Daftar Kampus S1 Teknik Industri di Jogja

5 07 2012

Daftar Kampus S1 Teknik Industri di JogjaBerikut ini adalah daftar yang berisi informasi mengenai Kampus-Kampus di wilayah Yogyakarta (DIY) yang mempunyai Program Studi Kuliah S1 Teknik Industri. Baik Program Reguler maupun Program Internasional. Sesuai dengan Scope of Industrial Engineering (Body of Knowledge) yang mana terdiri dari 3 hal pokok yakni Production EngineeringOperational Science, dan Ergonomics/Human Factors Engineering; maka setiap Kampus mempunyai penjurusan konsentrasi atau minat studi masing-masing. Disesuaikan dengan kompetensi lulusan yang hendak dicapai. Keterangan tahun berdiri di bawah ini merupakan tahun semenjak berdirinya Program Studi. Sedangkan keterangan mengenai Akreditasi adalah sesuai kondisi pada saat posting ini dibuat. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti Koperties, dan pengamatan pribadi.

Baca Lagi!





Artis-Artis Alumnus Teknik Industri

19 01 2012

Siapa saja bisa menjadi seniman atau artis yang populer dikenal publik  asalkan memiliki bakat dalam bidang seni tertentu lalu kemudian Siapa saja bisa menjadi seniman atau artis yang populer dikenal publik asalkan memiliki bakat dalam bidang seni tertentu lalu kemudian “laku” di pasar industri hiburan tanah air. Misalnya bakat dan hobi menyanyi, seni peran, melukis, menciptakan lagu, dan seterusnya. Atau bisa juga melalui jalur sekolah / jenjang pendidikan dalam bidang kesenian tertentu sebagai modal untuk terjun di dunia hiburan sebagai artis, meskipun dengan atau tanpa bakat “alami” yang dimiliki. Program Studi Teknik Industri sebetulnya tidak secara khusus sebagai jenjang pendidikan untuk menyiapkan hal tersebut, yaitu kelak para alumnus atau alumni bisa menjadi artis. Tetapi berikut ini ada beberapa artis yang cukup ternama di Indonesia yang telah sukses menyelesaikan pendidikan Teknik Industri, dan rupanya barangkali karena bakat serta hobi di bidang seni tertentu sehingga akhirnya berhasil pula menjadi populer di dunia industri hiburan tanah air hingga kini.

Baca Lagi!





Grand Techno-Economic Strategy

3 01 2010

“Tidak ada cara yang terbaik, tetapi selalu ada cara yang lebih baik”. Begitulah kurang lebih salah satu slogan yang bisa dijadikan falsafah dalam pengertian produktivitas. Atau bagi mahasiswa teknik industri, kata-kata seperti itu acapkali tak asing karena telah sering mewarnai sepanjang pembelajaran di bangku kuliah. Begitu pula yang tertuang di buku Grand Techno-Economic Strategy. Buku yang mengupas mengenai produktivitas, produktivitas dalam industri. Lebih tepatnya mengupas tentang siasat memicu produktivitas Indonesia untuk memenangkan persaingan global.

Penulis adalah pendiri jurusan Teknik Industri ITB, yakni Prof. Dr. H. Matthias Aroef, MSIE, IPM. Tetapi beliau tidak menulis sendirian. Melainkan menulis bersama sang menantu yang tak lain menteri perhubungan di kabinet Indonesia Bersatu jilid I, Ir. Jusman Syafii Djamal. Buku setebal 200-an halaman itu diterbitkan oleh Mizan Bandung, cetak pertama April 2009. Yang mana pada kata pengantarnya disampaikan oleh mantan presiden BJ. Habibie dan menteri perindustrian di kabinet Indonesia bersatu jilid I yang rela memnberikan uang Rp. 100.000.000 untuk koin keadilan Ibu Prita, Bapak Fahmi Idris.

Baca Lagi Ah!





Resensi Buku TI,Organizational Excellence dan Structure In Five

10 10 2008

(1)

Gramedia Pustaka, Jakarta 2007.

Sebuah buku untuk seorang mahasiswa Teknik Industri dan praktisi maupun pekerja pabrik. Vincent Gaspers adalah lulusan ITB yang telah banyak sekali menulis tentang sistem produksi, manajemen organisasi dan kualitas. Pada buku “Organizational Excellence” kali ini, Beliau mencoba mengungkapkan AKAR PENYEBAB kegagalan sistem manajemen organisasi yang sudah diterapkan oleh beberapa perusahaan (seperti ISO 9001, Six-sigma dan Lean manufacturing). Beliau menyatakan bahwa penyebab utama adalah pendekatan sistem yang masih acak, parsial, dan belum terintegrasi, dalam hal implementasi sistem manajemen kinerja. Indikator dan parameter yang diterapkan antara satu divisi dan divisi lain tidak sinkron sesuai dengan visi dan strategi perusahaan secara makro.

Master Improvement Story adalah salah satu solusi yang ditawarkan oleh Beliau. Pendekatan pelacakan aspek histories dan teknis pelaksanaan di lapangan untuk selalu crossceck agar implementasi sistem manajemen sesuai kebutuhan perusahaan.

(2)

Prentice Hall International, 1993. Henry Mintzberg (Cetakan pertama tahun 1989)

Sebuah buku teks yang “wajib” bagi para mahasiswa yang ingin belajar mendalami mengenai teori organisasi, struktur organisasi dan manajemen organisasi secara global. Sebuah buku yang “cukup kuno” tetapi selalu menjadi rujukan utama. Mengingat sang penulis, Henry Mintzberg menawarkan sebuah teori organisasi yang sampai saat ini masih cukp relevan. Hal utama yang diungkapkan adalah bahwa ada 5 jenis organisasi berdasarkan besar-kecilnya struktur dan hal-hal lain yang terlibat di dalamnya, seperti tingkat keahlian, jumlah orang dalam organisasi, komunikasi antar lini manajemen, sampai pada teori kepemimpinan.

Simple structure, machine beuracracy, professional beuracracy, divisionalized form dan adhicracy adalah kelima tipe dasar organisasi. Ada kelebihan dan kelemahan masing-masing tipe disesuaikan dengan jenis perusahaan atau bidang usaha.





Magister Teknik Industri di Jogja

8 08 2008

Magister Teknik Industri di JogjaDi Yogyakarta (dalam lingkup Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), terdapat 3 (tiga) kampus yang memiliki atau menyediakan pendidikan pasca sarjana untuk program studi Teknik Industri, atau Magister Teknik Industri (MTI). Yaitu UGM (Universitas Gajah Mada), UII (Universitas Islam Indonesia), dan UPN Veteran Yogyakarta (Universitas Pembangunan Nasional). Secara umum, MTI di UGM lebih pas untuk para pns atau dosen. Karena beasiswanya lebih mendukung untuk para calon mahasiswa MTI dari profesi tersebut. Kegiatan perkuliahan juga diadakan setiap hari, bukan kelas sore/malam atau akhir pekan seperti di universitas swasta yang menyediakan pendidikan jenjang MTI. Akreditasinya juga telah cukup ditopang baik oleh nama baik UGM. Meskipun begitu, MTI di kampus swasta juga takkalah berkualitas. Karena kembali lagi pada tujuan dan kemampuan juang mahasiswanya.