Melunasi Utang

17 11 2011

Melunasi UtangCerita berikut ini adalah berdasarkan sebuah kisah nyata. Ada seorang mantan menteri, lahir dan menghabiskan masa kecil di sebuah daerah di Pulau Sumatera. Ia dahulu pernah kuliah di Jogja. Lalu suatu ketika, ia memutuskan untuk kembali ke Jogja untuk sebuah keperluan. Ia hendak menemui seorang Ibu tua pemilik warung makan di sekitar kompleks kos-kosan yang dahulu merupakan tempat langganan makan saat masih menjadi mahasiswa. Karena sudah cukup “berada” dan pernah menjadi seorang mentri, maka wajar saja kalau ia menuju lokasi dengan mengendarai sebuah mobil yang cukup bagus, tidak seperti dahulu ketika masih menjadi mahasiswa yang mana tentu lebih banyak prihatinnya. Dan Ibu itu ternyata masih hidup serta masih ingat dengannya. Masih jualan makanan untuk anak-anak kos, seperti dahulu, telah berpuluh tahun. Diungkapkanlah apa maksud dan tujuannya menemui Ibu itu tadi. Tapi sebelumnya, ia memesan makanan dan menyantapnya sampai habis. Simak perbincangan yang terjadi seperti berikut ini :

Baca Lagi!





Antara Bantuan dan Utang

10 10 2009

bantuanKoran itu masih dibacanya. ”Pemerintah baru saja menerima bantuan dari asing. Kali ini untuk bantuan bencana”. Teringat di pikirannya sudah beberapa kali berita semacam itu sering dibacanya. Tapi bukan karena bencana, mungkin karena kondisi ekonomi negara yang terhimpit atau semacamnya. Atau hanya sekadar hanya merasa terhimpit di tengah potensi yang seabrek ada. Tidak tahu. Baca Lagi Ah