





Gajimu

12 08 2011

Bagi yang ingin mengetahui informasi seputar gaji, apakah gaji yang dimiliki sudah sepadan dengan kompetensi kemampuan kerja, informasi gaji dari berbagai profesi, tips gaji dan informasi lain masih seputar gaji; maka web berikut ini layak untuk segera dikunjungi. Gajimu.com. Seperti dikutip dari web resminya; Gajimu adalah sebuah situs dimana anda bisa berbagi dan membandingkan informasi tentang gaji. Gajimu merupakan bagian dari Wage Indicator Belanda, Wage Indicator adalah organisasi non-profit yang menyediakan fasilitas agar para pekerja dapat berbagi informasi gaji lewat survey gaji dan membandingkan gaji melalui cek gaji. Gajimu juga telah berasosiasi dengan Kompas Karier untuk memberikan informasi mengenai gaji, hak pekerja dan tips karir kepada calon pekerja yang berkunjung ke situs Kompas Karier. Oleh karena itu, Gajimu juga berpartisipasi dalam beberapa kesempatan acara Jobfair. Informasi yang menarik dan cukup bervariasi tidak hanya bermanfaat bagi calon pencari kerja. Tapi juga untuk yang sudah bekerja dan barangkali hendak berkeinginan untuk pindah kerja atau beralih profesi ke bidang kerja lain.





Cinta Almamater

11 08 2011

Setidaknya ketika seorang alumni sebuah kampus yang mempunyai kesan baik pada saat belajar atau kuliah, akan tetap mencintai dan bangga terhadap almamaternya di kemudian hari. Bisa karena punya banyak sahabat baik di kala kuliah. Bisa karena suasana kampus yang bagus, dan seterusnya. Tapi yang lebih mengena tentu perihal kualitas. Kualitas belajar mengajar sehingga mendidik alumni yang berkualitas dan mencapai tujuan akhir memperoleh ilmu. Sehingga bisa mendapat pekerjaan. Baik sebagai pekerja atau menciptakan pekerjaan. Sebuah kampus yang kualitasnya tidak diragukan lagi (sistem belajar mengajar; termasuk di dalamnya secara keseluruhan mencakup materi kuliah, kurikulum, civitas akademia, MSDM staff, jaringan/networking dan hal lainnya yang bersifat intangible), tentu akan menyenangkan bagi kagi mahasiswanya. Karena akan lebih berkesan selamanya dan menjadi kebanggaan tersendiri. Lalu apakah sistem tersebut harus sempurna benar? Sebetulnya tidak juga.

Baca Lagi!