Tips Memilih Kos

1 11 2011

Tips Memilih KosTips memilih kos khusus mahasiswa, disesuaikan dengan kondisi dana dan kebutuhan. Kalau bisa jangan semata demi keinginan. Jika dana terbatas tapi kebutuhan kamar kos (bukan jenis kontrakan) cukup luas dikarenakan untuk keperluan menggambar (misal bagi mahasiswa teknik sipil atau desain interior) atau meletakkan barang-barang yang cukup banyak (misal mahasiswa yang juga merintis bisnis sehingga kamar juga digunakan sebagai “gudang mini”), maka barangkali lebih baik memilih lokasi kos yang jauh dari keramaian kota sehingga cenderung lebih murah. Pertimbangan memilih kos pada umumnya adalah lokasi, biaya, lingkungan dan keamanan. Tapi seiring perkembangan abad informasi saat ini, maka ada satu pertimbangan lain yang bisa dikatakan cukup penting. Simak kisahnya berikut ini :

Baca Lagi!





Internet dan Peradaban

18 10 2010

Ruangan kuliah telah penuh. Seorang wanita yang sudah cukup berusia senja masih menjadi perhatian para mahasiswa di pagi itu. Berada di depan ruangan sebagai seorang pemberi ilmu. Ruangan tenang, bersih, tapi selalu ramai penuh dengan diskusi. Ada layar tiga dimensi di bagian depan. Kursi yang ergonomis berbentuk melingkar. Yang juga memungkinkan para mahasiswa untuk seolah berinteraksi langsung dengan layar tiga dimensi yang berisi ilmu yang sedang dibahas. Sangat flexibel. Ruangan bawah tanah tersebut adalah ruangan kuliah program studi Sejarah dan Peradaban Indonesia di sebuah kampus metropolitan; yang tidak memperbolehkan kendaraan bermotor masuk ke area kampus demi lingkungan hujau. Jurusan baru itu muncul sebagai konsekuensi positif atas predikat negara Indonesia sebagai negara maju secara ekonomi. Bersaing ketat dengan negara-negara Asia seperti Singapura, Jepang, RRC, Taiwan, Thailand, dan Malaysia. ”Kuliah Peradaban Dunia Maya kali ini, akan bercerita tentang sejarah internet. Dan bagaimana kondisi peradaban teknologi internet selama kurang lebih 100 tahun lalu”, begitulah wanita tadi membuka pengantar kuliah pagi itu. Lalu ia meneruskan dengan paparan mengenai bagaimana database pengetahuan di internet bisa terjaga selama puluhan tahun. Bahkan sudah bisa dikatakan se-abad, khususnya di Indonesia. Salah satu yang ia ceritakan kepada para mahasiswanya pagi itu adalah tentang hobinya menulis blog semenjak sekolah menengah atas. Dan itu dilakukan rutin hingga usia senja.

Baca Lagi Ah





Pendidikan untuk Dunia Maya Indonesia

14 02 2010

Agaknya suasana kehidupan sosial di dunia maya Indonesia akan bergejolak lagi. Selepas peristiwa-peristiwa yang cukup menghebohkan dunia per-internet-an (bisa dibaca : dunia maya) tanah air seperti yang menimpa Ibu Prita, Mbak Luna Maya, serta adik-adik remaja yang terjerat kisah percintaan terlarang di facebook, belum lama ini telah muncul lagi hal yang bisa jadi akan membuat pro-kontra banyak pihak. Ya, hal itu adalah digulirkannya Rencana Peraturan Menkominfo (RPM) tentang konten multimedia. Sebuah rencana peraturan baru yang mungkin hasil inisiatif pak mentri secara pribadi atau pihak-pihak internal di kementrian menkominfo. Seperti apa rencana peraturan itu dapat dilihat di sini.

Rencana peraturan tersebut antara lain berisi berbagai hal. Antara lain mengenai bagaimana seharusnya pertanggungjawaban isi konten di sebuah web, misalnya jika berisi sebuah artikel atau berita yang mengandung unsur porno dan sara, dan seterusnya. Yang jelas, RPM tersebut juga telah mendapat banyak tanggapan. Salah satunya dari salah saatu penggagas Internet Sehat, yakni seorang pakar IT pak Onno W. Purbo. Tanggapan lengkap dapat dilihat di sini. Tanggapan yang lebih banyak mengkritisi rencana peraturan itu.

Baca Lagi Ah!