Solusi Kegagalan Inovasi

29 04 2011

Solusi Kegagalan Inovasi Inovasi erat kaitannya dengan invensi dan imitasi. Invensi adalah penemuan sesuatu yang benar-benar baru. Belum pernah ada sebelumnya. Biasanya  hanya pada satu bidang keilmuan. Dan belum dapat secara langsung untuk dapat dikomersialkan sehingga mendapatkan keuntungan. Perlu biaya besar, perlu waktu untuk komersialisasi. Dilakukan oleh pihak seperti universitas, lembaga riset, dan perusahaan besar. Misalnya rekayasa genetika bioteknologi dan ilmu fisika. Hak paten lebih banyak terdiri dari invensi, daripada inovasi. Inovasi adalah upaya selanjutnya dari invensi. Yakni pemanfaatan invensi menjadi sesuatu hal yang lebih mempunyai nilai, dan dapat dimanfaatkan secara langsung sehingga memberikan kemudahan bagi manusia atau keuntungan secara finansial. Inovasi tidak hanya berupa hasil akhir produk atau jasa. Bahkan sebuah proses bisa juga disebut inovasi. Inovasi bukan semata sebuah upaya memunculkan gagasan-gagasan kreatif saja atau wacana tanpa hasil akhir yang jelas. Inovasi tidak hanya terbatas pada satu bidang saja, dan inovasi melibatkan banyak keilmuan. Antara lain meliputi inovasi produk, proses, teknologi, keuangan, pemodelan bisnis, logistik, pemasaran, teknologi informasi, sumber daya manusia (SDM), psikologi, pendidikan dan bidang-bidang lain. Imitasi adalah proses meniru atau duplikasi dari inovasi yang telah ada. Jadi urutannya adalah invensi-inovasi-imitasi. Dalam sebuah industri atau perusahaan, ketiganya adalah bagian dari strategi pengembangan sebuah produk. Rangkaian upaya dalam manajemen produk. Jika dikaitkan dengan bidang manajemen pemasaran, ketiganya juga bisa digolongkan termasuk dalam strategi diferensiasi produk.

Baca Lagi Ah!