Petroleum

19 12 2011

petroleum adalah

Petroleum atau minyak bumi / minyak mentah adalah terjadi secara alami. Cairan yang mudah terbakar terdiri dari campuran kompleks hidrokarbon dari berbagai berat molekul dan senyawa organik cair, yang ditemukan dalam formasi geologi di bawah permukaan bumi. Petroleum sebagian besar diperoleh melalui pengeboran minyak (drilling). Di Indonesia, terkadang petroleum juga digunakan sebagai istilah lain untuk minyak tanah. Bahan bakar memasak yang telah jarang sekali ditemukan di pasaran karena sudah dikonversi menjadi gas elpiji.

Baca Lagi!





Rumah Makan Mbak Tin

1 11 2011

Rumah Makan Mbak TinSatu lagi referensi tempat makan yang enak dan direkomendasikan di Purworejo. Bukan rumah makan yang menjajakan “makanan impor”, tapi lebih “khas indonesia”. Rumah Makan Mbak Tin. Lokasi di jalan brigjen katamso (jalan jogja) dekat MAN (Madrasah Aliyah Negri). Ada juga cabang lain / lokasi sebelumnya yang letaknya tak jauh dari MAN, sebelah utaranya hanya kurang lebih 100 meter. Dekat dengan atau seberang jalan dari Bank BRI Cabang Pangenrejo dan Indomaret. Harga mulai dari 6 ribuan hingga 14 ribuan. Tersedia ikan patin, nila, bawal, lele, ayam, hingga iga bakar dan aneka seafood macam cumi-cumi. Serta aneka minuman es teh, jeruk dan aneka jus serta air mineral / soft drink. Yang paling khas atau adalah bumbunya yang cukup nendang. Dan dengan porsi yang rata-rata lebih serta bisa dibilang cukup terjangkau di sekitar Purworejo.

Baca Lagi!





Berburu Kencan Ala Magician

27 12 2010

Ini buku tentang sulap, penulis adalah kelahiran Purworejo yang beraliran mentalist. Ya, kata penulis ini memang buku sulap pertama asli tulisan dari anak Purworejo. Bernama pena Dante Fabian, memiliki toko online di mantra-mysteryshop dan komunitas mantra magic community Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia. Buku ini terbitan titano Jogja, seharga dua puluh lima ribu lima ratus rupiah saja dengan ketebalan 85 halaman. Dirilis di pasaran oktober 2010, tersedia di berbagai toko buku di seluruh Indonesia seperti gramedia. Ditulis dalam 2 bulan saja. Isinya cukup menarik bagi para pemula penggemar sulap. Cukup atraktif dan dalam bahasa yang mudah dipahami. Dan barangkali sangat cocok untuk kamu muda yang sedang hendak memikat pasangannya.

Lihat saja covernya berbentuk kartu yang menyerupai hati, dan judul per chapternya: Happy birthday, say it with flower, love connection, hotline, pick me up, i think we’re connected, do as i do, sealed with a kiss, kiss kiss bang bang! dan masih ada trik tips sederhana seputar sulap. Seperti bagaimana menghadapi kondisi jika sulap gagal. Menarik bukan! Nah sedikit bocoran, pada chapter pertama happy birthday, trik sulap yang dibagi adalah bagaimana menebak tanggal lahir pasangan dengan kartu magic (gratis jika membeli buku ini) dan sms. Sedangkan pada chapter say it with flower, kuncinya adalah kecepatan tangan. Bagaimana caranya agar tangan dilatih untuk cepat mengeluarkan bunga yang ditaruh di belakang badan ketika tangan yang lain sedang memegang kertas yang dibakar api.





Ikan Cakalang Bakar

7 01 2010

Ikan cakalang adalah salah satu jenis ikan laut. Kalau dibakar rasanya gurih dan lezat. Dagingnya yang empuk dan tidak berserat akan semakin menggoyang lidah. Apalagi jika dimakan selagi hangat. Dimakan sambil menikmati keindahan pemandangan pantai, mendengarkan riuhnya suara ombak dan ditemani orang-orang terdekat. Dan jangan hanya dimakan sendirian atau “digado”. Tetapi makanlah dengan nasi hangat, sayuran segar dan sambal yang mampu membakar lidah sehingga semakin menambah selera makan. Hemm, sudahkah selera makan anda tergugah dengan sedikit penjelasan di atas dan gambar di samping itu?

Kalau iya, jangan lupa mampir pantai jatimalang. Pantai pesisir laut selatan yang terletak di Purworejo tersebut merupakan pantai wisata sekaligus lokasi pasar ikan laut. Sehingga pengunjung atau wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi oleh panorama pantai tapi juga oleh wisata kuliner. Pantai jatimalang adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di Kabupaten Purworejo dan di kabupaten lain yang masih termasuk eks-karesidenan Kedu. Walaupun pengelolaan atau manajemen tempat wisata bahari oleh pemerintahan setempat belum optimal untuk memaksimalkan potensi yang ada, pantai ini tetap menjadi salah satu rekomendasi wisata bahari yang mudah dijangkau dan familier di telinga warga Purworejo sendiri. Di samping pantai lain seperti pantai Ketawang di Kecamatan Grabag, Purworejo.

Baca Lagi Ah!





Wajah Lebaran Pribumi

10 10 2008

Purworejo-Kebumen-Magelang….

Lebaran menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Balai Pustaka 1990 cetakan ketiga), adalah hari raya umat islam sehabis menjalankan ibadah puasa (tanggal 1 syawal).

Mudik adalah berlayar atau pergi ke udik (hulu sungai, pedalaman). Pulang ke kampung halaman.

“Ied Mubarok”, begitulah kurang lebih yang diucapkan oleh orang-orang muslim di Afghanistan dan seantero wilayah timur tengah. Kalimat itu berarti kurang lebih selamat hari raya idul fitri. Sholat ied, yang terkadang berubah haluan dasar hukumnya, menjadi “wajib”, adalah rutinitas yang memang sudah menjadi “tradisi” tahunan di mana saja. Termasuk di Purworejo-Kebumen-Magelang. Sholat Id kali ini (baca : tahun ini, 1429 H / 2008 M) sungguh ramai. Karena tidak terjadi perbedaan pendapat yang cukup tajam mengenai penetapan jatuhnya hari raya di antara golongan dan ormas Islam di Indonesia. Hanya beberapa Ormas tertentu yang secara terang-terangan berbeda pandapat dengan penetapan pemerintah, seperti HTI (yang berkiblat pada penetapan hari raya idul fitri di Mekah, Saudi Arabia, yakni jatuh pada hari Selasa 30 september 2008) jamaah Aboge (penetapan jumlah puasa adalah 31 hari).

Alangkah padat dan penuh sesak di alun-alun kota Purworejo ketika satu syawal tiba. Masjid Kauman yang menjadi salah satu tempat penyelenggaraan sholat Id, sampai kehabisan tempat di sepanjang pelatarannya. Kira-kira pukul tujuh kurang seperempat, jamaah yang agak terlambat dating sudah susah untuk mencari lokasi parkir. Dan jalan sepanjang alun-alun sudah ditutup. Sehingga apabila ada jamaah dari arah selatan yang ingin sholat Id di Garnizun, sudah dipastikan tidak bisa lewat untuk menuju tujuan. Pada hari pertama dan kedua, secara umu, masyarakat purworejo akan mengadakan halal bihalal ke tetangga sekitar dan saudara. Di beberapa lokasi bahwan sudah ditetapkan bahwa pada hari kedua Lebaran, baru dimulai acara saling mengunjungi antar tetangga. Tradisi Lebaran ketupat (satu minggu setelah hari H, seperti di beberapa lokasi di Jawa Timur), tidak terjadi di Purworejo. Suara mercon dan kembang api tahun ini (1429 H) semakin turun drastis saja presentasenya. Hanya beberapa terdengar ketika Takbiran dan di lokasi-lokasi tertentu. Hal ini karena pihak kepolisian telah gencar melarang tradisi itu.

Justru ramai di beberapa sudut pusat kota di Purworejo, apalagi kalau malam hari di hari Lebaran di alun-alun kota. Hal ini dikarenakan banyaknya pemudik dari luar kota yang ingin jalan-jalan. Terlihat banyak sekali plat nomer kendaraan dari luar kota Purworejo. Apabila sudah H plus kurang-lebih satu minggu, maka yang terjad sebaliknya, seperti kondisi apa adanya, Purworejo kembali lengang sesuai julukannya kota pensiun.

Sepanjang jalan menuju Jakarta (jalur alternatif selatan maupun jalur utama, lewat Kutoarjo), selalu menjadi langganan macet. Tahun ini, berdasarkan data resmi Kepolisian, angka kecelakaan pemudik yang menuju Jakarta menurun, hanya sekitar 1800 orang korban tewas. Alhamdulillah. Jalur ramai selalu terjadi di sekitar pasar, seperti pasar Kutoarjo, Prembun dan Kutowinangun. Yang terjadi adalah seperti lazimnya masyarakat Indonesia, banyak PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berhamburan di jalan. Memang kondisi ini sebenarnya memberikan rezeki dan menjadi kenikmatan tersendiri bagi pemudik untuk menikmatinya. Tetapi, ya memang seperti itu yang terjadi. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai membuat angak kecelakaan naik. Peace! Kota Kebumen (dengan toko swayalan Rita yang menjadi andalan keramaian pusat perbelanjaan di hari raya idul fitri), hampir tak ada bedanya dengan kota Purworejo dalam hal keramaian di hari raya. Suasana alun-alun yang sejuk di sore hari, selalu menjadi andalan untuk menikmati pemandangan dan menyambut maghrib di kota yang terkenal dengan bahasa jawa ngapak-nya. Pabrik batu bata dengan sistem home industry dan genteng, tetap menjadi pundit-pundi perekonomian kerakyatan Kebumen. Pantai petanahan, puring dan Ayah selalu menjadi primadona untuk menikmati pantai dan Laut di Kebumen.

Perjalanan ke magelang hanya ditempuh kurang lebih satu jam dari kota Purworejo. Dari pusat kota menuju daerah Mangklong, Salaman, hanya butuh kurang lebih 45 menit. Sangat dekat memang. Ketika melewati jalan raya utama Pwr-Mgl, akan terlihat pemandangan pegunungan yang khas. Terasiring akan terlihat dengan jelas di kanan-kiri jalan. Walaupun air di sawah tidak begitu banyak, karena baru awal memasuki musim hujan. Jika mau masuk ke daerah pedesaan sebelum masuk ke kota/Kab.Magelang, maka pemandangan kali yang bersih dengan batu-batu besar akan menjadi sangat apik untuk dinikmati. Dengan ritme perjalanan yang naik-turun, karena memang jalannya berbukitan. Gunung Merbabu atau pegunungan Tidar akan menyapa bila dilihat dengan seksama di kanan-kiri jalan pedesaan. Kota Magelang, terutama di daerah Pecinan merupakan salah satu sendi perekonomian. Hawa dingin selalu nampak di semua sudut Magelang, baik di kota, kabupaten, maupun pedesaan. Suasana yang sangat terasa sekali di Magelang adalah sejuk dan nyaman. Karena memang tidak banyak dijumpai kluster-kluster industri di sana-sini, dan suasana kota jumlah penduduknya tidak berjubel.